Pak Marconi,saya ingin tahu pendapat anda pribadi tentang pernikahan Syekh
Puji dengan gadis belia,bgmn Pak ?

Salam
Ruswandi

> KOMENTAR:
>
> Para "ulama" Muslimin sendiri seharusnya YANG PERTAMA harus menghormati
> dirinya sendiri, sebelum menuntut kepada yang lain. Jika sudah bersedia
> menerima sebutan 'ulama, semestinya (sebagaimana di definisikan Allah swt
> sebagai al-albaab) sudah mencpai tingkatan KHOLFATAN FII AL-ARDZH yang
> BERAHLAQ KARIMAH.
>
> Apabila belum mencapai KWALITAS yang didefinisikan oleh Allah swt
> tersebut, seyogyanya jangan memasang LABEL "ulama" pada diri pribadi,
> sekalipun telah menamatkan kajian literatuur di berbagai Universitas
> dengan menggendong titel PhD, DR, Lc .....dll
>
> Bagi seorang hamba Allah swt memahami ayat-ayat Allah swt yang Qurani dan
> Kauni adalah masih baru langkah pertama ke arah kehendak Penciptaaan
> KHOLATAN FII AL-ARDZH yang difirmankan dalam QS.2:30.
>
> Wassalam,
> A.M
>
>
>
>   ----- Original Message -----
>   From: Ibu Bambang
>   To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected]
>   Sent: Tuesday, October 28, 2008 7:18 AM
>   Subject: [ppiindia] Presiden PKS: Jangan Menghujat Syekh Puji
>
>
>   Presiden PKS: Jangan Menghujat Syekh Puji Minggu, 26 Oktober 2008 -
> 13:58
>   wib
>   
> http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/26/1/157635/presiden-pks-jangan-menghujat-syekh-puji
>   Nurlaili - Okezone
>
>   
> <http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=102__zoneid=101__cb=90874e729b__maxdest=http://news.okezone.com/SP/>
>
>   *JAKARTA** *- Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku kurang simpati
> dengan
>   pihak-pihak yang menghujat pernikahan Syekh Puji dengan gadis belia
> berusia
>   12 tahun yang dianggap kontoversial.
>
>   "Mungkin kita tidak sependapat, tapi jangan sampai menghujat para ulama.
>   Karena kalau umat Islam tidak menghormati ulama, siapa lagi yang akan
>   menghormati mereka," ujarnya di sela Rapimnas PKS di Hotel Sahid
> Jakarta,
>   Minggu (26/10/2008).
>
>   Selain itu, lanjutnya, persoalan yang menjadi kontroversi ini masih
>   menyangkut masalah fiqhiyah yang dibenarkan berbeda pendapat, selama
>   mempunyai dalil yang kuat.
>
>   "Jadi tolong kepada semua masyarakat terutama umat Islam agar tidak
> sampai
>   saling menghujat. Lebih baik dikonsultasikan dengan ulama (MUI) karena
> ini
>   masalah fiqih, yang ada batas minimal dan maksimalnya," terangnya.
>
>   [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>


Kirim email ke