Oh, gitu.. :-) Mumpung ada pak Medi, yg biasanya rajin posting ttg blog di Indonesia, apakah sudah ada daftar/katalog blog yang bisa jadi rujukan, misal yg ngebahas ilmu-ilmu pelajaran, ilmu pengetahuan atau semacam itu, anak2 [ini "ku" nya tidak aku cantumkan lagi].. sekarang ini senang main ke warnet, yg aku tahu, mereka seperti kecanduan main game-online, pening aku.. nah, supaya mereka tidak terlalu fokus pada game2 tsb [bisa gak ya, kira2 memalingkan mereka dari hobby mereka ini].. maunya si emak ini, nunjukin daftar/katalog blog se Indonesia tsb, supaya anak2 [tanpa "ku"] mau mampir ke blog yg bisa menambah wawasan, mudah2an juga bisa menambah ilmu dan kepandaian mereka..
makasih sebelumnya.. cheers.. _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of mediacare Sent: Wednesday, December 05, 2007 11:08 AM To: [email protected] Subject: Re: darwin dan sains RE: [ppiindia] Re: Laskar Pelangi: Darwinian or Religius? Mungkin karena di postingan sebelumnya menyebut soal "anakku" ----- Original Message ----- From: Listy To: [email protected] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> Sent: Wednesday, December 05, 2007 11:03 AM Subject: RE: darwin dan sains RE: [ppiindia] Re: Laskar Pelangi: Darwinian or Religius? Anak-anak kita..?? Yang mana anak kita Pak..?? Eit.. waduh, aku ketinggalan metromini nih kayaknya.. Ntar lanjut lagi yaaaaaaaaaa.. Cheers.. _____ From: [email protected] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> [mailto:[email protected] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of Nugroho Dewanto Sent: Wednesday, December 05, 2007 9:35 AM To: [email protected] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> Subject: darwin dan sains RE: [ppiindia] Re: Laskar Pelangi: Darwinian or Religius? mbak listy dan saya tak punya ekor. tapi coba tanya ke dokter pasti dia bilang kita punya TULANG ekor. dalam beberapa kasus di berbagai pelosok dunia, tulang ekor ini agak menonjol sehingga menyerupai ekor betulan kendati pendek. di india seorang bocah dengan tulang ekor seperti itu dihormati karena dianggap titisan hanoman. btw, darwin tak pernah katakan manusia berasal dari kera (ape dalam bahasa inggris, bukan monkey yang artinya monyet kecil). dia katakan nenek moyang manusia dan kera besar (simpanse, gorila, dan orang utan) adalah sama. entah mahluk apa namanya dulu itu. Tuhan juga yang memberikan kita akal untuk berpikir. jangan benturkan akal dengan iman. kata albert einstein: religion without science is blind, science without religion is lame. hermeneutika dan sains bisa memberi pencerahan ketimbang membaca teks semata bahwa dunia diciptakan dalam enam hari seperti kata genesis. penciptaan adam juga lebih menantang dibaca melalui pendekatan itu. anak-anak kita lebih bagus mempelajari sains ketimbang pseudo sains. At 08:43 AM 12/5/2007 +0700, you wrote: >Mba Lina, apa kabare..?? :-) > >Dulu, anakku pernah menjelaskan ke aku, ttg teori darwin, yang katanya, >asal mula manusia, adalah, tadinya jalan sedikit terbungkuk-bungkuk, >lama-kelamaan jalan menjadi tegap-gagah-perkasa, kemudian, di tubuhnya >banyak tumbuh bulu di mana-mana, lama-kelamaan, bulu pun rontok, dan >kulit menjadi bersih, hanya ada bulu di bagian-bagian tertentu.. ada >lagi, yang tadinya memiliki ekor di bagian belakang.. lama-kelamaan, >ekor berpindah tempat ke bagian depan.. [?????] > >Kira-kira apa ya benar teori ini mba Lina..? kalo memang benar, artinya, >kita-kita, eh, maksudnya mba Lina dan aku, karena tak punya ekor, bukan >yg termasuk dalam teori darwin versi anakku..?? > >Wassalam, [Non-text portions of this message have been removed] ---------------------------------------------------------- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.14/1171 - Release Date: 04/12/2007 19:31 [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

