berita memang bs dimanipulasi oleh media, selama ini barat mendominasi media demi kepentingan mereka. Membiaskan kebenaran sehingga mereka selalu seolah-olah di pihak yg benar, yg lain selalu di pihak yg salah, mereka selalu menjadi HERO, yg lain adalah ZERO, mereka adalah pahlawan sedangkan orang lain adalah teroris. Nuklir sangat baik utk mereka tp tidak baik utk orang lain, menghujat islam adalah kebebasan berekspresi tp mempermasalahkan holocaust adalah tindakan pidana. Beginilah keadilan versi barat, versi penjahat.
Hidayatullah.com—Pernyataan ini disampaikan Mahathir Mohammad dalam pidatonya di Imperial College, London, Inggris seperti sebagaimana dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/4) kemarin. Menurut Mahathir, pemimpin-pemimpin Barat seperti Presiden AS George W Bush, mantan PM Inggris Tony Blair dan mantan PM Australia John Howard harus diadili atas kejahatan perang di Iraq. Dalam pidatonya, Mahathir mengatakan trio tersebut harus diadili oleh pengadilan internasional atas peran mereka dalam konflik di Iraq. Demikian menurut juru bicara Ramadhan Foundation, kelompok Islam yang mengorganisir event tersebut. Juru bicara tersebut, Mohammed Shafiq mengatakan, acara di London tersebut merupakan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengajukan berbagai pertanyaan mengenai kejahatan perang dan situasi internasional. "Dia (Mahathir) bilang orang-orang harus berhenti saling membunuh dan menggunakan arbitrasi, negosiasi dan diskusi sebagai alternatif kekerasan, perang dan pembunuhan," tutur Shafiq. Lebih dari 450 orang mendengarkan pidato Mahathir. Namum dalam acara itu, Mahathir tidak mau membicarakan ataupun menjawab pertanyaan para mahasiswa mengenai situasi politik di Malaysia. [afp/dtc/www.hidayatullah.com]

