bagi seorang wanita Muslim menikah dengan orang seperti anda lebih dari 
membosankan, membawa mudharat, tidak menghargai keperawanan yang merupakan 
bukti bahwa wanita tersebut dapat menjaga martabat dan kemuliaan dirinya 
sebagai wanita, dan kelak pasti juga akan dapat menjaganya untuk suaminya (tapi 
mungkin suami seperti anda tidak akn perduli kalau istrinya nanti dengan 
freenya menjadikan ranjangnya tempat dia menghinakan dirinya dengan pria yang 
bukan suaminya, dan si istri juga pastilah tidak perduli kalau anda pun akan 
melakukan hal yang sama, kehidupan yang mirip dengan yang dikandang2)
   
  dan pasti type suami seperti anda juga sangat tidak perduli bila anak 
perempuan anda kelak akan melahirkan anak2 hasil diluar nikah, karena dia 
dilahirkan oleh orang tua seperti anda yang tidak peduli soal moral.
   
  muslimah wajib menutupi auratnya bukanlah dikarenakan kepedulian pada konak 
tidaknya orang lain tehadap dirinya, ini lebih dikarenakan muslimah ingin 
bertakwa pada perintah Allah.
   
  jangan terllau yakin om tb bahwa orang seperti ummi akan tua dan 
tertinggalkan, siapa peduli akan ditinggalkan oleh orang yang seperti anda? 
yang sangat merugi itu adalah bila Allah meninggalkannya.
   
  dan untuk ummi zahra, dijauhi oleh orang seperti anda pasti merupakan hidayah 
dari Allah.
   
  seorang penzina hanya layak untuk penzinah, dan orang baik2 hanya layak untuk 
orang baik2.
   
  masih banyak pria2 bermoral, baik2, sopan, berbudi luhur, menghargai wanita, 
bukan pengobral sex dan kejantananya yang mendoakan dipertemukan oleh wanita2 
seperti ummi zahra.
   
  wanita mulia hanya untuk pria mulia, om tb jangan bersedih dengan relitas ini 
dan ummi pasti tidak akan pernah memasukkan nama om tb dalam daftar pria2 yang 
pantas mendapat respectnya dan kekagumannya.
   
  salam sayank Salma untuk ummi, keep the faith ummi, ummi pastilah termasuk 
wanita2 mulia dimata Allah. Tidak mulia dimata om tb tidak akan merugikan sama 
sekali. Malah harus bersyukur, dijauhi oleh fitnah dunia. Alhamdulillah.
   
  sFe
   
  
ttbnice <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Lho anda yg sebetulnya tidak paham pertanyaan saya. Jika saya 
berkata anda tidak pakai topi, apa artinya anda juga tidak pake 
baju? 

Jika yg saya bahas soal jilbab, jangan bawa2 soal hijab. Jawab saja 
kenapa rambut bisa bikin konak? Saya sering ke salon dan melihat 
banyak pria menggunting rambut wanita. Tapi apakah pria2 itu menjadi 
terangsang? Absolutely Not !!

Jawaban Bening atas masalah ini amat sangat saya hargai, yaitu dia 
belum tau. Saya tidak dapat berbantahan soal ini, karena menyangkut 
soal iman, dan saya menghargai iman orang lain. 

Tapi anda malah berputar2 soal "egoisme" suami yg "semuanya" hanya 
boleh dilihat suami. Kalau anda tanya kepada saya, saya tidak 
memerlukan istri yang kayak dogie. Saya tidak memerlukan istri yang 
perawan. Saya tidak perduli jika dia pernah mencoba narkoba. Saya 
memerlukan istri yang sepadan dan ketika saya menikah saya hidup 
berbahagia. 

Menikah dengan orang seperti anda akan membuat saya mati bosan, tapi 
untungnya anda akan membolehkan saya bercerai dan berpoligami...

Dan orang seperti anda akan menjadi tua, kesepian dan 
tertinggalkan... 

--- In [EMAIL PROTECTED], "ummi_zahra03" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> ketika ada pertanyaan kenapa yang ditutup adalah rambut dan 
kuping ??
> dari pertanyaan ini saja menandakan sipenanya tidak mengetahui 
> sedikitpun arti jilbab atau hijab,,saya balik bertanya,,adakah 
wanita 
> muslimah yang keluar rumah hanya memakai jilbab dikepalanya 
sedangkan 
> tubuh dan kemaluanya dibiarkan terbuka???
> pertanyaan diatas ttg tutup kuping dan kepalan itu hanya 
pertanyaan 
> mengada ngada,,islam ketika memerintahkan menutup ourat bukan saja 
> rambut dan telinga saja tapi smua anggota tubuh kecuali muka dan 
> telapak tangan ,,jadi smua yang bisa membangkitkan gairah sek 
ditutup 
> rapih,
> jadi jawaban logikanya adalah mas nice..bukan saja ramput dan 
telinga 
> tapi islam memerintahkan seluruh tubuh wanita agar ditutup rapih 
dan 
> hanya halal untuk suaminya,,saya kira dari hati yang paling dalam 
> seorang laki laki ,,akan sangat setuju bila mendapatkan istri yang 
> masih suci dan bersih,ouratnya belum dilihat kecuali ibu dan 
bapanya 
> termasuk suami,,,
> saya kira pertanyaan pertanyaan seperti diatas sudah tidak layak 
> dipertanyakan lagi kalo islam dipelajari terlebih dahulu,,
>



                         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke