http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.02.29.13070733&channel=1&mn=53&idx=57

Organisme Buatan Ubah Karbondioksida Menjadi Energi

MONTEREY, KAMIS - Para ilmuwan di AS mengklaim telah berhasil merekayasa 
organisme di laboratorium yang dapat mengubah karbondioksida menjadi energi. 
Tidak hanya akan mengatasi polusi, terobosan ini juga menjanjikan sumber energi 
baru yang melimpah.

"Kami sedang berupaya menggeser seluruh industri petrokimia dan menjadi sumber 
energi utama," ujar Craig Venter dalam konferensi Technology, Entertainment, 
and Design di Monterey, California, Kamis (28/2). Venter selama ini dikenal 
sebagai pakar genetika terkemuka dan juga menjadi orang pertama di dunia yang 
telah dipetakan seluruh kode genetikanya.

Proyek pengembangan sumber energi yang disebutnya sebagai bahan bakar generasi 
keempat ini diyakini dapat mengatasi kebutuhan energi yang semakin besar. 
Menurutnya bio-bahan bakar sebagai alternatif energi fosil merupakan generasi 
ketiga. Terobosan berikutnya adalah membuat organisme yang dapat mencerna 
karbondioksida dan menghasilkan sampah yang dapat dijadikan energi, dalam hal 
ini gas metan.

Penyisipan kromosom

Tim penelitian yang dipimpin Venter menyisipkan kromosom buatan dari hasil 
replikasi sel ke dalam tubuh mikroorganisme, yakni bakteri jenis tertentu. 
Mikroorganisme tersebut sebelumnya sudah memiliki kemampuan memproduksi gas 
metan sebagai sumber energi namun secara alami tidak cukup banyak. Rekayasa 
genetika membuat bakteri lebih rakus menyerap karbondioksida sehingga 
menghasilkan gas buangan metan lebih banyak.  

"Andaikata semua bakteri menghasilkan gas buang sebesar yang kami ingikan, Bumi 
sudah menjadi planet metan," ujar Venter menggembarkan batasan dalam 
penelitiannya. Skala produksi gas buang memang menjadi target utama yang 
mendasari rekayasa genetika, namun kemampuan setiap organisme menghasilkan 
metan tetap terbatas.

Untuk mencegah kebocoran, pada setiap organisme disisipkan gen pembunuh. Jadi, 
jika organisme di laboratorium lepas ke lingkungan, tubuhnya akan terprogram 
untuk bunuh diri. 

Selain merekayasa bakteri penghasil energi, timnya juga mencoba menggunakan 
mikroorganisme untuk memproduksi vaksin flu dan berbagai penyakit lainnya. 
Bahkan, laboratorium yang didirikan Venter juga terus menyempurnakan teknik 
merangkai gen untuk menghasilkan makhluk hidup buatan di laboratorium.

Tri Wahono


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke