--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> mbak listy dan saya tak punya ekor. tapi coba
> tanya ke dokter pasti dia bilang kita punya TULANG ekor.
> 
> dalam beberapa kasus di berbagai pelosok dunia,
> tulang ekor ini agak menonjol sehingga menyerupai
> ekor betulan kendati pendek.
> 
> di india seorang bocah dengan tulang ekor seperti itu
> dihormati karena dianggap titisan hanoman.
> 
> btw, darwin tak pernah katakan manusia berasal dari kera
> (ape dalam bahasa inggris, bukan monkey yang artinya
> monyet kecil). dia katakan nenek moyang manusia dan kera
> besar (simpanse, gorila, dan orang utan) adalah sama.
> entah mahluk apa namanya dulu itu.
> 
> Tuhan juga yang memberikan kita akal untuk berpikir.
> jangan benturkan akal dengan iman.
> 
> kata albert einstein: religion without science is blind, science
> without religion is lame.
> 
> hermeneutika dan sains bisa memberi pencerahan ketimbang
> membaca teks semata bahwa dunia diciptakan dalam enam hari
> seperti kata genesis. penciptaan adam juga lebih menantang
> dibaca melalui pendekatan itu.
> 
> anak-anak kita lebih bagus mempelajari sains ketimbang
> pseudo sains.
> 
> 

Ha ha ha mas, memang dunia didongengkan diciptakan dalam beberapa 
hari, tapi banjir saja di ibukota bisa ber-bulan bulan. Yah disini 
sains nggak ada apa apanya sihh, karena itu masalah ya bertambah 
terus..

Salam nalar

Danardono

Kirim email ke