Mas Eka, Yth.
Saya meyakini, meski saya muslim, saya meyakini kebahagiaan dan
kebaikan ada dalam semua agama. Bahkan dalam aliran kepercayaan, para
penyembah berhala, bahkan mereka yang tidak menyembahNya sama sekali.
Dunia sekarang ini dihuni 6 miliar manusia. Mustahil hanya orang Islam
saja yang mencicipi surga. Itulah keyakinan fanatik saya.
Jika Allah yang saya muliakan adalah Allah yang menggerakan
daun-daun, maka Allah juga yang mengijinkan kemajuan orang Kristen,
Yahudi, Majusi, penyembah berhala, bahkan miliaran dari mereka yang
sama sekali tak mempercayai-Nya. Mereka lah yang meninggalkan
peradaban Islam sekarang ini.
Sejak reformasi bergulir, Indonesia kebanjiran aliran-aliran,
faham-faham dan pikiran-pikiran yang tidak hanya memperkuat
keIndonesiaan, melainkan juga merusaknya. Oknum-oknum dari Timur
Tengah yang makmur dan sentimen dengan Amerika -- meski makmur dari
Amerika -- membanjiri bantuan-bantuan ke lembaga-lembaga Islam dan
Habib-habib, agar memusuhi Amerika dan dunia Barat umumnya di sini.
Mereka bersekutu dengan faksi hijau di militer yang frustasi
karena tersingkir dari kekuasaan untuk melakukan kekacauan,
instabilitas, merusak keharmonisan Indonesia yang bhineka tunggal ika.
Sejak mereka ada, kehidupan muslim dan non muslim di Indonesia jadi
tegang.
Kasus Ahmadiyah, yang sudah eksis di Indonesia sejak 1930-an,
diusik, bahkan ketika NU dan Muhamadiyah sebagai organisasi terbesar
di tanah air tidak pernah mempersoalkannya -- merupakan salahsatu
contoh ekstrimnya.
Pitung68 hanyalah salahsatu dari begundal dan "cecere" yang
dipasang di depannya. Dia sejenis "kutukupret", "spion tanggung" yang
dininabobokan oleh janji surga dari majikannya, dengan cara memelihara
peperangan Islam non Islam, mengobarkan Perang Salib baru, untuk
seolah-olah membela Islam padahal merusaknya.
Mereka Anti Pancasila, anti NKRI, onani dengan zaman Khalifah,
rusak keIndonesiaan, meniru suku-suku Timur Tengah yang menganggap
suku lain sebagai ancaman yang harus dibasmi, itulah pikiran yang
merasuk di kepala Pitung68.
Nabi Muhammad SAW datang ke dunia untuk menyempurnakan akhlak
umatnya, itu ajaran dasar yang tertuang dalam salahsatu hadisnya.
Persamaan Pitung68, Munarman dan habib Riziek -- juga militan Islam
umumnya -- adalah dia paham benar agama Islam, tapi sama sekali tak
berakhlak!! Nggak ada akhlaknya.
Pitung yang sebenarnya adalah nama Jagoan Betawi. Kalau orang
Betawi disebut "Nggak ada akhlaknya" itu sama dengan orang Jepang
memaki orang lain dengan sebutan "Gai Jin". Artinya "Bukan Manusia!"
Terima kasih atas perhatian Anda.
Wassalam
Dimas.
--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Eka, sangat benar, tak ada yang perlu ditambahkan.
>
> Namun, dalam rangka ksadaran bangsa, hal ini tak henti hentinya kita
> ingatkan, terutama generasi muda, agar tak terjebak dalam kegelapan
> dalam memahami agama masing masing.
>
> Kita sadari, mas Eka, impian surgawi ini masih dipegang erat oleh
> bangsa ataupun umat yang masih jauh dari kemakmuran, keadilan sosial,
> pemanusiaan dan pendidikan yang layak. Satu satunya hiburan dan titik
> terang dari kegelapan se-hari hari, adalah janji surgawi.
>
> Bangsa bangsa bekas tanah jajahan disekitar kita sudah melompat maju,
> kita janganlah tetap ber-putar putar dalam iming imingan surgawi,
> namun membangun surga diatas tanah yang nyata ini, bagi anak cucu dan
> saudara saudara sebangsa.
>
> Salam
>
> Danardono
>
>
> --- In [email protected], eka zulkarnain <ekalucky_01@>
> wrote:
> >
> > Hahaha...hari gini masih debat soal surga dan neraka? Udah lah mas
> dimas, mas Danar dan Mas Pitung. Yang terpenting adalah agama itu
> mengajarkan soal norma, etika, moral, kehidupan yang baik dan seluruh
> agama menjanjikan syurga dan neraka atau apapun namanya menurut versi
> mereka masing-masing.
> > Pitung punya surga, saya punya surga/neraka, orang kristen punya
> syurga, hindu, Budha dan bahkan yang atheis pun punya surga. Saya
> percaya dan haqqul yakin bahwa Yang Maha Kuasa itu Maha Baik dan dia
> Tahu Mana Yang Benar. Serahkan sajalah sama Tuhan. Yang menentukan
> orang masuk suryga dan neraka itu bukan orang, apalagi Si Pitung ini
> yang ngaku-ngaku sebagai Muslim sejati.
> > Buat Mas Pitung, tolong kalau mau berdiskusi jangan memaksakan
> nilai Anda sendiri (Islam) yang paling benar kepada orang lain. Ya
> memang sebagai pemeluk agama Islam kita harus meyakini kebenaran
> ajaran-ajaran Islam berikut Nabi dan Rasulnya. Cuma buat Bung Pitung
> kalo ada orang yang bersebrangan pendapat dengan Anda Anda juga
> jangan arogan dong. Makenye Bang banyak baca buku, jangan cuma
> bisanya melihat dari satu sudut pandang aja. Ntar diketawain orang
> Bang. Gajah itu bukan dilihat dari bentuk kaki bang...ada belalai,
> gading, kaki, idung, kuping ame laen-laen.
> > Tabik
> > Eka Zulkarnain
> >
> >
> >
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: si pitung <sipitung68@>
> > To: [email protected]
> > Sent: Thursday, August 21, 2008 8:57:20 PM
> > Subject: Re: [ppiindia] Re: Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali
> Engineer)
> >
> >
> > haha...surga dunia kaga bs dibandingin ma surga yg dijanjiin Allah
> SWT buat orang2 yg beriman & beramal soleh.
> > seharusnya klo ente pake akal + hati, setelah menyaksikan &
> mengalami 'surga dunia' ciptaan Allah SWT, rasa takut & harap ente jd
> tambah kuat, bikin ente jd orang bertakwa supaye ente bs msk ke
> golongan orang2 yg bakal msk surga.
> > lha..ini malah kebalik, sholat aje kadang2, puase aje klo kuat,
> mirip bayi aje bang haha
> > wah wah ane kwatir ente ntar digabungin ma ngkong dono bukan cuma
> di milist tp di akherat, mau?
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED] com>
> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com
> > Sent: Thursday, August 21, 2008 4:07:56 PM
> > Subject: [ppiindia] Re: Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali
> Engineer)
> >
> > Tung tung,
> >
> > Gua sudah menikmati surga waktu ke New York, Hawaii dan Los
> Angeles,
> > Hong Kong dan Taiwan, di tahun 1990-an. Gua menikmati surga waktu
> > keliling Eropa Barat, Eropa Timur dan mampir di Abu Dhabi, 1980-an.
> > Padahal gua nggak apal Al Quran, jarang-jarang baca buku hadist,
> > shalat kadang-kadang juga ...puasa kalau kuat aja..
> > Beramal soleh kadang-kadang juga. Pokoknya abangan lah
> > Gua masih sering lihat surga sekarang di channel Travel & Living
> > (Indo Vision & Astro) dan dapat undangan gala dinner party di hotel
> > bintang 5 atau karaoke sama teman-teman di Inul Viesta.
> > Kasihan lu masih mengkayal dan berharap surga.
> > Lu kebanyakan masturbasi ya Tung...
> > Mata bisa buta, lho, kata Emak..
> > Ha..ha..
> >
> > Dimas.
> >
> > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si pitung <sipitung68@ ...> wrote:
> > >
> > > kasihan sekali om dimas ini, bukannye makin sadar malah makin
> > ngelindur haha ksurupan ya om
> > > dah panjang2 arahnya ga jelas, OFF TOPIC!
> > > blajar cara berdiskusi yg baik & benar dlu dech hehe
> > >
> > > so...menurut Alquran & AsSunnah, surga memang monopoli muslim
> > (beriman & beramal soleh) khan?
> > > ditunggu sanggahannya, tp jgn cuap2 aje ye, menuh2in inbox ane aje
> > >
> > >
> > >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>