Berusaha dengan wajar, sabar dan berdoa dengan sungguh, insya'Allah Pak Satrio sekeluarga bakal mendapatkan yang diidamkan dalam dialog tersebut.
Wassalam, :) ----- Original Message ----- From: Satrio Arismunandar To: [email protected] ; jurnalisme ; Forum Kompas ; news Trans TV ; pantau ; AJI INDONESIA ; naratama naratama ; kampus tiga ; student EMBA ; Begundal Salemba ; warta-lingk ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Etalase Indonesia ; technomedia ; netsains sains ; HMI Kahmi Pro Network Sent: Monday, July 21, 2008 5:30 PM Subject: [ppiindia] Essay - Saya, Istri, dan Honda CRV Essay – SAYA, ISTRI, DAN HONDA CRV Oleh Satrio Arismunandar Saya baru saja mau berangkat ke kantor, pagi itu, ketika istri saya membuka-buka halaman otomotif di Harian Kompas (17 Juli 2008), sambil berkomentar. Maka terjadilah dialog seperti di bawah ini: Istri: Mas, udah lihat Mercedez Benz SL-350 di pameran mobil IIMS 2008? Keren banget deh. Lebih keren dari BMW atau Audi. Gimana ya kalau kita beli satu? Saya: Kamu kan tahu, saya itu nggak demen mobil sedan. Saya senangnya tipe SUV, sport utility vehicle. Kesannya jantan dan macho gitu lho Istri: Jadi, kalau mau pilih SUV, Mas senengnya SUV yang mana? Saya: Nah, ada yang bagus nih. Volkswagen Tiguan 2.0 TDI. Model baru, adiknya VW Touareg. Saingannya Nissan X-Trail, Honda CRV, Ford Escape, Suzuki Grand Vitara, dan BMW X-3. Istri: Wah, kalau SUV kan boros bensin, Mas? Saya: Belum tentu. Mobil SUV generasi baru udah hemat BBM kok. Kan pengoperasiannya serba komputer dan udah transmisi otomatik. All-New Honda CRV dan All-New Nissan X-Trail, misalnya, itu lumayan hemat BBM lho! Istri: Tapi bentuknya kan bongsor, Mas. Kalau saya yang pake buat belanja, cari parkirnya susah. Mendingan beli sedan aja, Mas. Nggak usah yang terlalu mewah deh. Terlalu mencolok. Nggak enak sama tetangga. Sekelas Honda Accord juga nggak apa-apa. Saya: Ya..ya.. ya..suka-suka kamu aja deh! Diskusinya entar aja disambung. Saya harus cepat-cepat ke kantor nih. Entar terlambat lagi. Istri: Iya deh. Tapi jangan lupa ya, Mas! Saya: Jangan lupa apa? Istri: Nanti, tolong ke koperasi kantor. Tanyain, bisa nggak kita kas bon dulu. Soalnya kemarin orang PLN nelepon. Katanya, kalau kita terus nunggak, nggak bayar tagihan, minggu depan listrik kita bisa diputus! Depok, 20 Juli 2008 NB: Kata orang pintar salah satu ciri orang yang dewasa, matang, dan bijaksana adalah kemampuan untuk menertawakan diri sendiri, dan selalu bisa tersenyum dalam kondisi apapun. No virus found in this incoming message. Checked by AVG - http://www.avg.com Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.5.3/1564 - Release Date: 21-7-2008 6:42 [Non-text portions of this message have been removed]

