Mbah Danar...Semoga demikian juga hendaknya dengan Mbah Danar dan 
rekan-rekan lainnya dapat mempelajari Agama Islam dan Al-qur'an dengan
totalitas dan tidak sepenggal-penggal agar bisa terjalin komunikasi yang
positif dan tidak ada lagi salah persepsi terhadap Agama Islam.

Janganlah melihat dan mempelajari Agama Islam dari perilaku sebagian umat Islam
saja yang terkadang  "dalam banyak hal" tidak mencerminkan keagungan
dan keluhuran nilai-nilai Islam. 

Pelajarilah Agama Islam dari sumbernya yaitu Al-qur'an dan Hadist. Dalam hal
inipun saya juga masih terus belajar.

Jujur saya katakan, masih banyak umat Islam yang dalam aktivitas sehari-hari
jauh dari tuntunan dan ajaran Islam. Kita bisa lihat bagaimanan dalam segi 
kebersihan, 
kedisiplinan, taat hukum, kejujuran, toleransi dsb. umat Islam tertinggal jauh 
dibandingkan 
dengan masyarakat di negara-negar maju, yang sebenarnya itu semua ada 
di Al-qur'an dan Hadist.

Itu menjadi PR kita, umat Islam, untuk memperbaiki diri agar sesuai dan sejalan 
dengan 
Al-qur'an dan Hadist serta tidak dicemooh umat lain.

Mengenai tawaran Mbah Danar, mungkin untuk sementara belum bisa saya lakukan 
karena
saya masih belajar yang lainnya.

Terima kasih atas ajakannya dan mau berbagi opini. Jangan lupa jaga kesehatan. 
Sukses untuk anda semua.

Semoga berkenan.

Tks.   


  ----- Original Message ----- 
  From: RM Danardono HADINOTO 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, November 14, 2007 7:58 PM
  Subject: [ppiindia] Re: Raden Mas(?) [zamanku] Makna Nabi Muhammad saw. 
Sebagai Penutup Para Nabi


  Untuk memahami keilahian Kristus anda harus mempelajari seluruh 
  kontext daripada ajaran Kristiani, tidak sepenggal sepenggal. 
  Keilahian ini diimani oleh seluruh umat Kristiani tanpa kecuali. Anda 
  welcome unuk datang mengikuti bible study, silakan katakan dimana 
  anda ingin mengikutinya. Para akhli theologi akan sangat bersedia 
  menerangkan apa yang anda tanyakan.

  Kapan anda akan mulai belajar, mohon beritahu, saya dapat membantu.

  Salam

  danardono

  --- In [email protected], "hakim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > 
  > Mbah Danar....saya hanya melengkapi kalimat bapak Roelus Hartawan 
  sbb :
  > 
  > Roelus Hartawan :
  > 
  > Perlu diketahui Den Mas, di Islam kami tidak mengenal dogma sebagai 
  > barang mati yang haram untuk dibahas. Setahu saya pengakuan Yesus 
  > Kristus sebagai Tuhan di dalam agama Kristen berdasarkan konsili 
  gereja, 
  > yang kemudian dijadikan dogma, bukan berdasarkan Firman Tuhan. 
  > 
  > Hakim :
  > Absolutely right. Betul sekali, karena kalau kita simak di Bible, 
  Perjanjian Baru 
  > maupun Perjanjian Lama akan terlihat sekali kalau konsili gereja 
  tsb TIDAK 
  > didasarkan pada Kitab Suci Umat Kristen.
  > 
  > Coba Mbah Danar Buka:
  > 
  > Bible : Yahya Pasal 17 ayat 3
  > Perjanjian Lama : Ulangan Pasal 4 ayat 35
  > Ulangan Pasal 6 ayat 4
  > Perjanjian Baru : Markus Pasal 12 ayat 29.
  > dsb.
  > 
  > Di situ akan terlihat jelas bahwa Yesus Kristus merupakan 
  utusan/suruhan
  > Tuhan.
  > 
  > 
  > Semoga berkenan. 
  > tks.
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Roelus Hartawan 
  > To: [email protected] 
  > Sent: Wednesday, November 14, 2007 2:53 PM
  > Subject: [ppiindia] Re: Raden Mas(?) [zamanku] Makna Nabi 
  Muhammad saw. Sebagai Penutup Para Nabi
  > 
  > 
  > Sang Raden Mas ini agaknya punya sikap paradoks. Kalau memang mau 
  bicara tentang pergaulan antar manusia berkaitan dengan agama, 
  harusnya kita menyentuh juga soal pluralisme. Dan kalau berhadapan 
  dengan pluralitas beragama, sikap toleran sangat diperlukan. Bukan 
  sikap konfrontatif dan provokatif yang lebih banyak didasari oleh 
  purba sangka dan kedengkian.
  > Disinilah perlunya upaya untuk lebih memahami agama lain supaya 
  tidak memberikan presumption yang miring terhadap sikap maupun 
  perilaku pemeluk agama tersebut. 
  > Perlu diketahui Den Mas, di Islam kami tidak mengenal dogma 
  sebagai barang mati yang haram untuk dibahas. Setahu saya pengakuan 
  Yesus Kristus sebagai Tuhan di dalam agama Kristen berdasarkan 
  konsili gereja, yang kemudian dijadikan dogma, bukan berdasarkan 
  Firman Tuhan. Dan setelah itu pintu pembahasan ditutup dengan segel 
  dogma. Bahkan ketika Martin Luther melakukan reformasi gereja yang 
  kemudian memunculkan Protestan, soal ketuhanan Yesus juga ditutup 
  rapat-rapat. Sangat berbeda sekali dengan pengakuan Islam terhadap 
  Isa Al-Masih sebagai Nabi dan Rasul yang didasarkan kepada Al-Quran, 
  demikian pula dengan penegasan bahwa dia hanya manusia biasa dan 
  bukan Tuhan. 
  > Anda benar, kita tidak perlu mendalami ajaran Sidharta. Tetapi 
  rasanya anda perlu paham dulu mengapa penetapan Muhammad sebagai 
  Rasul penutup bagi umat Islam menjadi sangat penting, kalau anda 
  ingin menanggapi isu yang sebenarnya juga tidak terlalu penting dan 
  relevan buat anda yang Kristen. Kalau memang mau mengedepankan sikap 
  anti kekerasan, ya harus dengan sikap toleran dong Mas, bukannya 
  sikap arogan.
  > Soal penggunaan "K" dan bukan "Q" dalam Quran, dalam bahasa 
  Indonesia juga perlu penegasan Mas, Al Kitab atau El Kitab; Al Shadai 
  atau El Shadai; Bethel, Beit El, atau Baitul?
  > Mengapa pula mempelajari ajaran kristen bagi umat lain harus 
  lewat proses katekisasi? Toh iman setiap orang berbeda-beda mas. 
  Jangankan iman terhadap ajaran Islam maupun Kristen, wong iman 
  terhadap Tuhan saja belum tentu ada alat ukurnya. Gak usah saling 
  memaksa dan saling memprovokasi lah, apalagi menggunakan kata-kata 
  kasar yang kesannya jadi kampungan.
  > 
  > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, sFe <salma.fei@ ..> wrote:
  > >
  > > masalahnya yesus mbah dono tidak pernah mengatakan "tak ada 
  nabi 
  > sesudahku" jadi mbah dono cs jangan mengada2 donk. Kalau islam 
  memang 
  > ada dalilnya, jadi wajarlah kalau as ummat Muhammad kami perlu 
  > menyebarkan dalil ini, untuk diketahui seluruh dunia, sehingga 
  orang2 
  > yang kecerdasannya under below jangan pula suka2 mengaku sebagai 
  Nabi 
  > penutup.
  > > 
  > > yesus Nabi? Nabi or Tuhan sih? jangan maksain kehendak deh 
  hanya 
  > karena ingin menjawab. Ngasal banget.
  > > 
  > > dan satuhal yang perlu mbah dono cari tau, buktikan ada dalil 
  > yang datangnya dari Allah entah siapapun, bahwa yesus itu putera 
  > Allah.
  > > 
  > > yang setau Salma, yesus diangkat menjadi putera Allah dilakukan 
  > oleh manusia. cmiiw.
  > > 
  > > salam,
  > > 
  > > sFe
  > > (santai meeenn)
  > 
  > Kita disini tidak membahas dogma agama, karena ini bukan milis 
  agama. 
  > TAK ada yang harus buktikan kebenaran agama masing masing, karena 
  > agama bukan mathematica.
  > 
  > Yang kita harus sadar disini, dalam pergaulan antar manusia 
  didunia, 
  > ialah, bahwa kebenaran satu agama HANYA berlaku dalam agama itu. 
  Tak 
  > ada satu orang Yahudi, Kristen, Hindu Bali, Buddha Mahayana, 
  Buddha 
  > Hinayana, Konghucu dan Tao, yang perlu tahu mengenai nabi 
  Muhammad. 
  > Orang Muslim tak perlu tahu ajaran Sidharta, kecuali ingin 
  > mendalaminya sesuai ajaran Dharma. Dan seterusnya dan seterusnya.
  > 
  > Mereka harus mendalami dan tahu ajaran agama masing masing.
  > 
  > Mbak Salma, kalau mau memahami Yesus harus melalui ajaran 
  Kristiani, 
  > dan ini mbak bisa jalankan, dengan memohon kursus Injil di 
  keuskupan 
  > atau kelompok Injili terdekat.
  > 
  > Gitu aja kok repot?
  > 
  > Salam santai
  > 
  > Danardono
  > 
  > ---------------------------------
  > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Disclaimer: Although this message has been checked for all 
  known viruses
  > using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, 
  Bukopin 
  > accept no liability for any loss or damage arising
  > from the use of this E-Mail or attachments.
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Disclaimer: Although this message has been checked for all known 
  viruses
  > using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
  > accept no liability for any loss or damage arising
  > from the use of this E-Mail or attachments.
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



   




        Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
        using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
        accept no liability for any loss or damage arising
        from the use of this E-Mail or attachments.
       







Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
     using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
           accept no liability for any loss or damage arising
               from the use of this E-Mail or attachments.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke