FYI dari milis sebelah.
salam, hl
---------- Forwarded message ----------
From: IrwanK <[EMAIL PROTECTED] >
Date: Jul 17, 2007 3:42 PM
Subject: Re: Milis Mediacare di mata Satrio Arismunandar
To: [EMAIL PROTECTED], Danardono HADINOTO < [EMAIL PROTECTED]>
Eyang Danar,
Ini komentar saya ke milis Mediacare & FPK.. keduanya dimoderasi.. jadi belum
tahu
(kapan &) apakah diapprove oleh moderatornya/tidak.. :-p
Saya dapat postingan yang menggambarkan bagaimana Indonesia adalah RD..
yang sangat mungkin adalah Radityo Djajoeri atau bahkan ReJa (Reporter
Jalanan)..
Jadi silahkan dilihat secara objektif apa yang sebenarnya terjadi..
Lagipula kalimat terakhir yang menjadi andalan sebagian orang, jelas tidak
fair..
Bagaimana pembentukan opini yang 'terlanjur' (apalagi disengaja) berkembang
di luaran, dapat mempengaruhi pemahaman publik. Jadi dampaknya tidak bisa
diredam sekedar dengan (tombol) delete. :-|
Ribuan kali kebohongan, dapat diterima publik (yang tidak tahu) sebagai
kebenaran..
Termasuk apa yang dilakukan Indonebia itu, misalnya..
CMIIW..
Wassalam,
Irwan.K
------
Pak Martin,
Saya tidak tahu, apakah anda tahu bagaimana salah seorang moderator di milis
Mediacare melakukan tindakan yang 'tidak ksatria'.. mis: menggunakan id
'palsu', bahkan dengan karakter yang 'memalukan'.. guna membentuk opini yang
buruk terhadap kelompok tertentu..
Silahkan dibandingkan tulisan yang diapprove di Mediacare dengan yang ditulis
di milis lain... Saya sendiri dan (saya yakin) beberapa rekan lain juga pernah
mengalami hal serupa - postingan kita diedit seenaknya untuk menutup"i fakta
yang ada.. Sangat mungkin yang tidak mengalaminya sendiri tidak akan melihat
'ketimpangan' & 'kecondongan' tersebut. :-)
CMIIW..
Wassalam,
Irwan.K
---------- Forwarded message ----------
From: Satrio Arismunandar < [EMAIL PROTECTED] >
Date: Jul 16, 2007 4:50 PM
Subject: [jurnalisme] Re: [pantau-komunitas] Cengeng - Re: Mohon Pamit dari
Milis Pantau-Komunitas
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: jurnalisme <[EMAIL PROTECTED]>
Milis Jurnalisme setahu saya adalah milis terbuka. Banyak anggotanya bersikap
jentel, terang-terangan. Identitasnya jelas. Orang boleh anonim di milis
Jurnalisme. Tetapi, ketika dia melontarkan tuduhan atau mengeluarkan pernyataan
yang provokatif bagi anggota lain , sepatutnya dia berani bertanggung jawab
dengan menampakkan identitas dirinya. Keberanian dan kejujuran semacam, ini
TIDAK dikembangkan di milis Mediacare.
Terakhir, bulan Juni 2007, sejumlah anggota milis Jurnalisme bikin acara
kumpul-kumpul di Pasar Festival. Saya ikut hadir waktu itu. Orangnya sangat
beragam ternyata, bukan "hijau", "teroris" dsb seperti tudingan Radityo alias
Indonebia alias entah siapa lagi....
Di acara itu, mbak Zamira Tatap Loebis (wartawan Time di Indonesia yang
kebetulan beragama Kristen) malah jadi salah satu pembicara, didaulat oleh
Farid Gaban. Mbak Zamira bicara terbuka, cerita tentang pengalaman
jurnalistiknya, sebagai bahan perbandingan dan pembelajaran untuk sesama
anggota milis yang banyak di antaranya wartawan profesional.
Milis Jurnalisme memang bukan tempat yang cocok untuk orang-orang pengecut dan
licik, yang suka mengeksploitasi, mengompori, atau memanipulasi anggota
milisnya sendiri, seperti yang terjadi di milis Mediacare. Di Mediacare, kita
bisa berjumpa dengan "makhluk" bernama Indonebia yang sebenarnya adalah
moderator (Radityo) sendiri.
Sungguh kasihan sejumlah anggota milis Mediacare, yang sudah repot-repot,
panas, marah dan geregetan menanggapi Indonebia. Mereka tak tahu bahwa
Indonebia adalah Radityo sendiri, yang pastilah terbahak-bahak melihat
"ketololan" anggota milisnya sendiri yang berhasil ia permainkan emosinya!!!
Itulah sebabnya, orang-orang yang suka lempar batu sembunyi tangan, melempar
tuduhan dan hinaan tapi bersembunyi di balik nama samaran, memang gerah jika
harus ikut aturan main yang menuntut keterbukaan di milis Jurnalisme. Tak heran
jika Radityo alias Indonebia akhirnya mental dari milis Jurnalisme, karena
memang wataknya yang pengecut dan selalu bertopeng tak cocok dengan karakter di
milis Jurnalisme.
Itulah sebabnya saya lebih sreg dengan milis Jurnalisme dan memilih keluar dari
milis Mediacare, karena tak mau terus jadi alat mainan moderatornya yang
bernama Radityo alias Indonebia itu.
Satrio Arismunandar
Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558 , 79184627
http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com
"If you know how to die, you know how to live..."
----------
[EMAIL PROTECTED]
milisgrup opini alternatif
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
penerbit buku sejarah alternatif
http://progind.net/
kolektif info coup d'etat 65: kebenaran untuk keadilan
http://herilatief.wordpress.com/
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
[Non-text portions of this message have been removed]