kalo giliran untuk Muslim, begini deh kalimat2 pak Medi. Padahal bukan sekali
dua kita sama2 melihat, bagaimana pihak2 non Muslim di milis ini memberitakan
hal2 jelek dan terkesan mencari-cari kesalahan ummat Muslim dan ajarannya, but
pak Medi yang unfair ini tidak pernah menuliskan komentar2nya.
sebagai seorang mediator dan berkiprah di dunia media (pemberitaan), mestinya
pak Medi dapat membedakan mana tulisan yang bersifat info, kritik, ataupun
berita.
salah besar kalau pak Medi menilai maksud tujuan Salma ini, yang sebenarnya
hanya sekedar berbagi berita agar rekan2 non Muslim lainnya yang selama ini
sangat2 saklek mengeritik perilaku Muslim, dapat juga melihat realita di dalam
ajaran agamanya, bahwa peluang korupsi dan hal2 jelek yang selama ini
dituduhkan kepada kaum Muslimin, ternyata juga menimpa dan terjadi pada ajaran
agama mereka. hope u got my pint.
jangan sembarangan memberi penilaian dan kesimpulan lah pak Medi.
mestinya bapak sebagai mediator, cukup menilai dan menyimpulkan dengan
penilaian yang seimbang, tidak berdasarkan apa yang bapak pikirkan, selfish itu
namanya. dan Salma berani bertaruh 1000% pak Medi sangat salah menebak2 siapa
Salma.
magdalena? demi Allah Salma tidak mengenalnya, dan pak Medi telah keliru lagi
menebak siapa Salma.
i'm only the humble woman. Selain kepada Islam dan Muslimin serta kepada
Allah, tidak ada kepentingan Salma dalam setiap apa2 yang Salma postingkan dan
komentari.
sFe
mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dalam perilaku bisnis internasional ada etika, baik yang tertulis
maupun tidak. Adalah tabu bagi mereka untuk menjelek-jelekkan perusahaan dan
produk pesaing. Mereka bukan hanya takut akan terkena gugatan, tetapi sudah
tertanam di benaknya bahwa menjatuhkan nama perusahaan dan produk punya pesaing
itu akan berimbas pada citra mereka sendiri.
Hal seperti itu mustinya berlaku juga untuk agama. Adalah perbuatan tak terpuji
kalau ada umat pemeluk agama A menjelek-jelekkan agama B, C dan seterusnya.
Apalagi melalui sarana media. Situs eramuslim adalah media yang membawa nama
agama. Jadi semestinya cukup mengupas saja tentang Islam dan kegiatan umat
Muslim, bukan sebagai sarana untuk menjelek-jelekkan agama lain. Kritiklah
agamanya sendiri, agar umatnya menjadi lebih berpikiran maju. Semisal ikut
berkampanye untuk menyadarkan birokrat yang korup. Menyadarkan mereka yang
doyan menebangi pohon. Bukankah sebagian besar dari pelakunya adalah umat
Muslim?
Kalau saya simak dari suara-suara di beberapa milis, situs eramuslim dan
majalah sabili adalah media yang banyak dicibiri. Jadi Salma sebagai redaktur
eramuslim seperti halnya Magdalena mustinya sadar diri. Tak ada bagusnya
menjelek-jelekkan agama lain kalau nanti tidak akan kena batunya.
----- Original Message -----
From: sFe
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, November 13, 2007 12:49 PM
Subject: [ppiindia] Aturan Membujang Gereja Katolik Digugat, Sejumlah Pendeta
Pilih Menikah
http://www.eramuslim.com/ Aturan Membujang Gereja Katolik Digugat, Sejumlah
Pendeta Pilih Menikah Selasa, 12 Des 06 15:50 WIB
Sebuah keuskupan di Zambia, Afrika terus melontarkan wacana menolak aturan
Vatikan soal kehidupan membujang atau pengebirian bagi para pendeta. Meskipun
akibat penolakan itu, Vatikan mengucilkan keuskupan tersebut sejak dua bulan
lalu.
"Yesus Kristus sendiri tidak pernah mengajarkan hidup membujang dalam
kependetaan, bahkan meski dia ditasbihkan sebagai salah satu rasul," kata
mantan uskup Zambia, Emmanuel Milingo dalam pentasbihan dua orang pendeta yang
menikah di keuskupannya.
Upacara penasbihan yang dilakukan di tepi pantai, dihadapan para wartawan dan
juru foto serta para jamaah Katolik pada Minggu (10/12) kemarin menjadi acara
puncak konferensi tiga hari yang membahas berbagai aturan kritis dalam gereja
Katolik.
"Ini merupakan langkah penting bagi kami," kata Raymond Grossworth, satu dari
dua pendeta yang baru ditasbihkan. Ia menyatakan, pernikahannya bukan halangan
baginya untuk melakukan tugas-tugas sebagai seorang pendeta.
Pada kesempatan itu, kedua isteri pendeta tersebut memakaikan jubah gereja
sebelum suami-suami mereka ditasbihkan oleh keuskupan. Sebuah tradisi yang tabu
dilakukan dalam gereka Katolik.
Pada tahun 2001, Vatikan juga diguncang oleh pernikahan Milingo-seorang uskup-
dengan seorang gadis Korea. Pernikahan itu dilakukan dalam acara pernikahan
massal di New York yang dipimpin oleh pendiri Unification Churh, Sun Myung Moon.
Milingo bercerai beberapa bulan kemudian dan meninggalkan kehidupan perkawinan
setelah diancam akan dikucilkan. Tapi uskup Milingo kembali membuat Vatican
marah pada bulan Oktober lalu karena menasbihkan empat pendeta dengan status
menikah. Milingo akhirnya benar-benar dikucilkan karena dianggap melanggar
aturan gereja Katolik yang menetapkan bahwa laki-laki yang mengabdikan diri
pada gereja Katolik dilarang menikah.
Milingo sendiri berulangkali mengungkapkan, dia tidak ingin meninggalkan
kehidupan gereja tapi ingin melakukan perubahan dari dalam di gereka Katolik.
Dan ia mengingatkan Paus bahwa pembentukan sebuah gereja Katolik baru sedang
dilakukan.
"Sebuah gereja Katolik baru sedang dibentuk dengan atau tanpa restu anda," ujar
Uskup Milingo dalam surat terbukanya yang dikirim ke Paus Benediktus XVI bulan
November lalu.
Dia menambahkan, pendeta-pendeta dan uskup-uskup yang memilih menikah, "secara
bertahap akan kembali ke dalam struktur gereja kita." Menurutnya, dalam kondisi
jumlah pendeta yang sangat minim di seluruh dunia, ada sekitar 150 ribu pendeta
yang menikah yang siap untuk melakukan pelayanan gereja kembali.
"Kami tidak akan menunggu sampai Vatikan mengatakan 'boleh'. Kami sendiri yang
menawarkan sebuah pilihan dan pilihan itu artinya anda tidak harus
memberlakukan aturan membujang bagi semua orang yang ingin menjadi pendeta,"
tandas Milingo.
Milingo, 67, kini sudah membentuk sebuah organisasi Married Priest Now dan
organisasinya mendapat banyak dukungan dari kalangan penganut Katolik di AS.
(ln/iol)
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
----------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.30/1127 - Release Date: 12/11/2007
21:19
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]