Tulisan ini
terinspirasi dari debat terbuka yang di adakan oleh TV Al-Jazeera pada
28 Februari 2006 lalu, yang mempertemukan Wafa Sultan, seorang Psikolog
dan Muslim asal Amerika yang berdarah Arab dengan seorang Imam bernama Dr.
Ibrahim Al-Khouli yang juga berdarah Arab. Mereka berdebat secara
terbuka tentang posisi agama Islam di Abad ke 21 ini dengan tema: A clash
between the Middle Ages and the 21st Century (Pertentangan antara Abad
Pertengahan dengan Abad ke 21)
Wafa Sultan (sekuleris): Dunia patut
berterima kasih pada Yahudi atas penemuan dan kemajuan sains yang
mereka capai pada abad ke 19 dan 20 ini. Sekira 15 juta orang Yahudi
tersebar di seluruh dunia, bersatu dan memenangkan hak mereka lewat
banting tulang dan memeras otak mereka.
Sultan: Anda itu manusia heteric, penghina agama, dan tidak ada gunanya
berdebat dengan Anda karena anda telah menghina Islam rasul dan Quran.
MENTALITAS ISLAM ABAD 21 VERSUS
PERTENGAHAN
Klik lengkapnya di web Aceh Institute http://id.acehinstitute.org
[Non-text portions of this message have been removed]