http://www.kompas.com/


*Ekspor Sektor Perikanan Bali Naik 37 Persen*

DENPASAR, SABTU - Realisasi perolehan devisa dari perdagangan sektor
perikanan Bali naik 37,5 persen, dari bernilai 35,8 juta dolar AS periode
Januari-Agustus 2006 menjadi seharga 49,3 juta dolar periode sama tahun ini.

Meningkatnya perdagangan hasil laut daerah ini diantaranya berkat kualitas
mata dagangan sesuai dengan keinginan konsumen luar negeri, kata Kepala
Subdinas Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Bali, Ni Wayan Kusumawathi,
Sabtu (27/10).

Ia menyebutkan, hasil perikanan sebelum dikapalkan ke negara tujuan, diuji
Laboratorium Pembinaan dan Pengujian mutu hasil perikanan Dinas Perikanan
dan Kelautan Bali, hasilnya cukup baik dan belum pernah ditolak konsumen.

"Semua hasil ikan yang diperiksa Laboratorium cukup meyakinkan,", katanya
sambil menyebutkan Unit Lab Pembinaan dan Pengujian mutu hasil perikanan
Bali, berdasarkan standar internasional (ISO) sehingga kualitasnya bisa
terjamin.

Berkat kualitas hasil ikan dari Bali bisa diandalkan, maka tidak terpengaruh
sistem kuota ekspor tuna yang ditetapkan sejumlah negara konsumen, sehingga
perolehan devisa dari ekspor hasil laut itu naik terus.

Ia menyebutkan, Bali yang memperdagangkan sedikitnya sembilan jenis ikan
laut ke pasaran ekspor mampu meraih devisa 49,3 juta dolar AS
(Januari-Agustus) 2007, naik dari periode sama 2006 yang hanya 35,8 juta
dolar.

Tuna segar maupun yang sudah dibekukan menghasilkan devisa terbesar di
sektor perikanan yakni mencapai 41,1 juta dolar AS selama delapan bulan
pertama 2007, naik 66 persen dari periode sama 2006 yang hanya 24,7 juta
dolar.

Bertambah banyaknya perolehan devisa dari tuna tersebut berkat volume
pengapalannya juga meningkat 85 persen dari sebanyak 6.462 ton
(Januari-Agustus 2006) menjadi 11.952 ton periode delapan bulan pertama
2007.

Tuna segar umumnya diminta oleh kebanyakan konsumen asal Asia seperti
Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea, sedangkan tuna yang sudah dibekukan
kebanyakan untuk memenuhi konsumen Eropa dan Amerika Serikat. (ANTARA/wsn)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke