Lalu pendapat pribadi Mas Dhoni sendiri bagaimana? Dan kenapa Pak Sapardi bisa 
bilang begitu? Mungkin yang dia maksud dari segi popularitasnya?




  ----- Original Message ----- 
  From: dhoni handhoko 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 04, 2007 12:57 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Laskar Pelangi: Darwinian or Religius?


  Kebetulan saya hadir di acara bedah trilogi Laskar Pelangi di Potluck Cafe
  di Bandung.

  Mengerikan! Ketika Prof.Dr.Sapardi Djoko Darmono yang dimintakan-
  pendapatnya mengatakan "Laskar Pelangi itu satu kelas dengan novel pop
  Lupus karya Hilman"

  Saya lihat Andrea Hirata pucat, Mas (Tomi, atau siapa gitu) produsernya
  hampir kena serangan jantung.

  Saya tergelak-gelak di bangku depan stage, cappucino dingin yang saya
  pegang, saya tegak habis dan saya pulang sebelum acara usai.

  * * *

  Menjadi Religius, Darwinian, dan (kalau tidak itu) anda adalah Oportunis,
  bukan seorang Kartunis, Sanguinis, Marhaenis, dll.

  Itulah tepatnya "teori memaksakan pendapat", parahnya ini bukan teori
  anda sendiri, anda meng'quote' dialog dari novel, yang jelas produk "sastra"
  itu tokohnya dan jalan ceritanya adalah "Fict" bukan "Fact".

  ----- Original Message ----
  From: Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Tuesday, December 4, 2007 12:11:37 PM
  Subject: [ppiindia] Laskar Pelangi: Darwinian or Religius?

  Masih dalam pelajaran biologi, terjadi perdebatan sengit di antara 
  kami tentang teori yang memaksakan pendapat bahwa manusia berasal 
  dari nenek moyang semacam lutung, kami terperangah oleh argumentasi 
  Lintang:

  "Persoalannya adalah apakah Anda seorang religius, Darwinian, atau 
  sekedar seorang oportunis? Pilihan yang tidak memilih adalah 
  oportunis! Yaitu mereka yang berubah-ubah sikapnya sesuai situasi 
  mana yang akan lebih menguntungkan mereka. Lalu pilihan itu 
  seharusnya menentukan prilaku dalam menghargai hidup ini. Jika Anda 
  seorang Darwinian, silakan berprilaku seolah tak ada tuntutan 
  akhirat, karena bagi Anda kitab suci yang memaktub bahwa manusia 
  berasal dari Nabi Adam adalah dusta. Tapi jika Anda seorang religius 
  maka Anda tahu bahwa teori evolusi itu palsu, dan ketika Anda tak 
  kunjung mempersiapkan diri untuk dihisab nanti dalam hidup setelah 
  mati, maka dalam hal ini Anda tak lebih dari seorang sekuler 
  oportunis yang akan dibakar di dasar neraka!"

  Itulah Lintang dengan pandangannya. Pikirannya memang telah sangat 
  jauh meninggalkan kami. Dan dengarlah itu, bicaranya lebih pintar 
  dari bicara seluruh menteri penerangan yang pernah dimiliki di 
  republik ini.

  __________________________________________________________
  Be a better friend, newshound, and 
  know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.13/1169 - Release Date: 03/12/2007 
22:56


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke