http://www.antara.co.id/arc/2007/10/3/realisasi-penyaluran-kredit-bank-bumiputera-capai-rp1-2-triliun/


*Realisasi Penyaluran Kredit Bank Bumiputera Capai Rp1,2 Triliun*

Semarang (ANTARA News) - Realisasi penyaluran kredit yang dilakukan oleh
Bank Bumiputera selama tahun 2007 ini telah mencapai sekitar Rp1,2 triliun,
dari target sebesar Rp1,6 triliun pada tahun ini.

Presiden Direktur Bank Bumiputera, M.C. Palaniappan, di sela-sela peresmian
Kantor Cabang Bank Bumiputera Semarang, Rabu, mengatakan, dari realisasi
penyaluran kredit sebesar itu, persentase kredit macet atau "nonperforming
loan" (NPL) yang terjadi masih dibawah 4,5 persen.

Ia mengatakan, untuk komposisi dalam penyaluran kredit tersebut 65 persen
ditujukan bagi pembiayaan "consumer banking" seperti kartu kredit, leasing
mobil, sepeda motor, kredit perumahan dan sebagainya, 25 persen untuk sektor
UKM dan 10 persen sisanya diperuntukkan bagi "corporate banking".

"Pembiayaan `consumer banking` dan sektor UKM merupakan merupakan potensi
yang cukup besar dalam penyaluran kredit," katanya.

Dengan tiga produk andalan utama Bank Bumiputera, ia optimis target
penyaluran kredit untuk tahun ini akan dapat terealisasi.

Tiga produk utama yang ditawarkan antara lain tabungan berasuransi, kredit
pemilikan rumah dengan uang muka hingga nol persen serta tabungan
perlindungan dan kesejahteraan.

Ia mengatakan, dengan pembukaan cabang baru di Semarang ini diharapkan akan
lebih memperkuat posisi Bank Bumiputera.

Menurut dia, potensi ekonomi Kota Semarang ini cukup besar, baik pada sektor
UKM maupun ekspor-impor, karena di ini terdapat Pelabuhan Tanjung Emas.

"Apalagi dengan adanya musibah lumpur panas Sidoarjo, Jawa Timur,
diperkirakan industri akan bergesar ke Jawa Tengah, sehingga potensi ekonomi
untuk wilayah ini akan semakin besar," katanya.

Ia menuturkan, untuk kantor cabang di Semarang ini ditergetkan akan
mengalami BEP dalam jangka waktu sekitar 6-7 bulan, dengan total dana
nasabah yang dihimpun mencapai Rp100 miliar dalan setahun ke depan. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke