wah mending bang jampang aje yg jawab, ane siy lemah lembut ma perempuan,  pa 
lagi klo mulus kinyis2 kaya' sandra dewi :p



----- Original Message ----
From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, September 23, 2008 3:44:40 PM
Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur 
Romli


Ngomong2 neh Bang Pitung, Bang Jampang sama Bang Alhakim. Saya sudah lihat tuh 
aksi FPI waktu mukulin seorang wanita di ruang pengadilan setelah diteriaki 
oleh seorang perempuan berjilbab di dalam ruang sidang via www.youtube. com

Ck..ck..ck.. .hebat ya FPI bisa menguasai kebenaran. Masa sih orang 
bersebrangan pendapat boleh ditindak dengan cara-cara seperti itu? Saya mau 
tanya; Apakah Nabi Muhammad SAW mengajarkan perbuatan seperti itu ya semasa 
hidupnya? Apakah ajaran agama Islam segitu ganasnya ya? Soalnya dari ajaran 
Islam yang saya pelajari sejak kecil, enggak kaya gitu ya bang?

Cck..ck..ck hebat hebat...

Eka Zulkarnain

--- On Tue, 9/23/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur 
Romli
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Date: Tuesday, September 23, 2008, 1:35 AM

hidup democrazy & pluralitas :p

----- Original Message ----

From: eka zulkarnain <ekalucky_01@ yahoo.com>

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Sent: Tuesday, September 23, 2008 3:29:23 PM

Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur 
Romli

Hidup Demokrasi dan Pluralisme.. ...

Eka Zulkarnain

--- On Mon, 9/22/08, si pitung <sipitung68@ yahoo. com> wrote:

From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com>

Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur 
Romli

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Date: Monday, September 22, 2008, 10:28 PM

wkaka....jd inget tulisannya akmal, "Barangkali di akhirat kelak pun

mereka akan beradvokasi melawan keputusan Allah yang berkehendak

menyiksa kaum ¡minoritas¢ di neraka".

Bener jg ya, bisa2 orang JIL melakukan siaran pers utk mengutuk si fulan yg

disiksa di neraka krn melanggar HAM wkakka..

----- Original Message ----

From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED] com>

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Sent: Tuesday, September 23, 2008 12:19:01 PM

Subject: Re:[ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur

Romli

Memang kalau orang2 JIL ngomong/nulis itu bikin

"gemes". Mereka dukung aliran sesat Ahmadiyah, ingin

membubarkan MUI, dsb.

Jangan2 nanti kalau disiksa di neraka bikin Siaran

Pers, si anu tengah disiksa di neraka....:)

--- cepy alhakim <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:

> Sy anggota FPI nyantai aja, kalo berhadapan dg

> laskar kita itu resiko ente, baru FPI gimana kalo yg

> ngamuk sekelas amrozi...!!! Jangan bikin keruh

> masalah memaksakan kehendak agar kita menerima

> ahmadiyah atas dasar pancasila teu nyambung...Sila

> pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, keberagaman seperti

> apa yg anda harapkan, selama baik2 kita tdk masalah

> dl waktu msh ada PKI yg di akui oleh hukum kita oke,

> tp setelah dilarang Kita Hancurkan... Musnahkan dr

> muka Bumi Nusantara tercinta duri2 dan para antek2

> nya, termasuk sekarang banyak para penjual negra

> atas nama ham, demokrasi, kebebasan semuanya

> mengacaukan saja....

> 

> Salam hangat,

> Alhakimc 

> 

> ____________ _________ ________

> Sent from my phone using flurry - Get free mobile

> email and news at: http://www.flurry. com

> 

> --- Original Message ---

> Date: Mon Sep 22 21:04:46 PDT 2008

> From: frans suranto <[EMAIL PROTECTED] . com>

> To: undisclosured_ recipient@ gmail.com

> Subject: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan

> terhadap Mohamad Guntur Romli

> ---

> 

> ---------- Forwarded message ----------

> From: Ibu Bambang <ibu.bambang@ gmail.com>

> Date: 2008/9/23

> Subject: [ppiindia] Siaran Pers: Pemukulan terhadap

> Mohamad Guntur Romli To:

> bhinneka_tunggal_ [EMAIL PROTECTED] com,

> ekonomi-nasional@ yahoogroups. com,

> [EMAIL PROTECTED] ps.com,

> [EMAIL PROTECTED] ps.com, [EMAIL PROTECTED] s.com,

> [EMAIL PROTECTED] .com

> 

> Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli

> Posted by: "-MGR-" [EMAIL PROTECTED] com indunisi

> Mon Sep 22, 2008 4:36 am (PDT)

> http://www.liputan6 .com/actual/ ?id=15619

> 

> 22/09/2008 17:07

> 

> Saksi Dipukul Terdakwa Laskar Pembela Islam

> 

> Liputan6.com, Jakarta:

> Seorang saksi dipukul dalam lanjutan sidang atas

> tujuh anggota Laskar Pembela Islam di Pengadilan

> Negeri Jakarta Pusat. Guntur Romli, saksi dari

> Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan

> Berkeyakinan (AKKBB) dipukul usai memberikan

> kesaksian. Semua itu terjadi di

> hadapan majelis hakim dan polisi yang menjaga

> jalannya persidangan. Juru bicara Pengadilan Negeri

> Jakarta Pusat menyebut peristiwa ini sebagai

> penghinaan terhadap pengadilan.

> 

> polisi terpaksa mengamankan Guntur dan sejumlah

> aktivis AKKBB

> lainnya ke dalam mobil polisi. Ini adalah peristiwa

> kekerasan ketiga yang terjadi di lingkungan

> pengadilan terkait kasus penyerbuan massa Front

> Pembela Islam atas peringatan Hari Pancasila, 1 Juni

> silam..(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

> 

> ============ ========= ========= ========

> Kronologi Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli

> 

> Kesaksian Mohamad Guntur Romli, saksi korban dari

> AKKBB yang dipukul

> di dalam ruang sidang, dalam Persidangan Kasus

> Tragedi Monas Berdarah, Senin 22 September 2008.

> 

> Senin 22 September 2008 pukul 14.00, saya menjadi

> saksi kasus Tragedi Monas Berdarah 1 Juni 2008 di

> Pengadilan Negeri Jakarta Pusat lantai

> 3. Ini kali kedua saya menjadi saksi, setelah

> sebelumnya saya menjadi saksi atas terdakwa

> Munarman. Saya memberikan kesaksian setelah saksi

> yang pertama yaitu Sugiono, pemilik truk yang

> membawa soundsystem yang dirusak oleh massa FPI.

> 

> Kesaksian saya kali ini untuk 7 orang Laskar Pembela

> Islam (LPI). Ruangan sidang yang sempit dipenuhi

> massa dari FPI. Dalam proses kesaksian saya,

> terdengar celetukan, hingga hujatan dari arah

> belakang saya, misalnya, "kesaksiannya palsu",

> "keluar dari Islam dia", "ntar tungguin di luar

> setelah selesai", dll. Suara-suara itu bercampur

> baur dengan teriakan "huuuuu...." dan

> teriakan-teriakan yang lain.

> 

> Ketua Majelis Hakim Bapak Makasau berkali-kali

> mengetok palu untuk memperingatkan massa FPI, dan

> mengancam mereka kalau tidak bisa tertib akan

> menghentikan sidang, dan memberikan sanksi pada

> mereka.

> 

> Setelah saya memberikan kesaksian, Majelis Hakim

> memberikan kesempatan pada 7 orang terdakwa untuk

> memberikan komentar/sanggapan terhadap kesaksian

> saya. Mayoritas dari mereka mengecam kesaksian saya,

> bahwa saya melihat ibu, orang tua, dan anak-anak

> dipukul di Tragedi Monas Berdarah itu. Salah seorang

> terdakwa malah menuding-nuding saya dengan kata-kata

> "elo..,elo.. gue... gue". Hakim Ketua langsung

> memperingatkan dia, agar tidak bersikap seperti

> preman.

> 

> Setelah selesai memberikan kesaksian saya

> dipersilahkan oleh Hakim untuk keluar. Posisi 7

> orang terdakwa itu berada di dekat pintu keluar yang

> biasa dipakai oleh Majelis Hakim, Jaksa, Pengacara,

> Terdakwa dan Saksi. Nah, ketika saya melewati

> mereka, seorang dari terdakwa bernama Sunarto

> menendang kaki saya. Langsung balik badan dan

> menghadap ke hakim, saya protes "Pak Hakim, kaki

> saya ditentang". Tiba-tiba,

> Subhan yang berada di dekat Sunarto, memukul kepala

> belakang saya. Kepala saya benjol dan pusing-pusing.

> Saya terus protes ke Hakim, "Pak saya dipukul".

> 

> 7 terdakwa dari FPI langsung mengepung saya, dan

> massa FPI yang berada di kursi pengunjung sidang

> juga mendekat ke arah saya. Keadaan semakin kacau,

> aparat polisi mulai masuk ruang sidang, dan

> mengelilingi saya. Subhan dan Sunarto masih berusaha

> memukul saya lagi. Ketika saya

> dibawa keluar dari ruang sidang, massa FPI terus

> mendekat, berusaha menembus pertahanan aparat

> kepolisian.

> 

> Selanjutnya aparat kepolisian mengevakuasi saya

> turun ke lantai 2 dan masuk ruangan saksi. Massa FPI

> digiring keluar arena Pengadilan Negeri Jakarta

> Pusat, namun mereka masih berkerumun, menunggu saya

> keluar

> dari PN Jakarta Pusat. Kami, dari AKKBB, para saksi,

> pengacara, dan simpatisan berkumpul di lobi lantai

> dasar PN Jakarta Pusat. Ternyata seorang teman kami

> bernama Soleh juga dipukul kepalanya karena

> berusaha melindungi kawan-kawan dari AKKBB yang

> berada di kursi pengunjung.

> 

> Karena suasana kacau, sidang pengadilan ditunda,

> termasuk sidang

> dengan terdakwa Machsuni Kaloko, Komandan Laskar

> Pembela Islam.

> Menurut aparat keamanan, massa FPI masih menunggu di

> jalan, di depan

> PN Jakarta Pusat.

> 

> Akhirnya kami dievakuasi dengan bis dan truk polisi

> yang membawa kami ke Polda Metro Jaya.

> 

> Tujuh terdakwa dari FPI itu tampaknya marah pada

> saya karena saya menyatakan bahwa saya melihat ibu,

> anak-anak, dan orang tua dipukuli

> di Monas. Dan memang benar, ada perempuan-perempuan

> yang menjadi korban, namanya Oming, Suci, lina, dll.

> Dan mereka telah memberikan kesaksian pada sidang

> sebelumnya baik Rizieq maupun Munarman.

> 

> Mohamad Guntur Romli, Jakarta, 22 September 2008

> 

> 

> 

> 

> 

>

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

> Dapatkan alamat Email baru Anda!

> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum

> diambil orang lain!

> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

> 

===

Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media- islam.or. id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 

Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Dapatkan alamat Email baru Anda!

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- ------

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********

Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg

Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.

http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)

2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.

3. Reading only, http://ppi-india. blogspot.. com 

4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com

5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com

6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com

Yahoo! Groups Links

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]











[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke