kasihan sekali om dimas ini, bukannye makin sadar malah makin ngelindur haha ksurupan ya om dah panjang2 arahnya ga jelas, OFF TOPIC! blajar cara berdiskusi yg baik & benar dlu dech hehe
so...menurut Alquran & AsSunnah, surga memang monopoli muslim (beriman & beramal soleh) khan? ditunggu sanggahannya, tp jgn cuap2 aje ye, menuh2in inbox ane aje ----- Original Message ---- From: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, August 21, 2008 2:32:59 PM Subject: [ppiindia] Re: Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali Engineer) Baca ini baik-baik, Tung. Ini memang zaman gila! Gimana gak gila? 13% komunitas Islam Arab yang hidup di gurun pasir bisa mendikte 87% muslim di seantero dunia. Seolah-olah Islam yang benar Islam yang Arab gurun. Islam Kesukuan (tribal) model Wahabi yang enteng mengkafirkan dan memusuhi "suku" lain. Susah payah Wali Songo berdakwah dan men-Jawa-kan Islam, meng- Indonesiakan Islam, membumikan Islam, tiba-tiba muncul bahlul-bahlul seperti Abu Bakar Baasyir (MMI), Ismail Yusanto (HTI), Munarman (FUI), Gogon (KISDI) dan Habieb Riziek (FPI), Adian Husaini (Hidayatullah) menyebarkan Islam sangar, Islam preman dan Islam brutal. Ini Zaman edan!! Muslim, Islam, kutipan AL Quran dan Hadist itu bisa sama, bisa beda, Tung. Imam Samudra itu selalu mengutip Qur'an dan Hadist tapi dia spikopat bukan muslim. Ryan yang guru ngaji itu mengajarkan Al Quran dan mestinya selalu mengutip hadist, tapi dia kan nggak Islami. Juga guru ngaji yang menyodomi murid-muridnya di Banten, tempo hari juga gitu.. Jangan picik, ya. Cerdasan dikit. Islam, Muslim, Al Quran dan Hadist itu nggak sesederhana yang kamu pikir. Ada kisah di awal abad 20-an, seorang ulama Mesir kondang jalan-jalan ke Prancis. Terus setelah pulang balik ke Tanah Air, dia bilang begini: "Di Paris saya melihat Islam, meski tidak bertemu muslim. Di Mesir saya ketemu banyak muslim, tapi tidak melihat Islam.." Mudah-mudahan kamu paham. Ini rada "tinggi" buat otak kamu, memang. Mudah-mudahan kamu lagi gak lupa minum obat. Jaga kewarasan, ya, Tung!! Sekali lagi ini zaman gila, Tung! Bagaimana gak gila, ada segerombolan orang yang ngaku taat agama begitu marah dan ngamuk melihat orang lain memuji Tuhan? Orang judi digerebeg pantes, orang zina digerebeg pantes, orang nyepet heroin digerebeg pantes. Lha memuji Tuhannya? Di mana "Bagiku agamaku, bagimu agamamu?" Ke laut Arab? Segala macam SKB itu, yang buat alasan `kan cuman bisa-bisaannya teman lu yang picik itu, Tung. Sama seperti SKB yang menzalimi Ahmadiyah. Puluhan tahun, dari zaman Amerika belum ke sini, Ahmadiyah sudah di sini. NU dan Muhamadiyah nggak pernah ganggu, tiba-tiba teman lu Arab-arab bahlul main larang main gropyok. Pokok soalnya, adalah iri dengki yang meresap dalam di hati Cs lu, Tung. Kamu beragama dengan kebencian, dengan memandang umat lain sebagai musuh. Mencari-cari pembenaran, dengan segala cara, untuk merajam umat lain. Bagaimana kamu mengangungkan Tuhan, tapi benci dan iri melihat umat lain memuji Tuhan? Mestinya Tuhan yang sama. Memangnya ada berapa Tuhan di alam jagat ini? Lu tahu, kan, sesama pemain bola di kampung malah ngajak turnamen di kampung lain (tarkam). Pemain band di satu kampung ngajak "jam session" dan mentas bareng ke kampung lain. Kenapa sesama penganut agama saling mencari kesamaan untuk bekerjasama, sama-sama membersihkan kemaksiatan, karena narkoba dan alkohol, lingkungan kotor, juga dilarang sama Islam dan Kristen. Kok ini sesama umat beragama, malah menggerebeg? Takut terpengeruh dan pindah agama? Kamu nggak pe-de amat?! Islam lu tipis amat. Cuman karena sekarung beras sama indomie aja pindah agama? Di mana teman-teman lu, ustad-ustad fanatik yang rajin dakwah itu. Nguber amplop doang sama Islam koruptor yang ingin mencuci dosa, ninggalin umatnya yang susah dan keleleran? Jadi bener ya kata Gus Dur, alias K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyebut kelompok Islam Wahhabi sebagai kelompok Islam yang memiliki rasa rendah diri yang sangat tinggi. Kelompok ini kemudian menutupi rasa rendah dirinya dalam bentuk mental mudah tersinggung, gampang mengkafirkan orang, dan aksi-aksi kekerasan. Mereka menganggap diri dan kelompoknya lah yang memiliki otoritas kebenaran sejati. Kelompok- kelompok lain adalah kafir, penghuni neraka, dan kalau perlu harus dimusuhi bahkan dibasmi. (selengkapnya http://islamlib. com/id/artikel/ rendah-diri- kaum-wahhabi/) Gua dari kecil sudah sekasur dan seketiduran sama Katolik Cina, berteman sama orang Sunda yang nggak ninggalin shalat tahajud, sekarang sekantor berhadapan dengan Batak-batak dan Menado Protestan. Nggak kepikiran gua pindah agama? Buat gue nggak ada keraguan sedikit pun. Bahwa dalam hal maling teriak maling, LUU... malingnya, Tung! Dimas. -- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si pitung <sipitung68@ ...> wrote: > > memang jaman sekarang, jaman wes eudan, udh tahu dirinya maling eh malah teriak maling ya bgitulah manusia-manusia yg mengaku muslim di komunitas TUK. > Semua bakul jamu, memang mengaku obatnya nomor satu, tiap konsumen harus teliti dlm mengkonsumsi jamu tsb, yg terpenting adalah khasiatnya, liat hasilnya. > Nah, selayaknya seorang muslim berkata-kata sesuai dg dalil yaitu AlQuran & AsSunnah, tidak layak seorang muslim berkata-kata ttg surga, tanpa dalil Alquran & asSunnah, entah dalil mana yg menjadi rujukan, mungkin bisikan syetan. Yah itulah ciri-ciri manusia-manusia yg mengaku beragama islam hanya di bibirnya, nama islam dijadikan komoditi utk kesenangannya belaka, nama islam dijadikan penghias, entah apakah dg nama-nama islami, mereka bs mendapat beasiswa dari amerika atau penghasilan dari LSM-LSM asing, entahlah..maka jgn heran mereka yg menggunakan nama-nama islami tp perkataan mereka sama sekali tdk islami. Bayangkan, berbicara ttg surga-neraka, mereka sama sekali tdk menggunakan dalil Alquran & AsSunnah, masuk akal kah? tentu tidak masuk akal bagi orang-orang yg msh menggunakan akalnya. > > Pemikiran orang-orang yg mengaku muslim di bibirnya ini, pandangan orang-orang yg menghiasi dirinya dg nama-nama islami ini, begitu cinta dg duniawi, lihatlah! tema bahasan ttg 'surga bukan monopoli muslim', mengapa mereka cuap-cuap ttg kesuksesan bangsa barat & asia timur? apakah mereka tdk tahu bahwa kejayaan setiap bangsa dipergilirkan layaknya roda? lalu apa hubungannya? apakah mereka tdk sadar bahwa barangsiapa yg berusaha, belajar, bekerja akan memetik hasilnya, tdk pduli apakah orang itu kafir ataupun muslim, itulah sunnatullah yg bekerja menurut hukum tarik menarik, apakah mereka kaum yg tdk berakal? apakah mereka menyangka bahwa islam hanya mengurusi masalah akherat saja? ah betapa bodohnya mereka.. > > Dan , ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali". QS2:126 > > apakah orang-orang yg menghiasi namanya dg nama islami tdk tahu bahwa hanya surgalah sesungguhnya kemenangan yg besar? apakah mereka tdk sadar bahwa dunia diciptakan bkn utk dinikmati selamanya oleh manusia? apakah mereka tdk mengetahui bahwa dunia hanyalah tempat senda gurau & permainan belaka? dunia yg fana pasti akan mereka tinggalkan, entah dunia yg meninggalkan mereka, atau mereka yg meninggalkan dunia, itu kepastian yg tdk akan mampu dielakkan. > > Lucu nan menggelikan, mereka sudah off-topic! Ashgar ali yg engineer mengutip alquran utk menguatkan prasangkanya bahwa surga bukan monopoli muslim. Ternyata Ashgar ali terlalu berprasangka, akalnya tdk cukup mampu menerangkan tema bahasannya sendiri, kasihan sekali...akhirnya pendukung2 mereka menjadi panik, putus asa lalu cuap-cuap mengoceh spt orang kesurupan, aduh kasihan sekali, akal mereka sdh hilang... > > ironis bukan, nama islami tp perkataannya tdk islami...mereka alergi mengutip ayat, sekalinya mereka nekad mengutip ayat, mereka ngawur & semaunya sendiri, pdhl mereka sedang berbicara ttg surga, dalil apa yg akan mereka gunakan selain Alquran & asSunnah? ternyata mereka sedang mendemontrasikan hasil pendidikan kurikulum syetan, sdh selayaknya mereka mencopot nama islami yg mereka catut. > > Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian ," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang- orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. QS2:8-9 > > -bang pitung- > > > ps: non muslim berhak pula mempunyai dalil ttg surga-neraka sendiri, itu haknya masing-masing. Untukku agamaku untukmu agamamu...Alquran mengajarkan pluralitas tp sama sekali tdk mengajarkan pluralisme.. Tema ini lebih cocok utk komunitas TUK & simpatisannya yg berpaham amerikanis dg MUSLIM yg berpaham ahlus sunnah wal jamaah sesuai dg Alquran & Assunnah. > > > > ----- Original Message ---- > From: Ahmad Badrudduja <ahmadbadrudduja@ ...> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > Sent: Wednesday, August 20, 2008 10:31:45 PM > Subject: Re: [ppiindia] Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali Engineer) > > Ini khas pandangan kaum fundamentalis dalam semua agama. Semua kaum fundamentalis mengaku agama mereka paling baik, paling unggul, paling lengkap, paling syamil, paling kamil, dan paling paling yang lain. > > Semua bakul jamu memang selalu bilang obatnya nomor satu. Sebagai "konsumen" kita tak usah terkecoh oleh ocehan bakul jamu. Kalau mau menilai jamu, ya liat khasiatnya, liat hasilnya. > > Sekarang kita liat, bangsa-bangsa yang dituduh "kafir" oleh kaum fundamentalis itu bagaimana preformance mereka dalam kancah dunia saat ini? > > Sekarang ini, keajaiban ekonomi baru lahir sebagian besar dari negeri-negeri non-Muslim di kawasan Asia. Mana sumbangan umat Islam yang katanya agamanya paling benar itu dalam penemuan-penemuan sains modern saat ini? Siapa yang paling unggul dalam pengumpulan medali selama Olimpiade Beijing sekarang ini? Bagaimana pertumbuhan ekonomi di negeri-negeri Islam sekarang di dibanding dengan negeri naga Asia yang non-Muslim itu? > > Orang-orang kayak Nizami ini paling-paling akan menjawab, soalnya Islam tidak menguasai dunia melalui sistem khilafah sih? Coba kalau Islam menguasai dunia, pasti negeri-negeri Islam memperlihatkan prestasi besar seperti zaman khilafah dulu. > > Emangnya kesuksesan Cina dan India sekarang ini tergantung pada kemampuan mereka menguasai dunia. Kalau mau menguasai dunia, ya buktikan dulu dengan kerja keras, jangan mimpi mendirikan khilafah. > > Atau orang kayak Nizami ini akan bilang: sukses duniawi tak ada artinya dibanding rida Allah SWT. Yang dibutuhkan umat Islam adalah mendapatkan kebahagiaan ukhrawi. > > Kalau mindset itu yang dipakai, silahkan saja umat Islam akan tertinggal terus dan menjadi olok-olok dunia. > > Jadi, silahkan saja umat Islam terus-terusan mengutip ayat tentang keunggulan agama Islam. Emangnya banga-bangsa dunia peduli pada ayat- ayat itu kalau tanpa bukti nyata. > > Atau, penjelasannya bisa begini. Karena umat Islam kalah di segala bidang kehidupan duniawi sekarang ini, mereka lalu lari ke ayat-ayat yang serba self-glorifying. Persis dengan priyayi Jawa yang sudah jatuh miskin sambil mengingat kejayaan budaya Jawa masa lampau. > > Bangsa-bangsa Islam memang mempunyai sumbangan besar dalam peradaban dunia di masa lampau. Yang mempunyai masa lampau yang gemilang bukan hanya Islam. Bangsa Cina, India, Yunani, Mesir, Persia dan sebagainya, semuanya memiliki kejayaan masa lampau. Tetapi kejayaan masa lampau tak punya arti apa-apa kalau tanpa kerja keras pada hari ini. > > Wahai kaum fundamentalis Musilim, bangunlah dari tidur. Jangan mimpi terus nginget masa lampau, jangan hanya menepuk dada dengan mengutip-ngutip ayat terus, tanpa bukti nyata. Berhentilah kalian menjadi olok-olok dunia! > > AHMAD > > > > > > --- On Tue, 8/19/08, A Nizami <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: > From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED] .> > Subject: Re: [ppiindia] Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali Engineer) > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > Date: Tuesday, August 19, 2008, 5:05 PM > > > > > > > > > > > > Sebagai Muslim lebih baik kita percaya kepada wahyu Allah yang tercantum dalam Al Qur'an ketimbang pendapat begundal- begundal Islam Liberal. > > > > "Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam." [Al Baqarah:132] > > > > Agama yang diridhai Allah hanya Islam: > > > > "Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." [Ali Imran:19] > > > > "Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku- Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." [An Nuur:55] > > > > " Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu " [Ali Maa-idah:3] > > > > Tidak diterima agama selain Islam: > > > > "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." [Ali Imran:85] > > > > Baca selengkapnya di sini: > > http://syiarislam. wordpress. com/2007/ 09/13/islam- agama-yang- diridhai- allah-swt/ > > > > === > > Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta > > Informasi selengkapnya ada di: > > http://www.media- islam.or. id > > > > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel > > Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com > > > > --- On Tue, 8/19/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote: > > > > > From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> > > > Subject: Re: [ppiindia] Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali Engineer) > > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > > > Date: Tuesday, August 19, 2008, 2:10 AM > > > agak mengejutkan memang, ternyata MGR yg merupakan salah > > > satu dari sekian gelintir 'corong' liberal di > > > indonesia agak menjadi pemalu pasca > > > insiden monas. > > > biasanya orang ini sangat vokal menelurkan pikiran2nya yg > > > sebenarnya copy paste > > > dari orientalis2 barat, nenek moyangnya. > > > agaknya MGR msh trauma utk menulis, utk sementara orang ini > > > hanya 'mampu' > > > mengirim artikel, persis sama kelakuannya dg radityo si > > > raja media. > > > yuk kita lihat seberapa 'fresh' pemikiran dari > > > orang india liberal satu ini yg > > > artikelnya dikopas oleh pemikir muda MGR. > > > > > > ----- > > > Original Message ---- > > > From: MGR <[EMAIL PROTECTED] com> > > > To: jurnalperempuan@ yahoogroups. com > > > Sent: Monday, August 18, 2008 11:21:45 PM > > > Subject: [ppiindia] Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali > > > Engineer) > > > > > > > > > Majalah TEMPO 18-24 Agustus 2008 > > > > > > WAWANCARA > > > Asghar Ali Engineer: > > > > > > Surga Bukan Monopoli Muslim > > > DI dunia muslim, Asghar Ali Engineer > > > dikenal gigih memperjuangkan kesetaraan gender dan hak-hak > > > perempuan. > > > Dia juga memberikan perhatian pada nasib orang miskin yang > > > dipinggirkan > > > karena struktur sosial yang timpang. Mereka, mengutip > > > sosiolog Iran, > > > Ali Syariati, disebutnya sebagai orang yang tertindas.. > > > Asghar Ali tak > > > cuma bicara. Dia sendiri memimpin komunitas Syiah > > > Ismailiyah Bohra yang > > > cukup terkenal di India. > > > > > > Belakangan, Asghar Ali kerap menyuarakan pentingnya > > > hubungan > > > saling menghormati antarpemeluk agama berbeda. Dalam > > > konteks India, > > > tanah airnya yang acap diwarnai konflik antara pemeluk > > > Hindu dan Islam, > > > suaranya amat berarti. Untuk dedikasi mendorong toleransi, > > > dia > > > memperoleh penghargaan harmoni komunal dari pemerintah > > > India pada 1997. > > > Asghar Ali lahir dari keluarga santri. Dia belajar bahasa > > > Arab > > > dari ayahnya, Syekh Qurban Husain. Dia juga mendapat > > > pendidikan sekuler > > > hingga memperoleh gelar sarjana teknik sipil dari > > > University of Indore. > > > > > > Pekan lalu, bersama sejumlah cendekiawan dari kawasan Asia > > > Selatan, Asghar Ali berkunjung ke Indonesia. Ia > > > menyampaikan ceramah > > > tentang Islam dan negara bangsa serta bertemu dengan > > > sejumlah > > > cendekiawan Islam Indonesia, > > > antara lain bekas presiden Abdurrahman > > > Wahid. Di sela kunjungan itu, Asghar Ali menerima Nugroho > > > Dewanto dan > > > Iqbal Muhtarom dari Tempo. > > > > > > Mengapa belakangan Anda kerap menulis soal teologi > > > perdamaian dan pluralisme > > > religius? > > > Saya bahkan menulis buku tentang masalah itu. > > > Kedua isu tersebut sangat penting saat ini, ketika > > > terorisme terjadi di > > > mana-mana dan muncul kesalahpahaman bahwa Islam mendukung > > > perang serta > > > kekerasan lewat jihad. Padahal Islam sesungguhnya mendukung > > > perdamaian. > > > Seorang muslim menyapa dengan ucapan assalamualaikum, yang > > > berarti > > > kedamaian untuk Anda. Begitu pentingnya konsep damai dalam > > > Islam > > > sehingga banyak disebut dalam Quran dan hadis. Perang dalam > > > Islam > > > memiliki konteks semata untuk bertahan. Nabi mengatakan > > > perang suci > > > adalah jihad kecil, sedangkan memerangi hawa nafsu > > > merupakan jihad > > > besar. > > > > > > ---> Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Jadi tdk > > > usahlah orang2 > > > liberal menjadi pahlawan kesiangan > > > mencatut perdamaian seolah2 menjadi jargonnya. Islam tdk > > > mengenal yg namanya > > > pluralisme, Alquran & asSunnah hanya > > > mengakui pluralitas, mudah2an lulusan teknik sipil semacam > > > ashgar ini mampu > > > membedakan apa itu pluralisme dg pluralitas. > > > terorisme adalah gelar yg disematkan oleh bush cs kpd > > > musuh2nya. Pernah anda > > > dengar kata ini ktika mereka msh perang dingin dg Uni > > > Sovyet? > > > terorisme digunakan utk menyamarkan jihad, membuat muslimin > > > enggan berperang > > > membela tanah airnya sendiri. Sungguh licik kelakuan Bush > > > cs ini, > > > sayang sekali orang muslim yg berwawasan luas ini termakan > > > 'umpan' yg > > > dilontarkan bush cs. Kasihan sekali... > > > > > > > > > > > > Dari mana kesalahpahaman ini dimulai? > > > Ketika kerajaan ditegakkan atas nama Islam, para > > > penguasa menyebut perang memperebutkan wilayah sebagai > > > jihad.. Arti > > > jihad pun berubah, dari upaya sungguh-sungguh menjadi > > > semata perang. > > > Para teroris bahkan menggunakan istilah jihad > > > untuk membenarkan > > > pembunuhan terhadap orang tak bersalah, dengan bom yang > > > diletakkan di > > > sembarang tempat. Padahal, dalam syariat jelas disebut, > > > dalam perang > > > sekalipun tak boleh membunuh anak kecil, orang tua, orang > > > tak bersalah, > > > dan noncombatant apalagi mengebom pasar. > > > > > > ---> perlu dipilah2 mana yg jihad mana yg bukan, tdk > > > semua yg berperang > > > bukan jihad donk? > > > rakyat Palestina dg intifadahnya merupakan jihad, insya > > > Allah jika mereka > > > wafat, matinya syahid. > > > Orang ini terlalu 'perasa' dg bom di pasar2, tp > > > sama sekali tdk mempersoalkan > > > betapa agresifnya tentara dari sebuah negara > > > dimana harus meninggalkan negaranya demi menjajah bangsa > > > lain yg beribu2 mil > > > jauhnya, bahkan mereka tdk segan2 melontarkan bom > > > di sembarang tempat, tdk jarang anak2 menjadi korban. > > > Sayang sekali, orang ini > > > kurang peka thd fenomena yg sering terjadi ini > > > atau mungkinkah telah buta mata hatinya? > > > > > > > > > > > > Jadi tulisan-tulisan Anda tak cuma ditujukan kepada pembaca > > > nonmuslim, tapi > > > juga untuk sesama muslim? > > > Ya, banyak nonmuslim yang salah paham terhadap > > > Islam. Tapi apa yang dilakukan para teroris yang > > > mengatasnamakan Islam > > > sesungguhnya juga tak sesuai dengan ajaran Quran. Mereka > > > salah memahami > > > jihad. > > > > > > ---> berita yg bias, sengaja dihembuskan oleh media2 > > > barat agar opini > > > yg terbentuk sesuai dg 'selera' mereka. > > > Jihad dikebiri agar umat muslim diam saja ketika negaranya > > > dijajah bangsa > > > barat, bahkan menjadi kakitangan antek penjajah > > > spt yg dilakukan orang india lainnya mirza ghulam ahmad. > > > Sayang sekali, orang teknik mudah sekali termakan berita > > > 'murahan' spt itu.. > > > > > > > > > > > > > > > Anda mendorong pluralisme religius, padahal ulama di sini > > > berfatwa bahwa > > > pluralisme haram.... > > > Haram? (tertawa). Quran dalam surat Al-Maidah > > > mengatakan, "Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu > > > dijadikan-Nya satu > > > umat (saja). Tapi Allah hendak menguji kamu terhadap > > > karunia yang telah > > > diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat > > > kebajikan." > > > Quran juga mengatakan bahwa surga bukan hanya monopoli > > > muslim, tapi > > > juga untuk mereka yang percaya kepada Allah dan hari akhir > > > serta > > > melakukan kebajikan. Jadi, mencapai surga bergantung pada > > > bagaimana > > > sikap dan perilaku kita, bagaimana kita memperlakukan orang > > > lain. > > > Kemanusiaan itu amat penting. Di India ada begitu banyak > > > agama, dan > > > penganut Islam 150 juta orang. Mereka menerima konsep > > > masyarakat > > > majemuk. > > > > > > ---> memang kemasan yg bagus, kalimat2 yg indah2 tdk > > > akan menaikkan derajat > > > isi suatu produk. > > > Sampah dikemas sebaik apapun tetap aja sampah. Pemikiran > > > anda termasuk sampah, > > > anda kemas > > > sebaik apapun tetap saja sampah. kita akan buktikan sesaat > > > lg. > > > Saya senang sekali dg orang liberal ketika mengutip ayat > > > Alquran, bahagianya > > > bukan maen (sambil tertawa). > > > saya kutip ayatnya selengkapnya (orang liberal hobi > > > memutilasi ayat), > > > > > > Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa > > > kebenaran, membenarkan > > > apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan > > > sebelumnya) dan batu > > > ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah > > > perkara mereka > > > menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu > > > mengikuti hawa nafsu mereka > > > dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. > > > Untuk tiap-tiap umat > > > diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. > > > Sekiranya Allah > > > menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), > > > tetapi Allah hendak > > > menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka > > > berlomba-lombalah berbuat > > > kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, > > > lalu diberitahukan- Nya > > > kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, QS5:48 > > > > > > yg dimaksudkan 'satu' umat di situ adalah apakah > > > Allah berkehendak hanya > > > menciptakan 1 umat yaitu umat nabi Muhammad saw. Allah > > > berkehendak menjadikan > > > banyak umat, ada umat nabi Musa as, umat nabi Isa as, Umat > > > nabi Nuh as dll yg > > > semuanya adalah muslim dan beragama islam. Maka manusia > > > wajib berlomba-lomba > > > dlm kebajikan. Sangat bodoh jika ayat ini dimaksudkan utk > > > mendukung pluralisme, > > > Alquran tdk pernah mengakui ahli kitab (setelah nabi > > > Muhammad saw diutus & > > > msh berpegang teguh kpd agamanya) sebagai agama yg benar, > > > > > > Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang > > > beragama sedikitpun > > > hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al > > > Qur'an yang > > > diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa > > > yang diturunkan > > > kepadamu dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan > > > kekafiran kepada > > > kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati > > > terhadap orang-orang > > > yang kafir itu. QS5:68 > > > > > > lalu bagaimana mungkin mereka (ahli kitab) dpt berlomba2 > > > dlm kebajikan? lalu > > > bagaimana mungkin ahli kitab meraih surga jika mereka tdk > > > dipandang beragama > > > sedikitpun? > > > > > > Surga hanya diperuntukkan bagi orang beriman & beramal > > > soleh. Apakah itu > > > iman? Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai > > > dengan ketundukan dan > > > penyerahan jiwa. Iman selalu dilekatkan dg amal soleh, tdk > > > ada amal soleh tanpa > > > iman, sia-sia pula keimanan yg tdk dibuktikan dg amal > > > soleh. > > > Kpd siapakah manusia itu wajib beriman? > > > alladziina yu'minuuna bil ghoib yaitu orang-orang yg > > > beriman kpd yg ghaib. > > > Ghaib adalah sesuatu yg tdk mampu ditangkap oleh panca > > > indera, karena ada dalil > > > yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, > > > Malaikat-Malaikat, Hari > > > akhirat dan sebagainya. > > > kpd siapa lg manusia itu wajib beriman? > > > walladziina yu'minuuna bimaa unzila ilayka yaitu > > > orang-orang (mereka) yg > > > beriman kpd apa yg telah diturunkan kepadamu (muhammad saw) > > > yaitu Alquran. > > > Tentunya > > > wamaa unzila min qoblik yaitu dan apa yg telah diturunkan > > > sebelum kamu > > > (Muhammad saw) yakni Taurat, Injil, Zabur, suhuf. > > > wa bil akhiroti hum yuuqinuun yaitu mereka yakin akan > > > adanya (kehidupan) > > > akhirat. > > > > > > konsep kehidupan akhirat setiap agama saat ini beda2, tdk > > > sama dg konsep > > > akhirat yg dijelaskan oleh nabi-nabi Allah turun temurun > > > sejak jaman Ibrahim as > > > hingga Muhammad saw. Pemilik, penguasa tunggal hari akhir > > > & kehidupan > > > akhirat hanyalah milik Allah semata yg tertuang dlm surat > > > 1:4, Maaliki yaumiddin. > > > Tdk ada hakim ataupun raja atau sembahan lain yg berhak > > > memutuskan perkara > > > seluruh manusia pd hari akhir selain Allah swt. > > > > > > > > > > > > > > > Ulama mengatakan mereka menerima pluralitas tapi menolak > > > pluralisme. > > > Saya mengerti. Pluralisme merupakan konsep untuk > > > menerima perbedaan dalam beragama. Quran mengakui semua > > > nabi dan > > > menunjukkan perbedaan masing-masing mereka. Quran menerima > > > keyakinan > > > Yahudi, Kristen, dan Sabiin. Kita diperintahkan untuk > > > saling > > > menghormati. > > > Di negara seperti Indonesia, > > > tempat hidup berbagai agama seperti juga di India, apa arti > > > penting pluralisme? > > > Kita harus menerima pluralisme, karena sekarang > > > ini perpindahan penduduk terjadi di seluruh dunia. Orang > > > pindah dari > > > satu negara ke negara lain. Kebanyakan muslim hidup sebagai > > > minoritas > > > di berbagai negara, seperti Amerika, Australia, dan > > > Eropa. Bagaimana > > > jika warga negara-negara itu menolak kaum muslim? > > > Pluralisme pada > > > dasarnya adalah Anda bebas memeluk agama tapi juga harus > > > menghormati > > > pemeluk agama lain. > > > > > > ---> entah apa yg dimaksud dg 'menerima' > > > perbedaan dlm beragama? Sudah > > > sangat jelas Alquran hanya mengakui islam adalam agama yg > > > haq, agama yg > > > didakwahi oleh seluruh nabi2 Allah. Tidak ada 1 pun nabi yg > > > beragama selain > > > islam. Anda buktikan apakah Ibrahim as beragama > > > yahudi/nasrani? ataukah Musa as > > > beragama Yahudi? atau Isa as beragama nasrani? > > > tolong tunjukkan hujjahmu! > > > geli rasanya membaca orang liberal mengutip suatu ayat, > > > gaya spt sdh hafal Alquran beserta maknanya dg benar > > > sehingga tdk perlu mengutip surat berapa ayat brp. Wah > > > wah.. > > > Mungkin yg dimaksud orang india liberal ini adalah QS2:62, > > > > > > Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, > > > orang-orang Nasrani dan > > > orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang > > > benar-benar beriman > > > kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh mereka akan > > > menerima pahala dari > > > Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan > > > tidak mereka > > > bersedih hati. QS2:62 > > > > > > beginilah perilaku orang liberal, tdk peduli orang > > > indonesia, > > > orang india, > > > jika virus liberal telah mencemari otak mereka, maka > > > pemikirannya pun menjadi > > > rusak. Bahkan ketika sdh diberi tahu mereka tetap saja > > > mempertahankan pikiran > > > rusaknya tsb. Perilaku manusia spt ini mirip keledai, > > > sangat bodoh, mereka > > > telah tuli & buta hingga tdk mampu mendengat & > > > melihat kebenaran lg. > > > > > > Dalam menafsirkan ayat-ayat Alquran terdapat metode ataupun > > > aturan yg harus > > > ditempuh setiap mujtahid. Tidak spt orang liberal yg > > > menafsirkan ayat Alquran > > > seenak udele dewek! > > > > > > Asbabun nuzul ayat ini adalah, > > > > > > Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Salman bertanya > > > kepada Nabi SAW tentang > > > penganut agama yang pernah ia anut bersama mereka. Ia > > > terangkan cara shalatnya > > > dan ibadahnya. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: > > > 62) sebagai penegasan > > > bahwa orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dan > > > berbuat shaleh akan > > > mendapat pahala dari Allah SWT.. > > > (Diriwayatkan oleh Ibnu Hatim dan al-Adni dalam musnadnya > > > dari Ibnu Abi Najih > > > yang bersumber dari Mujahid.) > > > > > > Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika Salman > > > menceritakan kepada > > > Rasulullah kisah teman-temannya, maka Nabi SAW bersabda: > > > "Mereka di neraka." > > > Salman berkata: "Seolah-olah gelap gulitalah bumi > > > bagiku. Akan tetapi > > > setelah turun ayat ini (S. 2: 62) seolah-olah > > > terang-benderang dunia > > > bagiku." > > > (Diriwayatkan oleh al-Wahidi dari Abdullah bin Katsir yang > > > bersumber dari > > > Mujahid.) > > > > > > Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (S. 2: 62) > > > turun tentang > > > teman-teman Salman al-Farisi. > > > (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Abi Hatim yang > > > bersumber dari > > > As-Suddi.) > > > > > > Jelas sekali ayat ini berkenaan dg umat-umat sebelum nabi > > > Muhammad saw diutus, > > > oleh karena itu makna ayat tsb hanyalah, Bahwa orang-orang > > > yang beriman kepada > > > Muhammad saw, dan orang-orang Hadu (yang bertobat, Yahudi) > > > yang mengikuti Musa > > > as yaitu mereka yang berada di atas syari'at sebelum > > > dinasakh (dihapus) dan > > > diganti, dan orang-orang Nasrani yang mengikuti Al-Masih as > > > yaitu orang-orang > > > yang berada di atas syari'at sebelum dinasakh (dihapus) > > > dan diganti; dan > > > orang-orang shobi'un (sabean) yaitu shobi'un hunafaa' > > > (yang cenderung/ > > > mengikuti kebenaran) seperti orang-orang dulu yaitu > > > orang-orang Arab dan > > > lainnya di atas agama Ibrahim, Isma'il, dan Ishaq sebelum > > > diganti dan dinasakh > > > (dihapus). Sesungguhnya orang-orang Arab dari anak > > > Isma'il dan lainnya yang > > > menjadi tetangga Baitul `Atiq (Ka'bah) yang dibangun > > > Ibrahim dan Isma'il, > > > mereka dulu adalah orang-orang hunafa' (cenderung/ > > > mengikuti kebenaran) di atas > > > agama Ibrahim sampai pada diubahnya agama Ibrahim itu oleh > > > sebagian pemimpin > > > Bani Khuza'ah yaitu Amru bi Luhai, dan dialah orang > > > pertama yang mengubah agama > > > Ibarahim dengan kemusyrikan dan mengharamkan apa-apa yang > > > tidak diharamkan > > > Allah. > > > Demikian pula Bani Ishaq yang dulu sebelum diutusnya Musa, > > > mereka memegangi > > > agama Ibrahim, mereka termasuk orang-orang yang berbahagia > > > dan terpuji.. Maka > > > mereka yang dulu berada di atas agama Musa, Al-Masih, > > > Ibrahim dan semacamnya > > > itulah yang dipuji Allah Ta'ala: Sesungguhnya orang-orang > > > mu'min, orang-orang > > > Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa > > > saja di antara > > > mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian > > > dan beramal saleh, mereka > > > akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada > > > kekhawatiran terhadap mereka, > > > dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS Al-Baqarah/ 2: > > > 62). > > > > > > Maka orang-orang yg msh berpegang teguh kpd agama yg > > > menyimpang dari agama > > > Allah, agama yg haq, yg dibawa oleh nabi2 Allah seluruhnya > > > yaitu dinul islam, > > > maka mereka adalah kafir, dan tempatnya adalah di neraka > > > kekal selamanya. > > > > > > Sebagaimana ditegaskan dalam hadits Nabi saw: > > > > > > Riwayat dari Abi Hurairah dari Rasulullah saw bahwasanya > > > beliau bersabda, "Demi > > > Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah > > > seseorang dari umat ini > > > baik ia Yahudi ataupun Nasrani yang mendengarku kemudian ia > > > mati dan tidak > > > beriman dengan apa yang aku diutus dengannya kecuali dia > > > termasuk > > > penghuni-penghuni neraka." (HR Muslim). > > > > > > > > > > > > > > > Apa jadinya bila pluralisme ditolak? > > > Jika saya menghormati agamamu dan kamu > > > menghormati agamaku, tak akan terjadi konflik. Bila > > > sebaliknya, jelas > > > akan terjadi konflik. Kita diminta berlomba-lomba dalam > > > kebaikan, > > > tolong-menolong antarsesama, menegakkan keadilan. Dengan > > > cara itu, kita > > > bisa mencapai surga. > > > Bagaimana semestinya posisi Islam dalam kehidupan > > > bernegara? > > > Quran tak bicara tentang negara, hanya bicara > > > tentang masyarakat. Dalam hidup bermasyarakat, kita harus > > > menegakkan > > > keadilan, tak boleh ada eksploitasi, tak boleh ada > > > persekusi. Quran > > > adalah buku panduan moral. Bagaimana kita menjaga perilaku. > > > Bagaimana > > > meminimalkan konflik. Itu semua pada akhirnya akan > > > bermanfaat dalam > > > hidup bernegara. > > > Agama tumbuh subur, tapi kenyataannya konflik terjadi di > > > seluruh penjuru > > > dunia. > > > Dalam konflik yang terjadi antarnegara atau di > > > antara dua individu, penyebabnya biasanya ketidakadilan. > > > Tidak ada > > > penghormatan terhadap hak pihak lain. Ambil contoh apa yang > > > dilakukan > > > Amerika terhadap Irak, Afganistan, Pakistan, dan Vietnam. > > > Itu adalah > > > bentuk arogansi. Dengan kekuasaannya, Amerika membunuh > > > jutaan orang di > > > seluruh penjuru dunia. Siapa yang menghormati hak orang > > > lain, tak akan > > > terlibat dalam konflik. > > > > > > ---> Muslim dilarang memaksakan agamanya kpd orang lain, > > > krn ...sesungguhnya > > > telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. > > > QS2:256 > > > jadi kalian mau kafir, yah silahkan, mau beriman yg monggo. > > > Ga usah pusing2 > > > memikirkan orang laen, spt yg dilakukan oleh orang liberal. > > > toleransi tdk ada > > > hubungannya dg merayaan hari suci agama lain, dan bentuk2 > > > ibadah agama lain, > > > itulah makna untukmu agamamu, untukku agamaku. > > > Untuk mencapai surga ada syaratnya dan tdk spt dlm angan2 > > > anda! > > > > > > Dan mereka berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk > > > surga kecuali > > > orang-orang Yahudi atau Nasrani". Demikian itu > > > angan-angan > > > mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah > > > bukti kebenaranmu > > > jika kamu adalah orang yang benar". (Tidak demikian) > > > bahkan barangsiapa > > > yang menyerahkan diri (aslama= islam) kepada Allah, sedang > > > ia berbuat kebajikan, > > > maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada > > > kekhawatiran terhadap > > > mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. QS2:111-112 > > > > > > sudahkan orang2 benar2 berserah diri (muslim) hanya kpd > > > Allah dg tunduk & > > > beriman kpd Nabi2Nya, Kitab2Nya dan hari Akhir??? > > > > > > oh iye man, di btawi ada pepateh, musuh jgn dicari tp klo > > > nongol pantang kite > > > lari! > > > > > > > > > Mungkinkah umat Islam menjadi satu kekuatan politik? > > > Muslim dapat menjadi satu kesatuan hanya dalam > > > soal agama, tapi tidak dalam soal politik. Kita bicara > > > dalam bahasa > > > yang berbeda, memiliki budaya yang berbeda, mengenakan > > > pakaian yang > > > berbeda. Satu-satunya yang menyatukan kita adalah agama > > > yang sama. > > > Muslim tak pernah menjadi satu kesatuan politik sejak dulu > > > sampai > > > sekarang. Tiap negara dan penguasa memiliki kepentingan > > > berbeda. Mesir, > > > Suriah, dan Libya pernah bergabung dalam satu negara > > > Republik Persatuan > > > Arab, tapi cuma bertahan dua tahun. Pakistan dan Bangladesh > > > akhirnya > > > berpisah. Indonesia dan Malaysia tak bisa bersatu. > > > > > > ---> TAUHID menjadi idiologi. idiologi inilah yg > > > menghancurkan dominasi > > > kekuatan romawi & persia. > > > Bahasa, warna kulit, suku bangsa boleh berbeda-beda, itulah > > > anugrah Allah swt, > > > agar kita saling mengenal satu sama lain, saling bekerja > > > sama. Yang paling > > > mulia hanya diukur dg takwa. Siapa yg paling bertakwa > > > itulah manusia yg mulia > > > tdk peduli warna kulit, bahasa & suku bangsanya. > > > Adakah keadilan yg hakiki spt ini? > > > tdk ada kasta2, tdk ada hanya krn anda suku tertentu anda > > > lebih mulia, tdk ada > > > hanya krn anda percaya anak Tuhan yg turun ke dunia, > > > disiksa & dibunuh lalu > > > anda selamat, keselamatan hanya dicapai melalui ketakwaan. > > > > > > > > > > > > Bagaimana dengan kelompok Islam yang mendukung konsep > > > Khilafah Islamiyah? > > > Dalam sejarah Islam, khilafah cuma bertahan > > > selama 30 tahun. Sesudah itu, yang muncul adalah kerajaan > > > Islam dari > > > berbagai dinasti. Sekarang umat Islam terpisah dalam > > > berbagai negara. > > > Mereka memiliki budaya dan tradisi yang berbeda. Umat Islam > > > dapat > > > bersatu cuma dalam kesatuan agama, bukan dalam kesatuan > > > politik. > > > > > > ---> khilafaf yg benar walau hanya 30th mampu meluaskan > > > wilayah islam > > > berkali-kali lipat & menghancurkan dominasi persia > > > & romawi. Anda ingin > > > meremehkan masa itu? > > > > > > > > > > > > Anda memimpin Center for Study of Society and Secularism. > > > Apa sesungguhnya makna sekularime? > > > Saya tidak mengartikan sekularisme seperti di > > > Barat, yaitu pemisahan antara urusan agama dan negara. Tiap > > > negara > > > memiliki sejarah berbeda. Sekularisme secara sederhana, > > > menurut saya, > > > adalah konsep hidup berdampingan secara damai antarkelompok > > > dan > > > penganut agama yang berbeda. Konstitusi di negara saya, > > > India, adalah > > > sekuler, padahal mayoritas penduduknya beragama Hindu. Saya > > > bebas > > > beragama dan menjalankan keyakinan Islam, tanpa memandang > > > rendah > > > pemeluk Hindu. > > > > > > ---> hahaha..terserah engkaulah! sekulerisme jilid baru > > > nih! sdh jelas anda > > > mencontek yg namanya sekulerisme, yg datangnya dari barat, > > > tp biar agak intelek sedikit anda ubah2 definisinya. Zaman > > > Rasulullah saw pun > > > muslim hidup berdampingan dg nasrani & yahudi, toh > > > beliau saw > > > tdk pernah menyebut-nyebut ttg sekulerisme. sekulerisme apa > > > tuh? semacam kue > > > MAHO! > > > > > > > > > > > > Di sini ulama juga mengharamkan sekularisme.. Bila ulama > > > saja susah memahaminya, > > > bagaimana dengan orang awam? > > > Ya, saya tahu. Di negara saya, para ulama amat > > > menerima sekularisme karena dengan konstitusi itu, sebagai > > > minoritas > > > kami dapat diperlakukan dengan adil. Mereka menyebut India > > > sebagai > > > Darul Amanini kategori ketiga selain Darul Islam dan > > > Darul Harb.. Di > > > dalam Darul Aman, setiap muslim bebas menjalankan > > > keyakinannya. Tak ada > > > intervensi negara dalam urusan seperti perkawinan dan > > > waris, kecuali > > > ada ketidakadilan di situ. > > > > > > ---> haha....siapa pula yg bisa memahami istilah yg > > > berbeda2 maknanya > > > tergantung congor orang tsb. Hebaat... > > > > > > > > > > > > Ada pula > > > kelompok yang berpendapat Islam tak kompatibel dengan > > > demokrasi... . > > > Bagaimana mungkin? Konsep demokrasi itu baru > > > muncul jauh setelah lahirnya Islam. Quran tak bicara > > > apa-apa tentang > > > sistem pemerintahan tertentu, apakah itu demokrasi, > > > kediktatoran, atau > > > kerajaan. Quran hanya bicara tentang masyarakat. Kita yang > > > harus > > > mengatur tata kehidupan yang terbaik untuk diri kita > > > sendiri. > > > > > > ---> mau istilah demokrasi keq, rembugan keq, yg jelas > > > Rasulullah saw telah > > > melakukannya. > > > Ketika membahas strategi perang, beliau saw sering meminta > > > pendapat para > > > sahabat. Dan tdk jarang pula > > > beliau saw menuruti pendapat sahabatnya tsb. > > > > > > > > > > > > Apa pendapat Anda tentang formalisasi syariah? > > > Syariah adalah persoalan pribadi. Hukum syariah > > > jangan ditafsirkan oleh negara. Biarlah masing-masing > > > komunitas > > > melaksanakannya.. Contoh terbaik adalah periode Madinah, > > > ketika pemeluk > > > Islam, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan dan bebas > > > menjalankan > > > syariat mereka masing-masing. Negara hanya boleh menjaga > > > ketertiban dan > > > keteraturan. > > > > > > ---> haha syariah terbagi 2 ada yg dilaksanakan oleh > > > pribadi adapula yg > > > dilakukan oleh negara. > > > Contoh hukum potong tangan, hanya bs dilakukan oleh negara. > > > haha ngasih contoh udh benar tp aplikasinya SALAH! > > > periode madinah (piagam madinah), memangnya islam ketika > > > itu bukan negara? > > > Rasulullah saw bukan kepala negara? wah mabok nih orang > > > liberal haha > > > > > > > > > > > > Bagaimana Anda melihat kasus Ahmadiyah di Indonesia? > > > Saya sama sekali tidak setuju dengan ajaran > > > Ahmadiyah, tapi saya sedih melihat perlakuan terhadap > > > mereka. > > > Biarkanlah mereka menjalankan keyakinan mereka dan > > > biarkanlah Allah > > > yang memutuskan nasib mereka kelak di akhirat. Manusia > > > tidak bisa > > > mengambil alih wewenang Allah. > > > > > > ---> orang liberal memang spt ular, sejurus kemudian spt > > > dipihak anda tp > > > tiba-tiba mencekik anda dari belakang. hati-hati dg ucapan > > > mereka! > > > nabi palsu di musnahkan oleh Abu Bakar ra. apakah Abu bakar > > > ra salah? > > > ahmadiyah ibarat panu di kulit anda, lalu anda katakan > > > biarlah panu itu hidup, > > > biar waktu saja yg menentukannya, saya tdk akan > > > mengobatinya haha > > > makin mabok aja nih > > > > > > > > > > > > Ulama di sini bisa menerima Ahmadiyah bila mereka > > > menyatakan diri keluar dari > > > Islam.... > > > Mengapa mereka harus menyatakan diri sebagai > > > nonmuslim? Biarkanlah mereka menyebut diri muslim. Kalau > > > keinginan > > > seperti itu dilanjutkan, nanti penganut Syiah dan Sunni > > > juga akan > > > bertengkar, siapa yang paling benar. Akhirnya semua > > > kelompok Islam akan > > > saling mengafirkan. > > > > > > ---> mengapa??? wah anda muslim bukan? koq jd meragukan > > > gt siy > > > > > > > > > Apakah Anda melihat ada hubungan antara penolakan terhadap > > > pluralisme dan sekularisme dengan meningkatnya > > > fundamentalisme dalam > > > Islam? > > > Terorisme dan fundamentalisme bukanlah produk > > > agama. Ini adalah produk situasi sosial dan politik. Apa > > > yang dilakukan > > > Amerika di Palestina, tindakannya mendukung Israel, aksinya > > > menyerang > > > negara-negara Islam, semua itu menjadi penyebab > > > meningkatnya terorisme. > > > Siapa yang menciptakan Usamah bin Ladin? Amerika! Ketika > > > bergandengan > > > tangan dengan Amerika memerangi Uni Soviet di Afganistan, > > > Usamah bin > > > Ladin tak disebut teroris, tapi mujahidin. Usamah bin Ladin > > > bukanlah > > > ciptaan Islam. > > > > > > ---> Nah, anda dah mulai hilang maboknya, good..terusin > > > donk...atau jgn2 > > > taktik meraih simpati muslim neh haha EIT.. liberalisme jg > > > produk amerika khan > > > hehe > > > > > > > > > > > > Jadi tuduhan bahwa Islam merupakan agama teroris itu tidak > > > tepat? > > > Secara politik ataupun secara agama, tidak > > > tepat. Tidak ada agama yang mengajarkan penganutnya > > > melakukan > > > kekerasan. Agama selalu mempromosikan kemanusiaan. > > > > > > ---> nah, ga usah takut berjihad! > > > > > > > > > Bagaimana Anda memandang masa depan Islam dan kehidupan > > > bernegara di Indonesia? > > > Indonesia sekarang sedang dalam ujian. > > > Konstitusinya mengakui demokrasi dan pluralisme. Di masa > > > lalu, kami > > > mengagumi hubungan antarpenganut agama: Islam, Kristen, > > > Hindu, Buddha, > > > dan agama lain yang harmonis. Kebetulan di India juga ada > > > banyak agama.. > > > Tapi sekarang terjadi konflik agama di Indonesia. Saya > > > berharap > > > demokrasi dan pluralisme di Indonesia akan bertambah kuat. > > > > > > ---> aneh bin ajaib...periode madinah ketika penganut > > > islam, yahudi > > > & nasrani bisa hidup berdampingan tdk sedikitpun masa > > > itu disebut sbg > > > berkonstitusi plularisme & demokrasi. Aneh bin ajain > > > tokoh liberal yg satu > > > ini haha.. > > > > > > Asghar Ali Engineer > > > Tempat dan Tanggal Lahir: > > > Rajasthan, 10 Maret 1939 > > > Pendidikan: > > > Belajar bahasa Arab dari ayahnya, Syekh Qurban Husain > > > Menyelesaikan pendidikan sarjana teknik sipil dari > > > University of Indore > > > Karier: > > > Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Komunitas Dawoodi Bohra, > > > 1977 > > > Mendirikan Institute of Islamic Studies di Mumbai, 1980 > > > Mendirikan Center for the Study of Society and Secularism, > > > 1993. > > > > > > --> mentang2 skolah teknik, namanya jd engineer haha lha > > > klo skolah jahit jd > > > apa donk? taylor hahaha > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > ------------ --------- --------- ------ > > > > > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. > > > Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > > > Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia > > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > > > Mohon Perhatian: > > > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali > > > sbg otokritik) > > > 2.. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > > > dikomentari. > > > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > > > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com > > > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com > > > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > ------------ --------- --------- ------ > > > > > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. > > > Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > > > Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia > > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > > > Mohon Perhatian: > > > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali > > > sbg otokritik) > > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > > > dikomentari. > > > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > > > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com > > > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com > > > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------ --------- --------- ------ > > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* **** ***** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia > ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* **** ***** > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ ____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com > Yahoo! Groups Links > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

