BUAT YANG MEMANG PEDULI TERHADAP KEBENARAN DAN HARI AKHIR YG SELAMAT
Saya mengusulkan cara jitu yang DAMAI
untuk menyelesaikan setiap Konflik yg saling menyesatkan satu sama yg lain
yaitu MUBAHALLAH (PERANG DOA)
antara MUI vs Ahmadiyah
antara Imam Samodra dkk vs Penentang-nya
...sesuai dgn rujukan di bwh ini:
Qur'an, Surat Ali Imran : 61
61. Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang
meyakinkan kamu), Maka Katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil
anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu,
diri kami dan diri kamu; Kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan
kita minta supaya la'nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta[197].
[197] Mubahalah ialah masing-masing pihak diantara orang-orang yang berbeda
pendapat mendoa kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan
la'nat kepada pihak yang berdusta. nabi mengajak utusan Nasrani Najran
bermubahalah tetapi mereka tidak berani dan Ini menjadi bukti kebenaran nabi
Muhammad s.a.w.
Setelah masing-masing pihak yang saling menyesatkan (saling mengklaim dirinya
yg paling benar), itu sudah berkumpul
dan sudah Ber Mubahallah (melakukan Perang Doa)
maka tinggal ditunggu saja waktu..
saat Allah SWT akan MENGHANCURKAN pihak yang benar-benar SESAT menurut Allah
SWT..
(tdk subyektif menurut diri kita sendiri)
kondisinya saat Ber Mubahallah harus terbuka dan disiarkan secara Nasional,
agar tidak timbul Fitnah..
kesimpulannya tinggal kita menunggu good will (itikad baik semua pihak) untuk
menjaga kedamaian hidup berbangsa, bernegara, tentram dan abadi selama-lamanya..
Maria Magdalena <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hidayatullah.comâ Pernyataan Ketua MPR, Hidayat Nurwahid disampaikan usai
menjadi pembicara dalam diskusi publik di kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI),
Jakarta, Senin (21/4) kemarin. Menurut Hidayat, pilihan pertama yakni, jika
masih ingin disebut bagian umat Islam, mereka harus menegaskan bahwa Mirza
Ghulam Ahmad bukanlah Nabi. Atau, menyatakan sebagai agama lain di luar Islam.
"Kalau Ahmadiyah masih ingin disebut bagian dari umat Islam dengan mengimani
Nabi Muhammad SAW, mereka harus menegaskan dengan seterbuka mungkin kepada
publik bahwa Mirza Ghulam Ahmad bukan nabi mereka, hanya sekadar pendiri, bukan
Nabi, dan tidak pernah menerima wahyu. Mereka harus tegaskan secara sempurna
yang dipersoalkan terkait status Mirza Gulam Ahmad," ujar Hidayat kepada
wartawan.
Namun, lanjut Hidayat, jika pilihan itu sulit dipenuhi, dalam artian tetap
ngotot meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi, pengikut Ahmadiyah
dipersilahkan menyatakan diri sebagai agama lain yang bukan Islam.
"Itu bertentangan dengan prinsip agama Islam. Kalau ngaku muslim yah ikutilah
prinsip ajaran dalam Islam. Tapi kalau mereka ngotot demikian, nyatakan saja
bahwa kami memang tidak Muslim kok. Nyatakan bahwa kami adalah agama lain.
Kalau mereka menyatakan itu, orang Islam pun akan menghormati," sambung mantan
Presiden PKS ini.
Politisi asal Klaten, Jateng ini menegaskan, setiap agama punya ideologi yang
harus dihormati. Umat Islam pun sangat menghormati pemeluk agama lain. "Jika
menyatakan bukan Islam dan punya Tuhan yang lain, orang Islam pun menghargai
Tuhan yang diyakini pemeluk agama lain," sambung Hidayat.
Jika pengikut Ahmadiyah sudah memilih satu dari dua opsi tersebut, Hidayat
menegaskan, tidak akan ada alasan bagi pihak manapun untuk mempersoalkan
keberadaan Ahmadiyah di Indonesia.
Hidayat juga mengimbau penegak hukum agar lebih dulu menegakkan hukum agar
masyarakat tidak melakukan penghakiman jalanan. Agar rakyat tidak anarkis di
jalanan, penegak hukum harus lebih dulu menegakkan hukum itu supaya rakyat
tidak menjadi marah.
Ia juga menyebut bahwa persoalan HAM di Indonesia adalah khas. "HAM di
Indonesia mengenal pembatasan yang dilakukan demi kepentingan HAM yang lain
demi ketertiban hukum. Misalnya pasal 28, jangan hanya dibaca a atau c saja,
tapi yang lain dalam pasal itu. Tidak benar konstitusi dibaca
sepotong-sepotong," ujarnya. [psdn/www.hidayatullah.com]
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]