Kalau memang betul, mungkin perlu boikot Aqua....!!!
--- On Fri, 7/11/08, Koran Digital <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> From: Koran Digital <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [Koran-Digital] Air di Bogor Tersedot PT Aqua?
> To: "Koran Digital" <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Friday, July 11, 2008, 9:45 AM
> Jumat, 11 Juli 2008 00:01 WIB
> Air di Bogor Tersedot PT Aqua?
>
> Sebentar lagi Kabupaten Bogor akan memilih pemimpin yang
> baru. Namun,
> harapan yang paling logis disampaikan Perhimpunan
> Masyarakat Desa
> Indonesia (PMDI) wilayah Jawa Barat adalah bagaimana
> pemimpin di
> Kabupaten Bogor dapat menjaga kelestarian alam.
> Hal itu dikatakan Capt. Ardinor Alex M Mar dalam sambutan
> silaturahim
> pengurus di Vila Sido Mukti, Kawasan Wana Wisata Air
> Terjun, Curug
> Nangka, Ciapus, Bogor.
> Wajar dikatakan Alex selaku Ketua I DPP PMDI Jakarta. Di
> sepanjang
> jalan Bogor, ia melihat kegersangan, Minggu (29/6) lalu.
> Sungai-sungai
> kering tak berair, hanya terlihat batu-batuan tanpa ada air
> yang
> mengalir.
> Sementara itu, di Jalan Sukabumi Raya, sekelompok warga
> yang dipimpin
> Stanley memprotes truk-truk besar milik Aqua yang membuat
> macet
> transportasi. Bukan saja bikin macet, kata Stanley, tapi
> juga merusak
> badan jalan karena truk-truk besar dan merusak aspal. Tokoh
> muda yang
> juga ketua pandu, sayap dari Partai Pelapor, mengatakan
> Aqua telah
> mengambil air pegunungan salak terlalu besar dari izin.
> Bila kuota
> cuma 900 juta liter per tahun, kenyataannya hingga 2,5
> miliar liter
> air disedot Aqua. Itulah yang membuat rusak. Jadi, wajar
> bila air pun
> tidak mengalir di sungai seperti yang diherani Alex dan
> rekan-rekannya
> di Vila Sido Mukti.
>
> Hans Suta Widhya
> [EMAIL PROTECTED]
>