KISAH SI BUNGLON DI ASTANA GIRI BANGUN
Dear Friends, Saya mao ngaku "dosa" nih, hmmm hmmm hmmm... Kemarin tuh ceritanya saya gimana gituh sama Babe Harto ketika de'e exit dan digotong masuk buat di sukabumi-kan di Astana Giri Bangun yang terletak di Kabupaten Karanganyar, Jateng. Well, benernya saya juga pernah kesana beberapa tahun lalu ketika nyekar ke makam Ibu Tien Soeharto. Boleh kaaannn ??? So, several years ago I visited Astana Giri Bangun, pemakaman keluarga Ibu Tien Soeharto. Itu BUKAN pemakaman keluarga Babe Harto, melainkan pemakaman keluarga Ibu Tien, dan didirikan oleh ibu dari Ibu Tien untuk sanak keluarganya sendiri. So, memang di tempat itu tidak ada tempat untuk pihak keluarga dari Babe Harto kecuali untuk Babe sendiri dan anak2nya. Nah, si Bunglon (or Karma Chameleon kalau ngikutin versi Boy George) nih ngaku juga kalo pernah kesana. Tempatnya very mewah, itu semua orang tahu. Bentuk bangunan utamanya itu seperti JOGLO. Dan di dalam joglo itu masih ada ruang utamanya yang terletak di tengah. Jadi, joglo itu memiliki pintu masuk. Di dalam joglo itu masih ada pintu lagi untuk masuk RUANG UTAMA yang letaknya di tengah. Di dalam ruang utama itu ada 12 (dua belas) cungkup makam. Waktu saya kesana, yang baru terisi cuma 4 makam; yaitu makam ayah, ibu, serta kakak dari Ibu Tien yang letaknya paling kiri. Paling kanan terletak makam Ibu Tien. Waktu saya kesana, cungkup di sebelah Ibu Tien itu masih kosong, walaupun saya tahu bahwa itu akan diisi oleh Babe Harto nantinya, yang BENAR telah diisi waktu pemakaman kemarin itu yang di-ekspose besar2an secara LIVE di semua stasiun TV. Saya lihat di TV itu kemarin Astana Giri Bangun dipenuhi orang. Ada ribuan orang yang mengantri untuk melihat iring-iringan jenazah. Ada Presiden SBY dan istrinya. Ada mantan Ketua Umum Partai Golkar Abdul Gafur. Ada Prayogo Pangestu yang nyengir2 aja di depan kamera TV (always nyengir, maybe karena mukanya emang begitu, gak bisa ekspresi laen lagi). Terus saya coba ingat kesan2 saya waktu kesana. Waktu itu saya datang dengan teman2 dari Aliran Kepercayaan Kejawen yang sudah kontak2 dengan kepala rumah tangga Dalem Kalitan di Kota Solo (Dalem Kalitan itu rumah Babe di Kota Solo). Dan kepala rumah tangga Dalem Kalitan lalu kontak penjaga Astana Giri Bangun untuk membukakan pintu masuk ketika kami datang, dan menyajikan MAKANAN. Yes, friends, bener2 makanan dan minuman. Kami itu datang serombongan satu bus besar, dan karena memang mau nyekar ke makam Ibu Tien, maka diterima dan dijamu sebagai "tamu" Ibu Tien. Lalu makanlah kami disana. Saya ingat makannya itu NASI PECEL yang rasanya pedessss banget. Maybe Ibu Tien itu doyannya nasi pecel yang pedes. Pokoknya pedes asli, dan itu rather strange juga benernya, soalnya mana ada sih nasi pecel di Solo yang pedes kayak begitu. So, saya akhirnya menyimpulkan Ibu Tien itu doyannya nasi pecel yang pedes banget. Habis makan dengan lahap di dalam Astana Giri Bangun yang berbentuk joglo itu, teman2 saya yang ASLI dari kelompok Kejawen itu lalu berganti pakaian. Pada pakai baju adat. Kami mau meditasi dan mendoakan Ibu Tien, dan toto kromo mensarankan baju adat. So, pakaian modern orang2 Jakarta itu lalu berganti dengan beskap, kain, dan blangkon. Saya sendiri sih cuma pakai blangkon saja. Ribet kalo musti pake beskap. Lalu kami meditasi di depan cungkup makam Ibu Tien. Meditasi biasa saja, mendoakan biasa saja, walaupun pakai dupa juga. Lalu tebar bunga di makam Ibu Tien dan makam2 lainnya yang ada di RUANG UTAMA di dalam JOGLO di Astana Giri Bangun itu. Kesan saya, ya memang itu ISTANA. Mewah sekali, dan asri sekali udara dan pemandangannya. Cuma, kesan yang paling MEMBEKAS di diri saya adalah tidak adanya nuansa Islami di Astana Giri Bangun. Yang ada itu nuansa Jawa dan Kristen. BUKAN nuansa Islam. Saya itu cukup bingung2 juga bertahun-tahun kenapa di Astana Giri Bangun itu tidak terasa suasana Islami. Dan itu baru terjawab kemarin ketika mendengar penjelasan di TV bahwa tempat itu dibangun oleh ibu dari Ibu Tien yang konon Kristen (Katolik). Wah, pantes saja, pikir saya. Pantes saja nuansanya itu Jawa Kristen. Naik sedikit dari Astana Giri Bangun dengan berjalan kaki, kita bisa memasuki kompleks pemakaman keluarga Puri Mangkunegaran. Disana ada Makam Eyang Sambernyowo (Mangkunegoro I). Nah, di tempat Sambernyowo ini suasananya lain lagi. Disini nuansanya Jawa Islam, walaupun memang lebih KEJAWEN daripada Islam. (Leo) +++++++++++++ PENGLIHATAN TENGKORAK TERBAKAR DI DALAM MEDITASI Salam Pak Leo, tadi malam saya meditasi dan saya merasa pergi ke Kuil Shiva, saya masuk kesana dan seorang laki-laki (India) berkata: "Ini dia sudah ditunggu-tunggu baru datang", kemudian dia (laki-laki itu) memegang kepala saya dengan kedua tangannya. Setelah itu, di dalam meditasi itu saya merasa tidak sadar, di dalam tidak sadar di dalam meditasi itu saya melihat seluruh tulang tengkorak saya terbakar... Mohon penjelasan Pak Leo... Rgrds, (Mohan) +++++++++++++ JAWABAN SAYA: ARTINYA ENERGI KUNDALINI JUGA Dear Mohan, Thanks again for sharing your personal experience with us all. Dalam meditasi kita memang bisa memperoleh berbagai penglihatan (visions), dan penglihatan itu selalu mengambil bentuk SIMBOL2. Simbol2 yang muncul dalam penglihatan kita selalu mengikuti BELIEF SYSTEM yang kita percayai. So, because you believe you are a devout Hindu, you received such a vision. Nah, arti dari vision atau penglihatan itu is very clear. You KNOW yourself what it means. I believe you UNDERSTAND what it means. You ought to be able to interprete your own visions/dreams by now. Cuma, mungkin ingin memperoleh a sort of confirmation from me. So, paling saya bisa bilang bahwa artinya itu ya itulah... Just that. Ketika anda meditasi dengan mendalam (deep meditation) dan mencapai SAMADHI (disimbolkan dengan keadaan seperti tidak sadar di dalam meditasi), maka anda akan bisa seperti melihat bahwa tulang tengkorak anda itu terbakar. Nah, terbakar itu kan istilah saja untuk bilang bahwa ada ENERGIES yang bekerja disana. Tengkorak Kepala itu simbol dari diri kita secara keseluruhan. Kalau mau dibuat as concise as possible secara fisik, kita itu cuma TENGKORAK KEPALA. Dan terbakarnya tengkorak kepala dengan ENERGI PRANA berarti Energi Kundalini yang ada di diri anda itu berjalan dengan VERY FREE. Semuanya itu sudah berjalan. Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana anda akan pakai itu. So, selain meditasi, please begin helping others. Bantu sesuai apa yang anda rasa bisa anda bantu. Saya merasa anda SUDAH bisa membantu orang2 lain itu. Lakukanlah, just do it. Just do what you feel you can do. (Leo) +++++++++++++ SAYA BEBERAPA KALI MIMPI MENGGENDONG BAYI T = Mas, saya beberapa kali mimpi menggendong bayi, apa artinya ? J = Hmmm hmmm hmmm... that's YOU. You are a "BABY". Arti kedua is you have been given SOMETHING. Sesuatu yang harus dijaga dan dibesarkan. Semacam KARUNIA atau "ilmu". Ada sesuatu, tapi harus coba2 juga untuk tahu secara pasti itu "ilmu" apa. Bayi itu artinya SELALU BAGUS. Yang jelas you are a NEW PERSON now. Arti kedua, tentang KARUNIA itu, harus dicoba juga. Itu healing ability, tapi pastinya untuk healing apa harus dicoba juga. T = Gimana caranya mencoba ? J = Ya coba saja kalau ada yang minta bantuan. Coba saja kalau ada yang minta disembuhkan. Nanti akan tahu sendiri untuk apa saja. Just that. Jalani saja, gak usah melankolis2 amat. T = Ok, kenapa aku diberi ilmu itu ? J = Because of your life experience. +++++++++++++ SAYA ASALNYA DARI SAWARAK, MALAYSIA T = Selamat siang pak, salam perkenalan ! J = Selamat siang, salam kenal juga ! T = Maaf kiranya mengganggu,... wah lain sekali fotonya berbanding di TV ya ! J = Ya, bisa berubah-ubah juga. T = Saya kerap mengikuti hasil tulisan Pak Leo di milis, interesting sekali ya, sy asalnya dari Sarawak, Malaysia. J = Oh really, tinggal di Jakarta sekarang ? T = Bukan, di Sarawak, Malaysia. Kebetulan saya graduan di bidang Kognitif Sains, dan semasa study dulu sangat meminati bidang Psikologi, kayaknya method yang pak Leo pakai agak lain yah dari method psikologi yang ada, tapi agak kabur ya dari segi ilmiah sains. J = Ya, aku ini BUKAN psikologi biasa, melainkan TRANSPERSONAL. Transpersonal Psychology itu semacam Applied Metaphysics. And I am NOT a graduate of psychology dept. T = oic J = I am a political scientist and a master in business management. T = Owh, maaf ya keran berkomentar. J = It's ok. I am NOT a psychologist, but a PRACTITIONER of transpersonal psychology. Yang penting itu kita bisa membantu penyembuhan orang. T = Ada membuat paperwork atau thesis Pak Leo...? mohon jika boleh di share. J = No, but if you join milis SI <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>, you could see that I write ALMOST EVERY DAY since April 2007. So, my postings amount to hundreds. You could read them all there. Join saja. And you could also ASK about anything to the members. We have more than 650 members right now. Hampir semua itu university graduates, dan memang suka saling sharing. Sharing about genuine spiritual experience +++++++++++++ TUJUAN ORANG HIDUP ITU APA ? T = Pak Rimba, saya ingin sharing sebentar bisa ? Menurut Pak Rimba, tujuan orang hidup itu apa ? J = Well, beda2 mas, tergantung orangnya masing2. Kita berhak menentukan tujuan hidup kita sendiri2. T = Yup, tapi sebenarnya yang di cari orang itu apa ? J = Beda2 juga mas. Manusia itu BERHAK untuk menentukan apa yang ingin dicarinya. Kita itu GAK BISA mengindoktrinasi orang bahwa begini lho harusnya tujuan hidup, atau ini lho yang harusnya dicari dalam hidup. Gak bisa begitu mas. Penentuan tujuan hidup itu termasuk HAM dari orang per orang. T = Yup, pak. Jika saya mengatakan, sesungguhnya tujuan semua orang itu hanya satu, yaitu kebahagiaan. Komentar Pak Rimba ? J = Hmmm hmmm hmmm... you are entitled to that opinion. YES, you could say that. Bilang aja begitu. Nanti ada yang setuju, ada juga yang tidak setuju. Biar saja, it is your own OPINION. T = Ok... misal, menjadi pengusaha itu menurut Mas Rimba termasuk TUJUAN atau CARA ? J = Both. Itu tujuan sekaligus cara. T = Jika saya belajar untuk mendapatkan nilai bagus, mana yang tujuan dan mana yang cara, atau keduanya bisa dikatakan cara sekaligus tujuan ? J = Cara sekaligus tujuan. Keduanya sekaligus. Kalau dilihat dalam JANGKA PENDEK, maka nilai bagus merupakan tujuan (goal). Kalau dilihat dalam perspektif JANGKA PANJANG, maka nilai bagus itu merupakan cara (means) untuk sesuatu yang ada di balik itu. Jadi, semacam stepping stone (batu loncatan). T = Apakah cara dan tujuan itu sama ? J = Yang jelas, tulisannya itu BEDA. Biasanya sesuatu itu dibilang tujuan kalau belum tercapai. Setelah tercapai, maka hal itu BUKAN tujuan lagi, tetapi telah menjadi CARA. Cara untuk mencapai tujuan berikutnya. +++++++++++++ [Leo seorang praktisi Psikologi Transpersonal dan bisa dihubungi di no HP: 0818-183-615. Untuk bergabung dengan Milis Spiritual-Indonesia, please click: <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia/join>. NOTE: Except mine, all names used in the YM / email conversations are PSEUDONYMS.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

