Salam Mas Satrio kini Aqua dengan anak perusahaannya Tirta Investama akan menyedot air di kampung saya. Kemarin saya udah posting juga di milis ini. Masyarakat, Pemuda Himpunan Pelajar dan Mahasiswa juga tokoh masyarakat menolaknya. Namun bola panas ada di tangan DPRD Kabupaten Serang. Karena Investama sudah membangun padahal AMDALnya belum mas. Thanks Aji Setiakarya www.setiakarya.wordpress.com 081808037115 Mohon baca juga postingan saya.
--- On Fri, 7/11/08, Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [ppiindia] Re:Air di Bogor Tersedot PT Aqua? To: "ppiindia" <[email protected]>, "news Trans TV" <[EMAIL PROTECTED]>, "jurnalisme" <[EMAIL PROTECTED]>, "warta-lingk" <[EMAIL PROTECTED]>, "Forum Kompas" <[EMAIL PROTECTED]>, "technomedia" <[EMAIL PROTECTED]>, "netsains sains" <[EMAIL PROTECTED]>, "HMI Kahmi Pro Network" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Friday, July 11, 2008, 6:00 AM Kalau memang betul, mungkin perlu boikot Aqua....!!! --- On Fri, 7/11/08, Koran Digital <korandigital@ gmail.com> wrote: > From: Koran Digital <korandigital@ gmail.com> > Subject: [Koran-Digital] Air di Bogor Tersedot PT Aqua? > To: "Koran Digital" <koran-digital@ googlegroups. com> > Cc: [EMAIL PROTECTED] com > Date: Friday, July 11, 2008, 9:45 AM > Jumat, 11 Juli 2008 00:01 WIB > Air di Bogor Tersedot PT Aqua? > > Sebentar lagi Kabupaten Bogor akan memilih pemimpin yang > baru. Namun, > harapan yang paling logis disampaikan Perhimpunan > Masyarakat Desa > Indonesia (PMDI) wilayah Jawa Barat adalah bagaimana > pemimpin di > Kabupaten Bogor dapat menjaga kelestarian alam. > Hal itu dikatakan Capt. Ardinor Alex M Mar dalam sambutan > silaturahim > pengurus di Vila Sido Mukti, Kawasan Wana Wisata Air > Terjun, Curug > Nangka, Ciapus, Bogor. > Wajar dikatakan Alex selaku Ketua I DPP PMDI Jakarta. Di > sepanjang > jalan Bogor, ia melihat kegersangan, Minggu (29/6) lalu. > Sungai-sungai > kering tak berair, hanya terlihat batu-batuan tanpa ada air > yang > mengalir. > Sementara itu, di Jalan Sukabumi Raya, sekelompok warga > yang dipimpin > Stanley memprotes truk-truk besar milik Aqua yang membuat > macet > transportasi. Bukan saja bikin macet, kata Stanley, tapi > juga merusak > badan jalan karena truk-truk besar dan merusak aspal. Tokoh > muda yang > juga ketua pandu, sayap dari Partai Pelapor, mengatakan > Aqua telah > mengambil air pegunungan salak terlalu besar dari izin. > Bila kuota > cuma 900 juta liter per tahun, kenyataannya hingga 2,5 > miliar liter > air disedot Aqua. Itulah yang membuat rusak. Jadi, wajar > bila air pun > tidak mengalir di sungai seperti yang diherani Alex dan > rekan-rekannya > di Vila Sido Mukti. > > Hans Suta Widhya > [EMAIL PROTECTED] com > [Non-text portions of this message have been removed]

