Salam,

Demokrasi adalah hak untuk menyatakan pendapat
Demokrasi adalah hak agar pendapatnya didengar
Meskipun pendapatnya asal mangap

Yang bermasalah adalah 
kenapa pendapat asal mangap diperdengarkan
kenapa ada orang yang memperdengarkan pendapat asal mangap
Apakah memang sudah terbiasa asal memperdengarkan
dan asal mangap juga?!

Wassalam,


Dimas. 


--- In [email protected], "dedebharata" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Aneh juga, Satrio yang berkualitas tinggi pasang badan memposting 
> berita putar balik fakta. Jelas-jelas fakta di persidangan 
menyatakan 
> Amrozi dkk terbukti melakukan pemboman. Tetapi berita ini hanya 
> ungkap versi Basyir saja. Versi jurnalisme ludah. 
> Satrio seperti tidak bisa tutupi kecintaan pada khilafah. Basyir 
yang 
> anti-kemanusiaan pun dia beri ruang sangat luas untuk berdongeng 
> tentang khilafah.
> Soal media suara islam ini tak usahlah dibahas. apa lagi mau 
dikata? 
> kalau logika sudah dicampak ke keranjang sampah maka motto "asal 
> Islam berbalas surga" pun bergema. Membunuh pun asal Islam 
balasannya 
> surga.
> 
> puji Allah    
> DB
>  
> --- In [email protected], Satrio Arismunandar 
> <satrioarismunandar@> wrote:
> >
> > 
> > Terkait rencana eksekusi terpidana bom bali 
> > http://www.youtube.com/watch?v=DWN3IwXFlIg
> > ---------------------------------------------------------------
> > Abu Bakar Ba'asyir : 
> > Pemerintah Dzolim Jika Menghukum Mati Amrozi Cs 
> > Wednesday, 30 July 2008
> > 
> > Ketua Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Baasyir menilai 
> pemerintah Indonesia sangat dzolim jika jadi mengeksekusi mati para 
> pelaku bom bali I. Hal ini dikarenakan pemerintah memberikan 
hukuman 
> yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan Amrozi Cs. 
> Pemerintah dianggap hanya melihat kasus tersebut secara kasat mata. 
> Padahal menurutnya, pada kasus Bom Bali I semestinya dilihat siapa 
> sebenarnya yang memiliki bom yang meledak pada waktu itu.
> > 
> > "Semua ahli bom baik dalam maupun luar negeri menyatakan bom yang 
> meledak dan sampai membunuh banyak orang itu sebenarnya bukan bom 
> biasa tapi mikronuklir," katanya dalam sebuah video yang 
> dipublikasikan lewat internet di situs youtube.com. Video tersebut 
> tercatat dirilis Sabtu (26/7) oleh seseorang yang menggunakan 
> username rofiq1924.
> > 
> > Abu Bakar Baasyir meragukan bahwa Amrozi Cs dapat membuat bom 
yang 
> memiliki daya ledak sebesar itu. Seraya mengutip pernyataan ahli 
bom 
> dari Australia yang mengatakan bahwa kalau ada orang yang percaya 
> bahwa Amrozi bisa membuat bom seperti itu bukan orang bodoh, tetapi 
> idiot.
> > 
> > Ustadz yang pernah ditahan di dalam penjara karena kasus imigrasi 
> ini mengaku pernah berdebat dengan pihak kepolisian. "Kalau polisi 
> percaya Amrozi bisa membuat bom seistimewa seperti itu mestinya 
bukan 
> ditahan tetapi menjadi penasehat militer, dijadikan dosen di 
sekolah 
> militer mengajari untuk membuat bom tersebut," ujarnya.
> > 
> > Abu Bakar Baasyir sepakat jika Amrozi Cs dihukum karena 
> kesalahannya melakukan pengeboman yang mengakibatkan kerusakan dan 
> luka-luka. Namun, ia tetap tidak percaya jika bom milik Amrozi bisa 
> membunuh orang. Abu Bakar Baasyir mencurigai bom yang meledak itu 
> milik CIA.
> > 
> > Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki Solo ini khawatir jika 
pemerintah 
> Indonesia yang tidak takut Allah tapi takut pada George W. Bush ini 
> nekad mengeksekusi mati Amrozi Cs akan mengakibatkan bala' (bencana 
> besar) yang ditimpakan oleh Allah SWT. 
> > 
> > Menurutnya, Amrozi Cs bukanlah teroris namun justru kontra 
teroris. 
> Mereka merupakan mujahid yang membela Islam dan kaum musliminin 
dari 
> teror AS dan kawan-kawannya, hanya saja langkah mereka melakukan 
> pengeboman itu keliru. 
> > 
> > "Kalau tetap nekad mengeksekusi, jangan orang Islam yang ditunjuk 
> jadi regu tembak eksekusi," ujarnya menasehati Kapolri. Ia 
> mengkhawatirkan jika orang Islam yang melakukan eksekusi akan 
> mengakibatkannya murtad karena membunuh seorang pejuang 
Islam. "Tapi 
> saya anjurkan mundur saja, jangan nekad mengeksekusi. Saya khawatir 
> ada bala' dari Allah kalau tetap nekad. Saya sudah memperingatkan!" 
> pungkasnya.
> > 
> > [ihsan/www.suara-islam.com]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >       
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>


Kirim email ke