--- In [EMAIL PROTECTED], Nong Mahmada <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:

Dan bagi saya sangatlah aneh dan tidak etis kalau teks semacam itu 
ditulis oleh orang yang sekomunitas dengan yang menerima penghargaan!

Mbak Katrin,
soal etis atau tidak etis, atau aneh tidak aneh, bukankah itu hak 
pihak prince clause untuk meminta pendapat kepada siapapun termasuk 
ke GM? apa yang salah? masak mereka minta ke taufik ismail misalnya, 
kan ngga relevan? pasti ayu akan dijelek2in. mereka kan pasti mencari 
pendapat orang untuk mempetegas bahwa si pemenang itu benar2 layak 
diberi penghargaan. dalam kasus ayu ya pasti teman2nya ayu yang di 
KUK dan juri saat itu mengusulkan nama GM. kok kenapa dipersoalkan? 
apalagi seprti cerita ayu utami ke saya memang tradisi prince clause 
selalu meminta komentar dan pendapat para pemenangnya kepada 
seseorang yang dianggap mengenal dan tahu si pemenang tersebut. 

saya malah menganggap mbak katrin yang aneh. saya ingat kata Tuhan 
saya: "janganlah kebencian kita membuat kita berlaku tidak adil". 
gimana tuh ayatnya gun? monggo!

salam,
Nong



Katrin Bandel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             
soal pidato yang disampaikan atau tidak disampaikan GM:
 Martin Amanshauser mengutip tulisan GM (yang saya kutip ulang dalam 
esei saya) sebagai "Laudatio" GM dalam rangka pemberian Prince Claus 
Award. "Laudatio" (bhs. Jerman) adalah pidato untuk merayakan 
pemberian sebuah penghargaan atau untuk memperingati orang yang sudah 
meninggal. Fungsinya adalah untuk menerangkan di mana letak prestasi 
orang yang menerima hadiah tersebut, atau apa jasa orang yang sudah 
meninggal tersebut.
 Menanggapi cerita Nong tentang penyerahan penghargaan Prince Claus 
pada Ayu Utami, saya melihat ada beberapa kemungkinan:
 Kalau memang benar bahwa tidak ada pidato "Laudatio" yang 
disampaikan, mungkin
 
 a. Amanshauser keliru/salah informasi
 b. Amanshauser menggunakan kata "Laudatio" itu dalam arti yang agak 
luas, yaitu bahwa teks GM dalam Prince Claus Awards Book itu 
merupakan "Laudatio" yang disampaikan secara tertulis, bukan secara 
lisan.
 
 Detail-detail itu bukan persoalan yang substanstial bagi pesan dan 
argumentasi esei saya. Entah teks GM itu disampaikan secara lisan 
sebagai pidato atau secara tertulis dalam Prince Claus Book, fungsi 
teks itu tetaplah untuk merayakan kemenangan Ayu Utami 
dan "menjelaskan" mengapa Ayu Utami "pantas" mendapat penghargaan 
tersebut. Dan bagi saya sangatlah aneh dan tidak etis kalau teks 
semacam itu ditulis oleh orang yang sekomunitas dengan yang menerima 
penghargaan! 
  
 Katrin Bandel
  
  
  
 
 www.katrinbandel.com
 
 --- Nong Mahmada <[EMAIL PROTECTED]> schrieb am Sa, 5.4.2008:
 
 Von: Nong Mahmada <[EMAIL PROTECTED]>
 Betreff: [Jurnal Perempuan] cerita dari ayu utami
 An: [EMAIL PROTECTED]
 Datum: Samstag, 5. April 2008, 5:50
 
 teman-teman, 
 saya ingin cerita aja, saya nggak tahu apakah email saya ini relevan 
atau ngga dengan perdebatan tentang membongkar kasus politik sastra 
gombal ini. karena saya tak membaca secara keseluruhan perdebatan 
tentang ini, ramai bgt sih.
 
 tapi secara sekilas saya menangkap (maaf kalau salah) bahwa katrin 
beranggapan bahwa penghargaan yang ayu utami dapatkan dari prince 
klause ini dikarenakan GM dan TUk, bukan karena kualitas karya ayu 
itu sendiri yang memang layak menerimanya. ini yang disebut sastra di 
luar teks.
 
 kemarin saya ngobrol2 dg ayu dan bertanya soal ini. saya tanya ke 
dia apakah dia berniat menanggapi soal2 yang berkembang di milis atau 
lebih luasnya jagad kesusteraan ini karena kata saya ramai banget. 
trus dia bilang, "aku lagi hamil tua nong, aku nih ngga bisa diganggu 
sebulan ini. mungkin setelah sebulan ini atau dua atau tiga bulan ke 
depan aku akan menjawab dan menanggapi itu semua."
 
 eit, jangan salah paham dulu. yang dimaksud ayu dengan hamil tua itu 
maksudnya dia sekarang dalam proses paling ujung penulisan novelnya 
setelah saman dan larung. rencananya dalam 3 bulan novelnya akan 
terbit. jadi dia merasa masa2 sekarang ini seperti benar2 lagi hamil 
tua, lagi2 di ujung2nya, meneliti kata perkata, kalimat perkalimat, 
cerita dan endingnya. jadi dia merasa ngga bisa diganggu apapun 
kecuali dia sendiri yang minta diganggu hehe...
 
 trus saya minta dia cerita tentang penghargaan prince klause itu. ia 
bilang ia mendapatkan penghargaan itu bukan karena pertimbangan GM 
atau tidak ada faktor GM sama sekali sebab GM waktu itu tidak menjadi 
dewan juri dan belum ada kontak sebelum2nya dg pihak Prince klause. 
baru setelah ayu dapat penghargaan, pihak prince klause intens dan 
merasa cocok dg GM. kata ayu, yang menjadi juri dari Indonesia itu 
Jim Supangkat dan siapa gitu satu orang lagi yang saya lupa namanya. 
Ayu mengira pihak Prince Klause mengenal dirinya setelah ada ulasan 
satu halaman di Herald Tribune yang mengulas tentang karyanya. dari 
situ ia mulai dikontak2 pihak Prince Klause dan kemudian mendapatkan 
penghargaannya. setiap yang mendapatkan penghargaan prince klause 
pasti pihak panitia akan meminta seseorang yang dianggap kenal pada 
si pemenang utk menuliskannya. panitia bertanya ke juri indonesia dan 
mereka kasih nama GM. Nah, makanya GM yang menulis komentar ttg ayu 
di buku
  programnya itu. 
 
 penghargaan untuk ayu ini diserahkan di jakarta, di rumah dubes 
belanda. kebetulan saya juga ikut menghadirinya stelah diingetin dia 
(katanya, keterlaluan kamu nong, kok bisa lupa gitu bow... trus aku 
bilang, abis waktu itu aku masih muda banget jadi banyak urusan 
hehe..). di situ ayu pidato secara spontan dan sangat rendah hati 
bahwa sebenarnya masih banyak sastrawan2 atau org lain yang layak 
mendptkan penghargaan dibanding dirinya. namun terlepas dari itu ia 
mengapresiasi putusan pihak prince klause dan ia senang dan berterima 
kasih krn telah dipercaya mendptkan penghargaan itu. jadi ngga ada 
pidato yang dibuatkan naskahnya sama GM.
 
 nah baru setelah ayu ini, GM menjadi juri di prince klause dan 
selalu mengusulkan orang atau lembaga yang berhak mendapat 
penghargaan misalnya LKIS Jogya yg mendapatkan penghargaan ini di 2 
tahun lalu kalau ngga salah. slamet gundono juga akan diusulkan dan 
mudh2an menang. 
 
 moga email saya berkenan dan bermanfaat untuk sekalian alam hehe...
 
 salam,
 Nong 
 
 ------------ --------- --------- ---
 Yahoo! for Good helps you make a difference
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 __________________________________________________________
 Gesendet von Yahoo! Mail.
 Dem pfiffigeren Posteingang.
 http://de.overview.mail.yahoo.com
 
     
                                       

       
---------------------------------
 Yahoo! for Good helps you make a difference

[Non-text portions of this message have been removed]

--- End forwarded message ---


Kirim email ke