Ini satu contoh lagi, klaim konyol atas nama kecap no 1. Kenapa musti muslim vs 
non muslim? Kenapa tidak misalnya menyebut bangsa saja? Misal penemunya dari 
Indonesia, atau Korsel atau Iran, atau negeri mana kek.
   
   
   
  

Iwan Wibisana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Mayoritas Penemuan Modern Ditemukan Ilmuwan Muslim Cetak 
halaman ini 
<http://hidayatullah.com/index2.php?option=com_content&task=view&id=5706&pop=1&page=0&Itemid=1>
 
Kirim halaman ini melalui E-mail 
<http://hidayatullah.com/index2.php?option=com_content&task=emailform&id=5706&itemid=1>
 

Kamis, 08 November 2007

/Penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern saat ini, sesungguhnya 
telah lama ditemukan kaum Muslim. Demikian ujar guru besar Columbia 
University/

*/Hidayatullah.com--/*Para ilmuwan Muslim sudah membuat banyak 
penemuan-penemuan dari usia yang ada, demikian ujar Prof. Dr. George 
Saliba, guru besar Universitas Arab dan Islam Universitas Columbia. 
Pernyataan Saliba ini disampaikan dalam sebuah seminar di Government 
College University (GCU), hari Senin kemarin.

Saliba hadir dalam seminar bertajuk, The /Problems of Historiography of 
Islamic Science/, yang diselenggarakan di Fazl-e-Hussain Hall. Saliba 
memberi suatu kritik dari buku klasik tentang kenaikan ilmu pengetahuan 
Islam.

Ia memerinci permasalahan dalam banyak buku dan menjelaskan penulisan 
sejarah alternatif bahwa digambarkan jika perkembangan ilmiah Islam 
sebagai hasil interaksi sosial dan kondisi-kondisi politis di dalam 
kerajaan Islam.

Saliba mengatakan, filsafat Islam telah mendorong ilmu pengetahuan dan 
telah mendukung berbagai disiplin-disiplin ilmu. Termasuk 
tumbuh-tumbuhan, ilmu hewan, aljabar, trigonometri, ilmu fisika, ilmu 
kimia, ilmu perbintangan, ilmu fisika, ilmu kimia, ilmu faal dan 
matematika sebelum zaman industri.

Ia juga mengatakan, pecahan persepuluhan bukan suatu penemuan orang 
Barat dan bahwa itu ditemukan oleh seorang ilmuwan Muslim. Ia juga 
menambahkan, sistem biner, adalah juga ditemukan oleh seorang ilmuwan 
Muslim.

Dr. George Saliba, adalah Profesor Ilmu pengetahuan Islam-Arab. Selain 
itum ia juga duduk di Departemen dari Timur Tengah dan Bahasa-bahasa 
Asia, di Columbia University, New York, AS.

Sebelum Saliba, orientalis asal Skotlandia, William Montgomery Watt 
pernah secara jujur, bagaimana Barat sangat berhutang budi pada Islam, 
khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Montgomery yang pernah mendapatkan gelar "/Emiritus Professor/," gelar 
penghormatan tertinggi bagi seorang ilmuwan, sangat tekun melakukan 
penelitiannya tentang Islam. Khususnya sejarah perkembembangan 
pengetahuan di dunia Islam. Montgomery secara jujur mengakui, 
perkembangan ilmu pengetahuan yang kini berkembang pesat di Barat dan 
Eropa, sesungguhnya sebagian besar telah banyak ditemukan kaum Muslim 
sebelumnya. [/daily times//cha/www.hidayatullah.com 
<http://hidayatullah.com/>]

-- 
Iwan Wibisana
PT Indo Internet
Cyber Building 8th
Jl Kuningan Barat No 8
Jakarta 12710
Phone : 62-21-5210607
Fax : 62-21-5210912
www.indo.net.id

[Non-text portions of this message have been removed]



                         


blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com 
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke