http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0711/07/091445.htm


*Ditemukan Tata Surya Baru dengan Lima Planet*

WASHNGTON, RABU - Sistem planet-planet yang terdiri dari sebuah bintang yang
dikelilingi beberapa planet tidak hanya di tata surya kita. Para ilmuwan AS
mengumumkan penemuan tata surya baru dengan lima planet yang mengelilingi
sebuah bintang.

Ibarat saudara, karena sistem tata surya kita tak jauh berbeda hanya dihuni
delapan planet. Penemuan ini menunjukkan bahwa sistem tata surya yang
terdiri dari sebuah bintang yang dikelilingi planet-planet tidak hanya ada
di sekitar kita namun mungkin banyak ditemukan di berbagai sudut alam
semesta.

Planet kelima yang terakhir ditemukan jauh lebih besar daripada Bumi dengan
massa 45 kali lipatnya atau sebanding dengan Saturnus. Namun jarak orbit ke
bintangnya yang dinamai 55 Cancri hampir sama dengan jarak orbit Bumi ke
Matahari.

Sedangkan empat planet lainnya sudah ditemukan sebelumnya dengan jalur orbit
lebih dekat ke bintangnya. Planet yang orbitnya terdekat memiliki massa
seperti Uranus dan mengelilingi bintangnya hanya dalam waktu kurang dari
tiga hari dengan panjang lintasan orbit 5,1 juta kilometer. Planet keempat
berada di orbit seperti Venus dan menghabiskan waktu 260 hari untuk
mengelilingi 55 Cancri.

"Bintangnya sangat mirip Matahari kita. Massanya dan umurnya hampir sama
dengan Matahari," ujar Debra Fischer, astronom dari San Fransisco State
University, salah satu peneliti di badan antriksa AS (NASA). Bintang 55
Cancri berada pada konstelasi Cancer pada jarak 41 tahun cahaya atau sekitar
380 triliun kilometer dari Bumi.

Dengan situasi demikian, para astronom memprediksi objk-objek di sekitar
planet kelima mungkin mendukung kehidupan. Geof Marcy, astronom dari
Universitas California Berkeley, mengatakan jika terdapat bulan yang
mengelilingi planet kelima ini, permukaannya seharusnya padat dan genangan
air seperti danau dan laut mungkin saja terbentuk. Kita tahu bahwa air
adalah sumber kehidupan.

Namun, untuk mencari bulan di sekitar planet bukan hal gampang. Untuk
mengamati planet itu saja, para astronom butuh waktu 18 tahun karena hanya
dapat mendeteksinya dari perubahan gejolak cahaya bintang saat planet
melakukan transit atau melintas di antara Bumi dan bintangnya.


Sumber: AP
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke