Dari Pembangunanisme ke Penghormatan HAM
Sofian M Asgart

Dalam masa "jaya"-nya, jargon pembangunan seringkali
menjadi "kata bertuah" tak terbantah yang mampu
merubah banyak hal. Kesaktian idiom pembangunan memang
diharapkan mampu menghadirkan solusi untuk setiap
masalah, meskipun kenyataannya pembangunan seringkali
juga menghadirkan sejumlah masalah untuk setiap solusi
yang ditawarkannya.

Prestasi pembangunan yang kerapkali diagungkan
ternyata bukan merupakan keberhasilan pembangunan itu
sendiri. Idealisasi dan mistifikasi konsep dan
paradigma pembangunan yang kemudian menjadi
"pembangunanisme" itulah yang kemudian mengharuskan
pembangunan "tidak boleh gagal". Dengan menggunakan
segala cara, ambisi untuk menyukseskan pembangunan
kemudian berubah menjadi ideologi yang tak boleh
dibantah. Karena itulah agenda pembangunan menjadi
semu dan kadangkala harus berhadapan dengan persoalan
kemanusiaan yang hakiki.

Permasalahannya kemudian adalah bagaimana paradigma
pembangunan diposisikan secara semestinya sehingga
tidak berbenturan dengan penghormatan nilai-nilai
kemanusiaan. Risalah kecil ini memang tidak
berpretensi untuk menganalisis secara kritis mengenai
perspektif hak asasi manusia (HAM) dalam wacana
pembangunan secara simultan.

Uraian tulisan ini lebih merupakan elaborasi
deskriptif mengenai pembangunan yang berwawasan HAM.
Bagaimana latar historis konsepsi dan paradigma
pembangunan? Mengapa HAM harus dijadikan acuan dalam
agenda pembangunan? Bagaimana pula perspektif HAM
diimplementasikan dalam konstelasi pembangunan di
Indonesia?

Beberapa pertanyaan inilah yang akan dicoba untuk
dijawab dan dideskripsikan dalam tulisan ini.

Download artikel ini selengkapnya dalam bentuk pdf

http://www.demosindonesia.org/pdf/Sasgart_dari%20pembangunanisme%20ke%20penghormatan%20HAM.pdf





      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Kirim email ke