He he he, Allah punya musuh juga ya ???, Kalau Allah musuhnya " 
SESUATU " yang setingkat dengan yang MAHA, aku masih bisa mengerti, 
tapi Musuhnya adalah MANUSIA yang merupakan ciptaannya, weleh2 turun 
derajat tuh Allah. Jadinya tidak Maha lagi deh.

Tapi kalau dilihat memang iya sih, Masak Allah bisa kalah sama 
Israel / Yahudi selama hampir 2000 tahun. Kalau memang benar2 sakti 
tuh Allah, dah habis tuh Musuhnya yang berbentuk manusia lagi. Coba 
bayangin dah berapa Juta tuh Muslim memdoakan agar Allah 
menghabiskan si Musuh bersama ( Allah + Muslim )itu. tapi ternyata 
Allah tidak bisa berbuat apa2.

Ngomong2 Kok Bangsa yang "Laknatullah" bisa lebih maju / pinter 
dibandingkan dengan Bangsa yang yang bersorban dan bahasanya 
dipergunakan oleh Allah, he he he bingung ngak ???? 

--- In [email protected], sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> "Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah 
dan Hari kemudian" , padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-
orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang 
beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka 
tidak sadar. 
> Dalam hati mereka ada penyakit (penyakit ingin famous, ingan harta 
dll-sFe) , lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa 
yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Dan bila dikatakan kepada 
mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi , mereka 
menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." 
Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat 
kerusakan, tetapi mereka tidak sadar." (QS 2:8-12)
> 
>    
>   haram dan najis menjalin hubungan dengan musuh Allah, para 
Laknatullah!
>   para penjilat2 yg mengaku cendekiawan Muslim tersebut 
sesungguhnya hanya materi oriented, tidak punya harga diri dan iman.
>   merekalah yang pantas mendapat julukan picik!! pengchianat Allah 
dan Rasul. Kaum Fasikun dan Munafikun!
>    
>   "..... ibanyak orang yang disesatkan Allah (3) dan dengan 
perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan 
tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,
(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah 
perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah 
(kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka 
bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi" (QS.2:25-27).
>    
>   "Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil 
sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi 
mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di 
bawah pimpinannya) di jalan Allah". Nabi mereka menjawab: "Mungkin 
sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan 
berperang." Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak mau berperang di 
jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung 
halaman kami dan dari anak-anak kami?" . Maka tatkala perang itu 
diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa orang 
saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang 
zalim." (QS 2:246) 
> 
>   
> mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Menari demi terwujudnya perdamaian dunia, apa salahnya?
> Saya setuju hubungan diplomatik RI - Israel segera diwujudkan, 
agar kita tidak picik memandang segala sesuatu.
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: sFe 
> To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Tuesday, December 11, 2007 11:33 AM
> Subject: [ppiindia] Cendekiawan Muslim Indonesia Menari dengan 
Zionis Israel (memalukan tdk punya harga diri)
> 
> (yang memalukan yang menari tentu saja. mau saja jadi budak 
jahudi. dasar laknatullah!)
> 
> Cendekiawan Muslim Indonesia Menari dengan Zionis Israel 
> Senin, 10 Desember 2007 Lima wakil ormas Islam menemui Presiden 
Israel, Shimon Peres. Di antara mereka ada Ketua PW Muhammadiyah 
Jatim. Mereka juga menari bersama aktivis Yahudi 
> 
> Hidayatullah. com--Saat kaum Muslimin dan Kristen Palestina 
menderita karena dijajah dan dibantai Zionis Israel, lima delegasi 
cendekiawan Muslim asal Indonesia, sebagaimana diberitakan Ynet News 
(7/12), sebuah situs berita Israel, baru-baru ini dikabarkan telah 
menemui Presiden Israel, Shimon Peres.
> Jerussalem Post tanggal 8 Desember 2007, juga memberitakan, lima 
rombongan Indonesia itu akan menghabiskan waktu selama seminggu di 
Israel, disponsori Simon Wiesenthal Center dan LibForAll Foundation.
> Lima anggota rombongan asal Indonesia itu, kata Jerussalem Post , 
mewakili dua organisasi Islam terbesar di dunia dari segi jumlah 
klaim anggota; Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
> Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Syafiq Mugni mendapat hadiah 
dari Peres berupa sebuah kippa yang dirajut dengan kata "shalom" 
dalam bahasa Ibrani yang artinya 'Kedamaian'. Kippa, yang dikenal 
sebagai simbol keagamaan dalam agama Yahudi itu langsung disematkan 
Peres kepada para tamu asal Indonesia tersebut.
> Selanjutnya, mereka melanjutkan pembicaraan seputar berbagai topik 
termasuk ekonomi, politik, agama dan perayaan hari jadi Israel ke 60 
bulan Mei 2008 mendatang.
> Shimon Peres menyatakan, Israel berbahagia bisa masuk dan 
berhubungan dengan Indonesia serta mengundang para pemimpinnya. Ia 
akan mengundang kembali para tokoh Indonesia untuk doa untuk 
perdamaian di saat Negeri Zionis ini akan memperingati hari jadinya 
ke 60 nanti bulan Mei 2008.
> Dalam kesempatan itu, Peres juga mengatakan, musuh Israel bukanlah 
Islam, tapi "teror".
> Syafiq Mugni dalam kesempatan itu menjelaskan tentang Indonesia 
menyangkut perkembangan ekonominya, demokrasi dan sistem 
kependidikannya.
> Menurut Syafiq, dirinya berharap Muslim Indonesia semakin toleran 
meski sebagaian juga masih ada yang menentang demokrasi.
> Senada dengan Syafiq, Abdul A'la (Wakil NU), mengakui masih ada 
kelompok kecil "ekstrimis" Muslim di Indonesia.
> Ditemani Kepala Wiesenthal Center Associate, Rabbi Abraham 
CooPeres dan CEO, LibForAll Foundation, C.C. Holland Taylor, 
delegasi aktivis ormas NU dan Muhammadiyah ikut serta dalam suatu 
upacara cahaya lilin Hanukka yang diikuti dengan tarian di Hesder 
Yeshiva di Kiryat Shmona.
> LibForAll Foundation disebut-sebut media sebagai lembaga Zionis 
yang berkedok "Liberalisme dan Pluralisme" di Indonesia. [cha, 
berbagai sumber/www.hidayatullah. com
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> ----------------------------------------------------------
> 
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition. 
> Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.17.0/1180 - Release Date: 
10/12/2007 14:51
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
>                          
> 
>  Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke