http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.01.11062259&channel=1&mn=20&idx=96
Hindari Encok dengan Puasa Softdrink
WASHINGTON, KAMIS - Minuman ringan atau softdrink memang nikmat untuk
dikonsumsi, apalagi jika meminumnya saat tengah hari bolong atau sehabis
berolahraga. Tetapi siapa sangka bila dibalik kenikmatan minuman manis ini
ternyata ada risiko yang mengintai.
Ya, kebiasaan meminum softdrink manis menurut sebuah riset menjadi salah satu
penyebab tingginya kasus penyakit encok. Pria yang mengonsumsi rata-rata dua
kaleng atau lebih softdrink manis setiap hari tercatat berisiko 85% lebih
besar mengidap encok ketimbang yang meminumnya kurang dari sekaleng sebulan.
Di Amerika Serikat sendiri, kasus encok pada pria ini meningkat dua kali lipat
dalam beberapa dekade terakhir dan mungkin yang menjadi kambing hitamnya adalah
sejenis gula yang disebut fruktosa, ungkap peneliti dalam laporan yang dimuat
British Medical Journal.
Untuk sampai pada kesimpulan, peneliti menggelar riset jangka panjang
melibatkan 51,000 pria berprofesi sebagai dokter gigi, apoteker dan veteriner
(dekter hewan) berusia 40 tahun ke atas di wilayah AS dan Kanada. Para
partisipan diwajibkan mengisi kuisioner seputar kesehatan mulai dari berat
badan, pengobatan dan diet. Informasi ini selalu diupdate setiap dua tahun
sekali.
Selama riset, pria yang telah didiagnosa mengidap encok dan mereka yang tak
melanjutkan kuisioner tidak dilibatkan sebagai bahan analisis, sehingga jumlah
sisanya menjadi 46.000 partisipan. Setelah sekitar 12 tahun riset berjalan,
tercatat sebanyak 755 kasus baru encok yang dialami partisipan.
Risiko penyakit ini cednerung meningkat seiring dengan pertambahan asupan
minuman softdrink manis para partisipan. Mereka yang memiliki risiko terkecil
mengidap encok adalah pria yang meminum kurang dari sekaleng/sebotol dalam
sebulan. Di bandingkan dengan kelompok tersebut, pria yang meminum lima hingga
enam kaleng dalam seminggu berisiko 29 persen lebih besar mengidap encok.
Risiko ini meningkat hingga 45 persen, jika pria meminum sekaleng setiap hari,
dan naik hingga 85 persen pada pria yang meminum dua kaleng atau lebih setiap
hari.
Peneliti menegaskan, hubungan ini bersifat independen dari faktor risiko lainn
seperti indeks massa tubuh (BMI), usia, tingginya tekanan darah serta asupan
alkohol. Risiko ini secara proporsional tercatat lebih tinggi pada pria peminum
sofdrink yang mengandung fruktosa (gula buah) ketimbang gula biasa. Minuman
ringan khusus diet, kata peneilti, tidak mempengaruhi peningkatan risiko encok.
Dari riset juga terungkap adanya peningkatan risiko encok pada pria yang
mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah banyak atau meminum jus buah yang secara
alami mengandung fruktosa, seperti aple dan jeruk. Namun risiko ini dapat
diseimbangkan oleh manfaat buah-buahan terhadap kesehatan.
Riset ini ditulis oleh Hyon Choi, rheumatolog dari University of British
Columbia di Vancouver, Kanada. Encok adalah penyakit yang terjadi akibat
penumpukan asam urat dalam darah. Kelebihan ini menyebabkan kristalisasi asam
urat pada sendi dan menimbulkan rasa sakit dan pembengkakan.
AC
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]