setan emang awalnya menang bos :)
Batalnya Pleno RUU Anti Pornografi Bukti Kegagalan Kaum Moralis
By Republika Contributor
Kamis, 25 September 2008 pukul 11:04:00
MEDAN--Batalnya
rapat pleno DPR membahas RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi membuktikan
kegagalan kaum moralis melawan kepentingan jangka pendek kaum
materialistis, hedonis dan pragmatis.
"Ternyata kepentingan duniawi untuk mendapatkan materi lebih
diutamakan dari pada menyelamatkan moral dan martabat bangsa," kata
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof. DR. Hasan
Bakti Nasution, MA menjawab ANTARA di Medan, Kamis.
Menurut dia, pengajuan RUU Pornografi disampaikan kaum moralis dari
berbagai agama itu dimaksudkan agar rakyat tidak "diracuni" dengan
segala perbuatan yang lebih mengutamakan nafsu.
Namun niat mulia tersebut mendapatkan "perlawanan" dari kelompok
materialistis, hedonis dan pragmatis yang menyikapi permasalahan itu
secara "sempit" karena merasa aktivitas bisnisnya kurang mendapatkan
keuntungan jika UU itu diberlakukan.
Kelompok itu menggunakan kebebasan berekspresi, berbudaya dan seni
sebagai alasan untuk menolak RUU yang bernilai mulia tersebut. Padahal
kekhawatiran kelompok itu telah diadopsi dengan pasal khusus yang
mengecualikan kegiatan seni, katanya.Nasution menambahkan, pembatalan pleno
juga menunjukkan betapa lemahnya standar nilai demokrasi di tanah air.
RUU
Anti Pornografi merupakan aspirasi kaum moralis dari berbagai agama
yang merupakan kelompok mayoritas. "Namun bisa dikalahkan sekelompok
kecil orang yang berpikiran hedonis dan meterialistik," kata Guru Besar
IAIN Sumut itu. ant/fi
[Non-text portions of this message have been removed]