http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.03.1101422&channel=1&mn=15&idx=18
Pekan Depan Penguatan Rupiah Berlanjut
JAKARTA, MINGGU- Kurs rupiah terhadap dolar AS pada pekan depan diperkirakan
akan berlanjut menguat pada kisaran antara Rp9.150/9.175 per dolar AS karena
sentimen positif dari eksternal masih cukup besar.
"Besarnya sentimen positif itu memicu peluang rupiah untuk bisa mencapai level
Rp 9.100 per dollar AS cukup tinggi," kata pengamat ekonomi Standard Chartered
Bank, Erick Sugandi di Jakarta, akhir pekan ini.
Menurut dia, penguatan rupiah yang terus terjadi didukung oleh selisih tingkat
suku bunga rupiah (BI rate) terhadap bunga dolar AS (The Fed rate) yang
mencapai lima persen. "Besarnya selisih bunganya memicu pelaku lokal maupun
asing membeli rupiah dan melepas dolar AS di pasar domestik," katanya.
Selain itu, lanjut dia, turunnya harga minyak mentah dunia, karena konsumsi
minyak AS berkurang menekan dolar AS di pasar global makin terpuruk. "Karena
itu, rupiah terhadap dollar AS ke depan berpeluang untuk menguat hingga
mendekati angka Rp 9.100 per dollar AS," ujarnya.
Namun, lanjut dia, kenaikan rupiah ini jangan terlalu dilepas sesuai dengan
kehendak pasar, Bank Indonesia (BI) harus melakukan intervensi pasar agar
kenaikannya tidak terlalu cepat. Erick Sugandi mengatakan, tingginya selisih
bunga rupiah terhadap dolar AS akan memberikan dampak positif terhadap rupiah,
karena investor asing akan kembali memasuki pasar domestik menempatkan dananya
di sertifikat Bank Indonesia (SBI) maupun di Surat Utang Negara (SUN).
Namun demikian rupiah juga masih akan mendapat tekanan dari gejolak domestik,
seperti kenaikan harga bahan pokok, minyak goreng, dan harga kedelai,
tuturnya.(Antara/put)
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs
[Non-text portions of this message have been removed]