Itu sinyal positif ke arah terwujudnya hubungan bilateral Indonesia-Israel.
Selamat!
"Refanidea Y." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah, pasti mereka terinspirasi dari celebriry nge-dance di ANTV!
Ternyata acara televisi sekarang memang sangat menghipnotis!
He5..
Mbak salma jangan nonton TV minggu 15 Des besok ya, nanti pindah
agama lho.
--- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Menari demi terwujudnya perdamaian dunia, apa salahnya?
> Saya setuju hubungan diplomatik RI - Israel segera diwujudkan,
agar kita tidak picik memandang segala sesuatu.
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: sFe
> To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, December 11, 2007 11:33 AM
> Subject: [ppiindia] Cendekiawan Muslim Indonesia Menari dengan
Zionis Israel (memalukan tdk punya harga diri)
>
>
> (yang memalukan yang menari tentu saja. mau saja jadi budak
jahudi. dasar laknatullah!)
>
> Cendekiawan Muslim Indonesia Menari dengan Zionis Israel
> Senin, 10 Desember 2007 Lima wakil ormas Islam menemui Presiden
Israel, Shimon Peres. Di antara mereka ada Ketua PW Muhammadiyah
Jatim. Mereka juga menari bersama aktivis Yahudi
>
> Hidayatullah. com--Saat kaum Muslimin dan Kristen Palestina
menderita karena dijajah dan dibantai Zionis Israel, lima delegasi
cendekiawan Muslim asal Indonesia, sebagaimana diberitakan Ynet News
(7/12), sebuah situs berita Israel, baru-baru ini dikabarkan telah
menemui Presiden Israel, Shimon Peres.
> Jerussalem Post tanggal 8 Desember 2007, juga memberitakan, lima
rombongan Indonesia itu akan menghabiskan waktu selama seminggu di
Israel, disponsori Simon Wiesenthal Center dan LibForAll Foundation.
> Lima anggota rombongan asal Indonesia itu, kata Jerussalem
Post , mewakili dua organisasi Islam terbesar di dunia dari segi
jumlah klaim anggota; Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
> Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Syafiq Mugni mendapat hadiah
dari Peres berupa sebuah kippa yang dirajut dengan kata "shalom"
dalam bahasa Ibrani yang artinya 'Kedamaian'. Kippa, yang dikenal
sebagai simbol keagamaan dalam agama Yahudi itu langsung disematkan
Peres kepada para tamu asal Indonesia tersebut.
> Selanjutnya, mereka melanjutkan pembicaraan seputar berbagai
topik termasuk ekonomi, politik, agama dan perayaan hari jadi Israel
ke 60 bulan Mei 2008 mendatang.
> Shimon Peres menyatakan, Israel berbahagia bisa masuk dan
berhubungan dengan Indonesia serta mengundang para pemimpinnya. Ia
akan mengundang kembali para tokoh Indonesia untuk doa untuk
perdamaian di saat Negeri Zionis ini akan memperingati hari jadinya
ke 60 nanti bulan Mei 2008.
> Dalam kesempatan itu, Peres juga mengatakan, musuh Israel
bukanlah Islam, tapi "teror".
> Syafiq Mugni dalam kesempatan itu menjelaskan tentang Indonesia
menyangkut perkembangan ekonominya, demokrasi dan sistem
kependidikannya.
> Menurut Syafiq, dirinya berharap Muslim Indonesia semakin
toleran meski sebagaian juga masih ada yang menentang demokrasi.
> Senada dengan Syafiq, Abdul A'la (Wakil NU), mengakui masih ada
kelompok kecil "ekstrimis" Muslim di Indonesia.
> Ditemani Kepala Wiesenthal Center Associate, Rabbi Abraham
CooPeres dan CEO, LibForAll Foundation, C.C. Holland Taylor,
delegasi aktivis ormas NU dan Muhammadiyah ikut serta dalam suatu
upacara cahaya lilin Hanukka yang diikuti dengan tarian di Hesder
Yeshiva di Kiryat Shmona.
> LibForAll Foundation disebut-sebut media sebagai lembaga Zionis
yang berkedok "Liberalisme dan Pluralisme" di Indonesia. [cha,
berbagai sumber/www.hidayatullah. com
>
> Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------------
-----------
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.17.0/1180 - Release Date:
10/12/2007 14:51
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]