Isi artikelnya dari Kompas.com ini menarik. Sayang, wartawannya males
mencari literatur pembanding yang berbahasa Indonesia. Seharusnya,
istilah essential oil bukan diterjemahkan sebagai minyak esensial,
tetapi menjadi minyak atsiri. 

salam,
edi

--- In [email protected], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/21/22062764/minyak.esensial.seimbangkan.pikiran.
> 
> Minyak Esensial Seimbangkan Pikiran 
>  
> MINYAK esensial lazim digunakan sebagai terapi aroma. Ada banyak
cara untuk menikmati khasiatnya. Selain lewat pemijatan atau sekadar
pengharum ruangan, juga bisa dengan dipakai berendam, sebagai kompres,
semprot, dan sebagainya.
> 
> Dalam buku The Encyclopedia of Complementary Medicine, The Complete
Family Guide to Alternative Health Care disebutkan bahwa minyak
esensial merupakan zat serbaguna. Molekul yang dilepaskan ke udara
adalah sebagai uap air. Ketika uap air yang mengandung komponen kimia
tersebut dihirup, akan diserap tubuh melalui hidung dan paru-paru yang
kemudian masuk ke aliran darah.
> 
> Bersamaan saat dihirup itu, uap air akan berjalan dengan segera ke
sistem limbik otak yang bertanggung jawab dalam sistem integrasi dan
ekspresi perasaan, belajar, ingatan, emosi, serta rangsangan fisik.
Kala digunakan sebagai aplikasi di luar tubuh, minyak esensial
bermanfaat dalam menyeimbangkan kondisi kulit, seperti juga otot dan
organ bagian dalam.
> 
> Yang perlu diingat, minyak esensial tidak bersifat menyembuhkan
seperti layaknya obat-obat kedokteran, tetapi dapat merangsang proses
penyembuhan alami tubuh, menaikkan keseimbangan dan keselarasan dari
energi yang tak kentara pada pikiran dan tubuh. Terapi aroma
menawarkan hasil terbaik bila digunakan secara konsisten dan disertai
dengan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
> 
> Campur Pelarut
> 
> Minyak esensial biasanya dilarutkan dengan zat pelarut seperti
minyak sayur, lotion, atau yang lainnya. Untuk memijat, minyak
esensial sebaiknya dicampur dengan minyak pelarut berkualitas tinggi.
 Banyak minyak yang cocok digunakan sebagai minyak pelarut.
> 
> Minyak almond berperan sebagai minyak pelarut yang ideal karena
ringan, tidak berbau, dan baik. Saat diaplikasikan pada kulit, minyak
akan diserap dan dibawa ke jaringan otot, sendi, dan organ tubuh lainnya.
> Minyak esensial adalah konsentrat yang umumnya merupakan hasil
penyulingan dari bunga, buah, semak-semak, dan pohon. Sayangnya, untuk
mendapat sedikit minyak esensial diperlukan bahan yang cukup banyak.
> 
> Denis Rowley dalam buku Aromatherapy, Recipes and Remedies to
Enhance Your Life menyebutkan bahwa diperlukan 60 ribu daun bunga
mawar agar memperoleh 30 ml minyak bunga mawar. Lalu, untuk
menghasilkan 3 kg minyak lavender diperlukan 100 kg lavender!
> 
> Minyak esensial sangat efektif dan bermanfaat saat dihirup atau
digunakan pada bagian luar. Indra penciuman berhubungan dekat dengan
emosi manusia. Saat aroma dari minyak esensial dihirup, tubuh akan
memberikan respon psikologis.
> 
> Penggunaan minyak esensial tidak boleh terlalu banyak. Dosis yang
terlalu besar dari minyak esensial bisa bersifat racun. Untuk itu,
dosisnya harus sesuai dengan panduan. Contohnya, bila pada resep
diminta hanya tiga tetes minyak esensial, jangan berpikiran kalau
ditambahkan hingga enam tetes akan mendapat manfaat dua kali lipatnya.
> 
> Perlu diingat bahwa minyak esensial yang digunakan mesti 100 persen
asli, bukan aroma wangi-wangian atau esens. Beli minyak esensial dari
produsen maupun merek yang terpercaya. Jangan takut bertanya bila
ingin memastikan minyak yang diinginkan.
> 
> Untuk Keperluan Sehari-hari
> 
> Penggunaan minyak esensial tak selalu untuk pemijatan atau merendam
tubuh. Ada beberapa cara menggunakan minyak esensial yang bisa
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang disebutkan
Denis Rowley dalam buku Aromatherapy, Recipes and Remedies to Enhance
Your Life.
> Bathtub. Isi bathtub dengan air hangat. Tambahkan 4-6 tetes minyak
esensial dan aduk-aduk guna melarutkan minyak tersebut. Rendam tubuh
sedikitnya selama 10 menit.
> 
> Rendam kaki. Tambahkan 4-6 tetes minyak esensial dalam mangkuk besar
berisi air hangat. Masukkan kaki dalam air tersebut selama 15 menit.
> 
> Mandi dengan pancuran. Tempatkan 4 tetes minyak esensial pada gelas
kosong berukuran 100 ml. Saat berada di bawah air pancuran, isi botol
dengan air hangat dan gosok campuran tersebut pada kulit. Pilihan
lain, tambahkan 4 tetes minyak esensial pada spons dan gosok di kulit
saat berada di bawah air pancuran.
> Kompres. Tambahkan 3-6 tetes minyak esensial pada setengah liter
air. Masukkan handuk kecil pada air tersebut dan peras. Lalu, letakkan
handuk tersebut pada wilayah yang diinginkan. Bisa juga untuk
mengompres wajah dengan menambahkan 2 tetes minyak esensial pada satu
mangkuk air hangat. 
> 
> Masukkan kain atau handuk kecil pada air larutan dan peras. Letakkan
pada wajah selama beberapa menit. Ulangi cara tersebut selama tiga kali.
> 
> Hirup. Isi sebuah mangkuk dengan air hangat. Tambahkan 3-6 tetes
minyak esensial. Dengan posisi kepala berada di atas mangkuk, tutup
kepala dengan handuk. Secara perlahan, hirup aroma yang keluar dari
mangkuk tersebut.
> 
> Pijat. Campur minyak esensial yang telah dipilih dengan minyak
pembawa. Campuran yang biasa adalah 5 tetes minyak esensial untuk
setiap 10 ml minyak pembawa.
> 
> Parfum. Campur 2-3 tetes minyak esensial yang berbeda dengan minyak
jojoba untuk menciptakan parfum buatan sendiri.
> 
> Lilin. Nyalakan lilin dan tunggu hingga mulai meleleh. Tambahkan 1-2
tetes minyak esensial pada lilin hangat. Karena mudah terbakar,
sebaiknya jangan sampai terkena api.
> 
> Lampu neon. Teteskan 1-2 minyak esensial pada lampu neon sebelum
dinyalakan. Karena mudah terbakar, jangan meneteskan minyak esensial
saat lampu sudah menyala.
> 
> Sapu tangan. Cipratkan satu tetes minyak esensial pada tisu atau
sapu tangan. Hirup kala diperlukan.
> Spray. Isi botol spray kosong yang bersih dengan air dari sumber
mata air. Tambahkan 3-4 tetes minyak esensial. Semprotkan campuran
tersebut untuk mengharumkan ruangan, memelihara kesegaran wajah dan tubuh.
> 
> Pembakar terapi. Gunakan alat pembakar terapi untuk terapi aroma.
Isi mangkuk dengan air dan nyalakan lilin di bawah mangkuk tersebut.
Tambahkan 6 tetes minyak esensial dama air tersebut.
> 
> Pengharum ruangan. Tambahkan 6 tetes minyak esensial pada mangkuk
kecil berisi air hangat. Letakkan mangkuk di meja atau sudut ruangan.
Biarkan aroma wanginya menyebar ke seluruh ruangan.
> 
> Diana Yunita Sari
> 
> 
>      
____________________________________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke