http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/17/18064477/cewek.perokok.gampang.stroke
.

*Cewek Perokok Gampang Stroke*


BILA Anda seorang wanita muda perokok, bersiaplah menghadapi suatu ancaman
kesehatan yang mengerikan. Anda akan dibayangi risiko kematian akibat stroke
yang berlipat ganda.

Seperti dilaporkan journal Stroke yang diterbitkan American Heart
Association, perempuan muda pecandu rokok berisiko lebih dari dua kali lipat
mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bahkan pada wanita
yang termasuk kategori pecandu berat, risiko stroke melonjak lebih tinggi
yakni hingga mencapai sembilan kali lipat.

Para peneliti dari University of Maryland School of Medicine mengungkapkan
indikasi tersebut setelah melakukan riset mengenai risiko stroke di antara
wanita perokok berusia 15 hingga 49 tahun.

Hasil riset menunjukkan wanita perokok memiliki kecendenrungan 2,6 kali
lipat mengalami stroke dibandingkan non-perokok. Menurut pimpinan riset, Dr.
John Cole, wanita dengan konsumsi rokok paling banyak menghadapi ancaman
risiko paling tinggi mengalami serangan yang dapat menimbulkan kelumpuhan
dan kematian ini.

Seabagai contoh, wanita yang menghabiskan rata-rata 21 hingga 39 batang
rokok setiap hari tercatat memiliki risiko stroke 4,3 kali lebih tinggi
ketimbang non-perokok. Sedangkan mereka yang menghisap sekitar 40 batang
atau sekitar dua bungkus per hari, risiko mengalami stroke bisa mencapai 9,1
kali lipat ketimbang non-perokok.

Cole menegaskan hasil riset ini merupakan bukti nyata lainnya bahwa rokok
dapat memicu risiko terjadinya stroke yang juga dikenal sebagai silent
killer. Namun ia tidak menjelaskan bagaimana risiko stroke dapat dipengaruhi
jumlah batang rokok yang dihisap seseorang.

Stroke biasanya menyerang pada kelompok usia yang lebih dua ketimbang
populasi penelitian ini tetapi riset ini menunjukkan bahwa pada kalangan
remaja atau wanita muda pun risiko stroke meningkat sangat tajam.

Dalam riset ini, para ahli menganalisis catatan kesehatan dari 466 wanita
yang mengalami serangan stroke dan 604 wanita lainnya yang belum mengalami
stroke pada kelompok usia, ras dan etnis yang sama. Menurut data penelitian,
sekitar seperempat wanita di AS usia 18 hingga 24 tahun adalah perokok
aktif, dan Cole berencana akan mengembangkan riset sama dengan memfokuskan
risiko stroke pada pria kelompok usia muda.

AC
Sumber : yahoo


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke