hidup democrazy & pluralitas :p
----- Original Message ---- From: eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, September 23, 2008 3:29:23 PM Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli Hidup Demokrasi dan Pluralisme.. ... Eka Zulkarnain --- On Mon, 9/22/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Monday, September 22, 2008, 10:28 PM wkaka...jd inget tulisannya akmal, "Barangkali di akhirat kelak pun mereka akan beradvokasi melawan keputusan Allah yang berkehendak menyiksa kaum ¡minoritas¢ di neraka". Bener jg ya, bisa2 orang JIL melakukan siaran pers utk mengutuk si fulan yg disiksa di neraka krn melanggar HAM wkakka.. ----- Original Message ---- From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] s.com Sent: Tuesday, September 23, 2008 12:19:01 PM Subject: Re:[ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli Memang kalau orang2 JIL ngomong/nulis itu bikin "gemes". Mereka dukung aliran sesat Ahmadiyah, ingin membubarkan MUI, dsb. Jangan2 nanti kalau disiksa di neraka bikin Siaran Pers, si anu tengah disiksa di neraka....:) --- cepy alhakim <[EMAIL PROTECTED] com> menulis: > Sy anggota FPI nyantai aja, kalo berhadapan dg > laskar kita itu resiko ente, baru FPI gimana kalo yg > ngamuk sekelas amrozi...!!! Jangan bikin keruh > masalah memaksakan kehendak agar kita menerima > ahmadiyah atas dasar pancasila teu nyambung...Sila > pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, keberagaman seperti > apa yg anda harapkan, selama baik2 kita tdk masalah > dl waktu msh ada PKI yg di akui oleh hukum kita oke, > tp setelah dilarang Kita Hancurkan... Musnahkan dr > muka Bumi Nusantara tercinta duri2 dan para antek2 > nya, termasuk sekarang banyak para penjual negra > atas nama ham, demokrasi, kebebasan semuanya > mengacaukan saja.... > > Salam hangat, > Alhakimc > > ____________ _________ ________ > Sent from my phone using flurry - Get free mobile > email and news at: http://www.flurry. com > > --- Original Message --- > Date: Mon Sep 22 21:04:46 PDT 2008 > From: frans suranto <[EMAIL PROTECTED] . com> > To: undisclosured_ recipient@ gmail.com > Subject: [ppiindia] Fwd: Siaran Pers: Pemukulan > terhadap Mohamad Guntur Romli > --- > > ---------- Forwarded message ---------- > From: Ibu Bambang <ibu.bambang@ gmail.com> > Date: 2008/9/23 > Subject: [ppiindia] Siaran Pers: Pemukulan terhadap > Mohamad Guntur Romli To: > bhinneka_tunggal_ [EMAIL PROTECTED] com, > ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, > [EMAIL PROTECTED] ps.com, > [EMAIL PROTECTED] ps.com, [EMAIL PROTECTED] s.com, > [EMAIL PROTECTED] .com > > Siaran Pers: Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli > Posted by: "-MGR-" [EMAIL PROTECTED] com indunisi > Mon Sep 22, 2008 4:36 am (PDT) > http://www.liputan6 .com/actual/ ?id=15619 > > 22/09/2008 17:07 > > Saksi Dipukul Terdakwa Laskar Pembela Islam > > Liputan6.com, Jakarta: > Seorang saksi dipukul dalam lanjutan sidang atas > tujuh anggota Laskar Pembela Islam di Pengadilan > Negeri Jakarta Pusat. Guntur Romli, saksi dari > Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan > Berkeyakinan (AKKBB) dipukul usai memberikan > kesaksian. Semua itu terjadi di > hadapan majelis hakim dan polisi yang menjaga > jalannya persidangan. Juru bicara Pengadilan Negeri > Jakarta Pusat menyebut peristiwa ini sebagai > penghinaan terhadap pengadilan. > > polisi terpaksa mengamankan Guntur dan sejumlah > aktivis AKKBB > lainnya ke dalam mobil polisi. Ini adalah peristiwa > kekerasan ketiga yang terjadi di lingkungan > pengadilan terkait kasus penyerbuan massa Front > Pembela Islam atas peringatan Hari Pancasila, 1 Juni > silam.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV) > > ============ ========= ========= ======== > Kronologi Pemukulan terhadap Mohamad Guntur Romli > > Kesaksian Mohamad Guntur Romli, saksi korban dari > AKKBB yang dipukul > di dalam ruang sidang, dalam Persidangan Kasus > Tragedi Monas Berdarah, Senin 22 September 2008. > > Senin 22 September 2008 pukul 14.00, saya menjadi > saksi kasus Tragedi Monas Berdarah 1 Juni 2008 di > Pengadilan Negeri Jakarta Pusat lantai > 3. Ini kali kedua saya menjadi saksi, setelah > sebelumnya saya menjadi saksi atas terdakwa > Munarman. Saya memberikan kesaksian setelah saksi > yang pertama yaitu Sugiono, pemilik truk yang > membawa soundsystem yang dirusak oleh massa FPI. > > Kesaksian saya kali ini untuk 7 orang Laskar Pembela > Islam (LPI). Ruangan sidang yang sempit dipenuhi > massa dari FPI. Dalam proses kesaksian saya, > terdengar celetukan, hingga hujatan dari arah > belakang saya, misalnya, "kesaksiannya palsu", > "keluar dari Islam dia", "ntar tungguin di luar > setelah selesai", dll. Suara-suara itu bercampur > baur dengan teriakan "huuuuu...." dan > teriakan-teriakan yang lain. > > Ketua Majelis Hakim Bapak Makasau berkali-kali > mengetok palu untuk memperingatkan massa FPI, dan > mengancam mereka kalau tidak bisa tertib akan > menghentikan sidang, dan memberikan sanksi pada > mereka. > > Setelah saya memberikan kesaksian, Majelis Hakim > memberikan kesempatan pada 7 orang terdakwa untuk > memberikan komentar/sanggapan terhadap kesaksian > saya. Mayoritas dari mereka mengecam kesaksian saya, > bahwa saya melihat ibu, orang tua, dan anak-anak > dipukul di Tragedi Monas Berdarah itu. Salah seorang > terdakwa malah menuding-nuding saya dengan kata-kata > "elo..,elo.. gue... gue". Hakim Ketua langsung > memperingatkan dia, agar tidak bersikap seperti > preman. > > Setelah selesai memberikan kesaksian saya > dipersilahkan oleh Hakim untuk keluar. Posisi 7 > orang terdakwa itu berada di dekat pintu keluar yang > biasa dipakai oleh Majelis Hakim, Jaksa, Pengacara, > Terdakwa dan Saksi. Nah, ketika saya melewati > mereka, seorang dari terdakwa bernama Sunarto > menendang kaki saya. Langsung balik badan dan > menghadap ke hakim, saya protes "Pak Hakim, kaki > saya ditentang". Tiba-tiba, > Subhan yang berada di dekat Sunarto, memukul kepala > belakang saya. Kepala saya benjol dan pusing-pusing. > Saya terus protes ke Hakim, "Pak saya dipukul". > > 7 terdakwa dari FPI langsung mengepung saya, dan > massa FPI yang berada di kursi pengunjung sidang > juga mendekat ke arah saya. Keadaan semakin kacau, > aparat polisi mulai masuk ruang sidang, dan > mengelilingi saya. Subhan dan Sunarto masih berusaha > memukul saya lagi. Ketika saya > dibawa keluar dari ruang sidang, massa FPI terus > mendekat, berusaha menembus pertahanan aparat > kepolisian. > > Selanjutnya aparat kepolisian mengevakuasi saya > turun ke lantai 2 dan masuk ruangan saksi. Massa FPI > digiring keluar arena Pengadilan Negeri Jakarta > Pusat, namun mereka masih berkerumun, menunggu saya > keluar > dari PN Jakarta Pusat. Kami, dari AKKBB, para saksi, > pengacara, dan simpatisan berkumpul di lobi lantai > dasar PN Jakarta Pusat. Ternyata seorang teman kami > bernama Soleh juga dipukul kepalanya karena > berusaha melindungi kawan-kawan dari AKKBB yang > berada di kursi pengunjung. > > Karena suasana kacau, sidang pengadilan ditunda, > termasuk sidang > dengan terdakwa Machsuni Kaloko, Komandan Laskar > Pembela Islam. > Menurut aparat keamanan, massa FPI masih menunggu di > jalan, di depan > PN Jakarta Pusat. > > Akhirnya kami dievakuasi dengan bis dan truk polisi > yang membawa kami ke Polda Metro Jaya. > > Tujuh terdakwa dari FPI itu tampaknya marah pada > saya karena saya menyatakan bahwa saya melihat ibu, > anak-anak, dan orang tua dipukuli > di Monas. Dan memang benar, ada perempuan-perempuan > yang menjadi korban, namanya Oming, Suci, lina, dll. > Dan mereka telah memberikan kesaksian pada sidang > sebelumnya baik Rizieq maupun Munarman. > > Mohamad Guntur Romli, Jakarta, 22 September 2008 > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > Dapatkan alamat Email baru Anda! > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum > diambil orang lain! > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ > === Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta Informasi selengkapnya ada di: http://www.media- islam.or. id Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ [Non-text portions of this message have been removed] ------------ --------- --------- ------ ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot.. com 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

