Dari penjelasan Mbak Bening Hati yang panjang, dengan kata lain umat Islam di 
seluruh dunia menginterpretasikan kandungan kitab suci Al-Quran berbeda-beda. 
Bertambah rancu lagi dengan hadirnya ribuan hadits, dan tafsir. Mana yang 
sahih, mana yang palsu kurang jelas. 

Hal ini tak hanya membingungkan umat Islam sendiri, tapi juga non-muslim yang 
ingin memahami "jalan pikiran" Islam melalui produk-produknya. Dan itu salah 
satu kelemahan Islam yang mustinya  secara berkala perlu diluruskan. Tugas OKI 
harus dipertajam lagi, tak hanya kumpul-kumpul di konperensi setahun sekali.

Kalau perlu Arab Saudi sebagai panutan umat Islam punya inisiatif menghimpun 
seluruh aliran Islam tanpa kecuali dengan mendirikan Dewan Islam Dunia. Para 
wakilnya duduk di dewan tersebut seperti halnya PBB di New York. Saya rasa 
dewan semacam itu akan mengurangi citra negatif terhadap Islam.
Arab Saudi sebagai tempat pertama kali munculnya Islam harus bertanggung jawab 
dan menyisihkan dana besar untuk upaya itu. 

Selama umat Islam sendiri tidak bisa bersatu, jangan heran akan selalu muncul 
penilaian buruk terhadap agama Islam, baik otokritik dari umatnya sendiri 
maupun dari kalangan non-muslim.



salam,

rd





  ----- Original Message ----- 
  From: bening hati 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Monday, January 07, 2008 8:55 AM
  Subject: Koreksi Buat Amartien Re: [zamanku] Re: Anak-Anak Muslim Yang Cerdas 
(murtad itu seburuk-buruk manusia)


  Amartien :

  Apakah anda benar2 hidup memenuhi syariat Islam bagi wanita, yaitu a.l., ber 
burka, dimana hanya mata yang terlihat, kalau keluar dari rumah, ditemani oleh 
muhrim, dlsb?

  Bening :

  Banyak orang yang 'sinis" kepada Islam, tetapi sebenarnya mereka belum tahu 
ajaran Islam. Mereka 'hanya mendengar" orang lain bicara, tetapi tidak 
melakukan pengecekan secara mendalam. Dan sialnya, banyak sekali 'informasi" 
yang sengaja "dibelokkan" oleh pihak-pihak tertentu tentang Islam dan cenderung 
FITNAH.

  Bung Amartien, apabila anda memang mencari "kebenaran", bukan sekedar 
"memuaskan" Nafsu untuk membenci "Islam", maka pelajari dan cari "kebenaran" 
dimanapun berada. Apakah BENAR Islam sebagai AGAMA mayoritas didunia 
mengajarkan KEBENCIAN, atau membuat 'pemeluknya" dan manusia lain bukan pemeluk 
Islam, alam dan binatang SENGSARA gara-gara ajaran ISLAM ???

  Memang tidak menutup MATA, banyak Juga orang ISLAM yang berperilaku SADIS, 
ANARKIS, Teroris, tetapi apakah Para Pelaku ini memang mengerti dan memahami 
AJARAN ISLAM sesuai yang diinginkan Al Qur'an dan Hadist ? Bukankah dalam AGAMA 
LAIN misalnya Kristen juga 'pernah' mengalami MASA GELAP perang SALIB, 
Pembunuhan dan Pembakaran Orang yang tidak SEIMAN. Tetapi apakah mereka juga 
mengikuti ajaran KRISTEN yang sebenarnya ???

  Ajaran ISLAM tidak pernah mengajarkan suatu TINDAKAN yang merugikan 
Pengikutnya, manusia lain non Islam, Alam dan Binatang.

  Jadi ajaran bahwa WANITA harus memakai BURQA, Tidak boleh keluar Rumah 
sendiri tanpa ditemani Muhrim adalah bukan ajaran Islam yang benar. Pelajari 
kembali dengan Baik ajaran Islam.

  Kalau anda ada "pemahaman" seperti yang anda tulis, silahkan anda berikan 
'dasar" pengetahuan anda, nanti kita bisa diskusikan dengan Baik.

  Salam,

  amartien <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Kelihatannya anda benar2 mengikuti dan patuh pada ajaran2 Islam yang adalah 
refleksi dari pada kehidupan dan budaya Arab di abad ke 7.

    Sadarlah, bahwa sekarang ini konsep kemanusiaan jauh lebih tinggi (bagus) 
dari abad barbar di gurun pasir Arab itu.

    Di Barat sekarang ini binatangpun lebih di berikan respek dari pada respek 
yang diberikan muslimin 100% seperti anda terhadap yang non muslimin.

    Apakah anda benar2 hidup memenuhi syariat Islam bagi wanita, yaitu a.l., 
ber burka, dimana hanya mata yang terlihat, kalau keluar dari rumah, ditemani 
oleh muhrim, dlsb?



    sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
      Sesungguhnya orang murtad yang mengajak kepada kemurtadannya itu tidak 
sekedar kufur terhadap Islam, tetapi tindakannya tersebut merupakan pernyataan 
perang terhadap Islam dan ummatnya. la termasuk orang-orang yang memerangi 
Allah dan Rasul-Nya serta membuat kerusakan di muka bumi. Dan peperangan itu 
sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Taimiyah ada dua macam, peperangan dengan 
tangan dan peperangan dengan lesan.


      Al Maidaahh 

      51. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang 
Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah 
pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka 
menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. 
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. 

      .
      52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya 
(orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), << 
ustazmurtad seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". 
      Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau 
sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal 
terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

      54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad 
dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah 
mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya (Islam), yang bersikap lemah 
lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang 
kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang 
yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang 
dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.alam 
diri mereka

      (selain Islam, tidak ada agama yg mengajarkan berjihad di jalan Allah), 
jadi si ustaz murtad ngawuurrrr, sudah murtad, kafir, ngawurrrrrrrr)


      uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        "Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamannya, lalu dia mati 
dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan 
akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (Al 
Baqarah: 217)
        
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        Orang murtad akan dipertemukan dengan orang kristen

        "Hai orang-orang yang beriman
         barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya,
         maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum
         yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya,
         yang bersikap lemah lembut (kristen) terhadap orang mukmin"

        "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu
          may yartada minkum'an diinihiy
          fa saufa ya'tillaahu bi qaumii
          yuhibuhum wa yuhibuunahuu
          adzillatin'alal mu'miniina"
                                                   ( Qs. 5 Al Maidah 54 )

        Nah.... makanya baca Qurannya yang bener dong
        orang murtad akan ditolong oleh orang kafir....
        Salma ... napah lo takut murtad ??
        Murtad ajah ... biar bisa hidup tenang, damai dan sejahtera
        hati bisa sejuk ... ga di suruh2 JIHAD lagi

        coba pahami ayat ini :
               "Ana huat toriqu wal haqu wal hayat
                 Laisa ahadu ya'tii ilaa ulbi illabii."


        murtad









        sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
          "Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamannya, lalu dia mati 
dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan 
akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (Al 
Baqarah: 217)


          uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
            Gue malah PRIHATIN banget ama hidupnya Salma ini ... kapan yaa dia 
bisa hidup DAMAI ... kapan yaa hatinya TEDUH
            Semakin banyak dia baca ayat2 Quran... semakin tidak tahu siapa 
Allah itu sebenarnya .....

            Bener-bener ..kaciaaaan deh, gue doa-in semoga Salma kembali 
kejalan yang benar ... itu juga kalo dia mau.

            sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
              Kaifa Ihtadaitu
              2/1/2008 | 23 Dzulhijjah 1428 H | Hits: 6
              Anak-Anak Muslim Yang Cerdas 
              Oleh: DR. Amir Faishol Fath 
------------------------------------------------------------------

                
              Udara malam itu di Sanfrancisco masih sangat dingin. Kota yang 
indah ini memang terletak di tepi laut yang membentangkan kemaha-indahan Allah 
Sang Pencipta. Siapa pun yang datang ke kota ini akan terkagum dengan 
pemandangan alamnya. Sayangnya banyak orang yang diam di dalamnya tidak tahu 
cara mensyukuri keindahan tersebut. Mereka mengira bahwa untuk membalas nikmat 
yang demikian agung itu cukup hanya dengan tertawa-tawa, membuka aurat di tepi 
pantai, berfoto-foto, mabuk-mabukan dan lain sebagainya. 

              Mereka mengira bahwa gedung-gedung tinggi menjulang yang mereka 
bangun itu sudah cukup sebagai bukti syukurnya kapada Allah. Mereka tidak tahu 
cara mensyukuri nikmat itu, sebab mereka tidak belajar tuntunan Allah Sang 
Pencipta. Mereka mengira itu cara bersyukur yang baik. Padahal itu menodai 
keindahan ciptaanNya. Mereka bingung, karena mereka sendiri tidak mau belajar 
bagaimana seharusnya hidup yang benar menurut Sang Pencipta. Sungguh Allah 
mempunyai tujuan yang sangat mulia dalam segala ciptaanNya. Tidak ada maksud 
Allah dalam menciptakan segala keindahan di muka bumi ini untuk kesia-siaan. 
Tidak mungkin Allah menciptakan alam yang sedahsyat ini, dengan tujuan agar 
manusia berfoya-foya dengan dosa-dosa.

              Perhatikan di malam itu, ternyata aku menyaksikan kenyataan yang 
sangat luar biasa. Di sebuah rumah tempat aku bersinggah, aku mendengar suara 
seorang ibu sedang mengajarakan anaknya membaca Al Qur'an. Padahal ibu itu baru 
saja kembali dari tempat kerja. Dari wajahnya nampak rasa lelah yang masih 
belum hilang. Ibu itu telah mensyukuri keindahan kota dengan cara seperti yang 
Allah ajarkan. Ibu itu tidak suka kalau anaknya nanti tidak tahu tuntunan 
Allah. Dalam sebuah obrolan ibu itu berkata: 

              "Aku tidak mau anakku seperti mereka yang bodoh itu. Aku takut 
kalau anakku nanti tersesat jalan. Karenanya akau harus bersungguh-sungguh 
mengejarkan anakku Al Qur'an".

              Memang kekhwatiran akan masa depan anak dari segi moral dan agama 
sering kali aku dengar dari beberapa keluarga muslim Indonesia di Amerika. 
Benar, secara pendidikan umum anak-anak mereka tidak akan kehilangan masa 
depan. Tetapi dari sisi moral dan agama mereka sangat khawatir. Karena itu 
mereka selalu berusaha untuk mengikutkan anak-anak mereka dalam program sekolah 
agama setiap hari Ahad " Sunday School". 

              Kegiatan ini hampir merata. Tidak saja di kalangan umat Islam 
Indonesia, tetapi juga di kalangan umat Islam Amerika secara umum. Di beberapa 
kota yang sempat aku kunjungi seperti Houston, Denver, Los Angles, Washington, 
New York, Chicago dan Sanfrancisco, selalu aku temui penampilan anak-anak kecil 
membaca Al Qur'an. Mereka ternyata bisa tampil dengan sangat mengagumkan. 
Bahkan di sebagian kota seperti Denver ada anak-anak yang menampilkan lagu 
nasyid. Penampilan itu menambah cerah suasana malam Ramadhan. 

              Di Houston ada perlombaan menulis artikel Islam tentang Ramadhan. 
Hasilnya memuaskan. Di Washinton anak-anak mereka sangat kritis. Ketika dibuka 
pertanyaan, ada yang bertanya: "Mengapa Allah mengutus nabi dari laki-laki saja 
kok tidak perempuan?"
              Anak-anak kecil di Amerika memang dididik kritis dan berani. 
Karena itu, setiap mereka ditegur selalu bertanya: why? Karenanya orang tua 
mereka harus pandai memberikan alasan. Jika tidak, mereka tidak mau menerima 
teguran begitu saja. 

              Memang banyak pengakuan dari orang tua: bahwa mereka seringkali 
sangat kerepotan untuk menjawab. Terutama jika masalahnya berkenaan dengan 
agama. Karena itu para orang tua di Amerika banyak yang semangat belajar ilmu 
agama. Mereka terdorong bukan saja karena harus menjawab pertanyaan sang anak 
yang sangat kritis, tetapi juga mereka harus memberikan contoh yang baik sesuai 
dengan tuntunan Islam. Contoh dalam bentuk perkataan dan perbuatan. Bagi para 
orang tua, Islam memang harus dipelajari. Tidak sedikit dari mereka yang 
menyesal mengapa dulu ketika masih muda tidak belajar Islam dengan 
sungguh-sungguh.

              Memang semasa di Indonesia tantangan untuk belajar Islam tidak 
sedahsyat di Amerika. Di Indonesia mereka masih mendengar adzan, masih banyak 
orang berjilbab, masih banyak orang Islam, masih banyak pesantren dan sekolah 
Islam. 

              Tetapi setelah mereka di Amerika, tidak bisa tidak mereka harus 
belajar Islam, tidak saja untuk diri mereka tetapi lebih dari itu untuk 
anak-anak mereka. Inilah gambaran bahwa Islam tidak boleh disepelekan. 
Bagaimana pun Islam tetap agama fitrah. Islam kebutuhan fitrah manusia. 

              Manusia sampai kapan pun tidak akan pernah bisa menghindar dari 
Islam. Sungguh aku katakan: "Kebutuhan manusia terhadap Islam sebenarnya 
seperti kebutuhan ikan terhadap air. Bila manusia tanpa Islam ia pasti mati 
jiwanya. Ia berjalan tanpa ruh. Tidak punya arah. Tidak tahu mau kemana harus 
melangkah". Allahu a'lam bish shawab. 
              Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 


            Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 


          Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
          Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 


        Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
        Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 


      Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 






------------------------------------------------------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now.  


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1212 - Release Date: 06/01/2008 
22:55


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke