kok era muslim parno gitu, emang nya di acara itu ada pembagian supermie gratis yaa? ato pembagian mobil, rumah ato apa nih?
kok sampe heboh banget... waduh klo sampe ada pembagian rumah, duit, mobil, bisa2 pada banyak tuh yang pindah ke seberang, wong dikasih supermie aja bisa pindah agama kok... saya sih ngerti klo era muslim jadi paranoid n heboh begitu, apalagi kan ini acaranya skala nasional, bisa2 banyak tuh yang mo pindah..., karena mungkin era muslim udah trauma dengan banyak yang pindah ke seberang, cuman karena sebungkus supermie. sedih sih. cuman karena sebungkus supermie udah ninggalin agama, gimana kalo dikasih rumah n mobil gratis ? kebayang gak ? makanya mungkin era muslim dan umat fundamentalis bisa ngadain acara tandingan, seperti pembagian rumah gratis, mobil gratis, pendidikan gratis, dan pengobatan gratis, gak usah dulu untuk orang non muslim supaya pindah deh.., mendingan untuk menjaga agar umat nya gak pada pindah ke seberang. kalo cuman nyebar berita ke milis2 sih gak efektif. malah ironis nya kayak publikasi gratis untuk pihak seberang deh. saya mo nonton ah, kali aja ada di acara itu ada pembagian mobil gratis, saya juga lagi mo nambah mobil sih. siapa tau dapet mobil gratis. pastilah kalo udah sponsor luar negeri yang dibagi bukan cuman supermie gratis... tapi kalo si era muslim dan umat fundamentalis buat acara tandingan yang lebih menggiurkan hadiahnya..yah.., saya gak bisa nolak juga..hee..heee..., tapi kalo acaranya cuman dakwah provokasi..yah..yang gratis cuman angin doank donk, mana laku..? dan lagian acara kaum fundamentalis selama ini bom bunuh diri sih dan umat malah di suguhin benci sama kafir, wong kafir nge -bagi2 supermie gratis kok..., makanya banyak umat yang milih supermie daripada bom bunuh diri, mending hidup makan supermie daripada membenci dan mati bunuh diri nge-bunuh banyak orang. saya jadi pengen tau, dimilis2 agama budha dan hindu juga di kasih warning begini juga? emangnya apa si budha, si hindu korban selama ini gak jadi korban supermie gratis? kalo gak ada sih, umat budha dan hindu kuat banget donk iman nya. kok bisa sih? salam hopeless dan desperate deh ----- Original Message ---- From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]> To: mediacare yahoogroups <[EMAIL PROTECTED]>; zamanku <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; media jakarta <[EMAIL PROTECTED]>; wartawan <[EMAIL PROTECTED]>; wartawan indonesia <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, December 12, 2007 9:44:17 AM Subject: [ppiindia] Eramuslim: Matikan TV pada Sabtu, 15 Desember 2007 sore! Komentar: Kenapa program TV musti ditakuti? Bagaimana dengan program belatung dan mayat-mayat gentayangan, kenapa malah disukai? Matikan TV Pada Sabtu, 15 Desember 2007 Sore! Selasa, 11 Des 07 11:59 WIB Sejak satu dua hari ini, di berbagai milis Kristen ramai dibahas tentang sebuah film ruhani (baca: film pemurtadan) yang menurut rencana akan ditayangkan lewat stasiun teve swasta RCTI di slot acara FTV Natal (juga tengah diusahakan bisa ditayangkan di TransTV dan TVRI) secara serentak pada hari Sabtu, pukul 16.30 - 17.30 wib nonstop alias TANPA IKLAN. Judul filmya: Sebuah Penantian. Film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA). Penginjil (Evangelist) Billy Graham sendiri merupakan salah seorang tokoh utama gerakan Zionis-Kristen (Judeo-Christianity ) AS yang dikenal sangat anti Islam dan pendukung fanatik gerakan Zionisme. Billy Graham inilah 'Bapak Ruhani' dari Presiden AS George Walker Bush, di mana pada pertengahan 1980-an Bush jr., dikabarkan berhasil lepas dari pengaruh alkohol dan menjadi Kristen yang dilahirkan kembali. Suatu peristiwa yang oleh kalangan Kristen radikal di AS disebut sebagai Reborn in Christ. Sedangkan menurut investigator kenamaan AS Texe Marrs, saat itu Bush sebenarnya telah sepakat dengan para penginjil Zionis untuk memakai kedok kekristenan di dalam upaya menggolkan cita-cita gerakan Zionisme Internasional. Jadi 'Reborn in Christ' hanyalah tipuan komplotan Bush agar mendapat dukungan dari umat Kristen AS dan Barat. Film "Sebuah Penantian" awalnya bernama "My Hope Indonesia". Film sejenis dengan judul "My Hope India" telah diputar di India dan konon menurut pengakuan di banyak milis Kristen, film tersebut berhasil memurtadkan jutaan orang-orang Hindu India. Bukan Film Biasa Yang patut diketahui, film ini bukan sekadar film biasa. Tapi telah melewati ritual kekristenan khusus berupa 'Doa Puasa' selama satu bulan penuh. Untuk pemutaran film "Sebuah Penantian" tanggal 15 Desember 2007 sore, para awak dan pendukung film ini, juga diikuti oleh banyak jemaat gereja yang berkiblat ke Billy Graham Ministry AS, telah melakukan ritual tersebut, melakukan Doa dan Puasa sejak tanggal 15 November hingga 15 Desember 2007. Tujuannya hanya satu: Agar setiap orang yang belum menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, setelah menonton film ini ruhaninya akan goyang sehingga bisa meninggalkan agama yang selama ini dianutnya dan menggantinya dengan Tuhan Yesus. Sebuah film pemurtadan yang telah melalui ritual khusus. Film yang dibintangi oleh Restu Sinaga, Christine Hakim, Mario Lawalatta, dan Nana Mirdad ini didukung oleh seluruh denominasi gereja di Indonesia. Dari berbagai milis juga diungkap bahwa para pemain film ini 'sudah dipilih Tuhan', karena ada satu aktor ternama yang menyatakan mundur dari film ini dan akhirnya ditangkap polisi karena terlibat narkoba. "Sebuah kesaksian: Para pemain film ini sepertinya sudah disaring oleh Tuhan, yakni dengan batalnya salah seorang pemain yang sudah konfirm, namun entah kenapa tiba-tiba beliau membatalkan kontraknya. Ternyata Tuhan tahu siapa yang layak main dan siapa yang tidak layak main. Artis tersebut tidak lama kemudian tertangkap polisi karena terlibat narkoba dan saat ini sedang mendekam di penjara. Bayangkan betapa memalukannya film ini apabila yang main adalah artis tersebut. Yang menggantikan peran artis tersebut adalah Rudi Salam, " demikian kalimat dari berbagai milis Kristen tersebut. Matikan TV Saja Jika benar RCTI dan juga sejumlah stasiun teve swasta dan juga TVRI akan menayangkan film tersebut, film pemurtadan yang telah melewati prosesi doa puasa secara khusus, maka sebaiknya keluarga-keluarga Muslim dan perkantoran yang banyak dihuni orang-orang Islam mematikan teve tersebut pada jam di atas. Selain bisa terhindar dari pengaruh mistis film tersebut (berkat doa puasa selama sebulan yang memanggil kekuatan-istilah mereka pasukan doa-dari alam ghaib), maka hal ini juga sebagai bentuk penghematan energi. Bukankah Lidya Kandouw-orang Kristen juga, ibunya Nana Mirdad-sering bilang di TV: "Matikan Yang Tidak Perlu, Yang Tidak Perlu Matikan!" Jadi daripada buang-buang listrik dan usia pesawat TV, alangkah bijaknya kita mematikan pesawat TV di waktu tersebut. Atau bagi yang tetap penasaran menonton, sebaiknya jangan lepas dari wudhu selama menonton film ini agar terhindar dari 'Kuasa Gelap' dan dilindungi oleh Allah SWT. Sembari menonton, teruslah berdzikir agar Yang Maha Pembolak-Balik Hati bisa terus melindungi keimanan kita. Dan untuk anak-anak, jangan sekali-kali melihat film yang bukan film biasa ini. Nashru minallahu wa fathun qariib. (Rizki) http://www.eramusli m.com/berita/ tha/7c11090042- matikan-tv- pada-sabtu- 15-desember- 2007-sore. htm mediacare http://www.mediacar e.biz [Non-text portions of this message have been removed] ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ [Non-text portions of this message have been removed]

