http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0712/12/193140.htm

*Mirip Tank, Fosil Mamalia Purba di Andes*

WASHINGTON, RABU - Pegunungan Andes di Chili di zaman purba pernah dihuni
mamalia yang memiliki bentuk tubuh mirip sebuah tank mini. Bagian leher
hingga ekornya diselubungi perisai keras, seperti armadillo, namun
perisainya menempel di tubuhnya dan tidak dapat dilepas.

Hewan yang diberi nama Parapropalaehoplophorus septentrionalis ini merupakan
versi primitif Gyptodon, mamalia berperisai dan berekor lancip yang hidup
hingga 10.000 tahun lalu. Jika Gyptodon seukuran VW kodok, berukuran panjang
tiga meter dan berat tiga ton, hewan ini hanya sepanjang 76 centimeter dan
berat 90 kilogram saja.

Kedua makhluk dikelompokkan ke dalam familia yang dinamai glyptodon.
Asal-usulnya dari Amerika Selatan, namun kemudian menyebar hingga Amerika
Utara setelah dua lempeng benua menyatu sekira 3 juta tahun lalu.

"Ia kelihatan berbeda daripada apapun yang hidup di darat saat ini. Sungguh
tidak ada sesuatu yang mirip dengannya saat ini terutama dilihat dari bentuk
tubuhnya," ujar john Flynn dari Museum Sejarah Alam Amerika di New York, AS,
salah satu yang menelitinya.

Sosok mamalia yang mirip tank ini terkuat dari fosil perisai, rahang, kaki,
dan tulang belakangnya yang ditemukan pada tahun 2004. Lokasi penemuan fosil
berada pada ketinggian 4200 meter yang mengandung  udara tipis, jarang air,
dan suhu dingin. Namun, hewan tersebut tidak hidup pada lingkungan semacam
itu.

Para ilmuwan yakin kawasan tersebut  mengalami pengangkatan sejak
Parapropalaehoplophorus septentrionalis hidup sekira 18 juta tahun lalu.
Saat hewan tersebut hidup, kawasan tersebut mungkin berupa savana terbuka
pada ketinggian 900 meter dari permukaan laut dan berisi rumput-rumputan
yang diselingi pohon.

Di dekatnya ditemukan fosil-fosil hewan lainnya, misalnya hewan-hewan
berkuku, hewan pengerat, dan opossum (sejenis tupai). Ttidak ditemukan jejak
predator. Para peneliti memprediksi hewan berkantung yang mirip anjing dan
burung raksasa yang tidak dapat terbang adalah pemangsanya.


Sumber: reuters
Penulis: WAH


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke