Ahlaq Karimah itu tidak hanya meliputi tata-nilai dan moral etika hidup 
keseharian seorang Muslim di dalam masyarakatnya, tetapi juga menyangkut suatu 
sikap hidup intelektual dan ideologi Dinul Islam yang difirmankan Allah swt 
dalam Al-Quranu al-Kariim. 

Persoalan "pernikahan Syekh Puji" adalah persoalan PRIBADINYA dan perempuan 
yang dinikahinya serta orang tua perempuan yang dinikahinya. Dan dia harus 
berhadapan dengan ketentuan Hukum Perkawinan di Indonesia yang diakui oleh 
UU-Perkawinan sebagai tanggungjawab kemasyarakatannya. 

Wassalam,
A.M



  ----- Original Message ----- 
  From: [EMAIL PROTECTED] 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, October 28, 2008 9:59 AM
  Subject: Re: [ppiindia] Presiden PKS: Jangan Menghujat Syekh Puji


  Pak Marconi,saya ingin tahu pendapat anda pribadi tentang pernikahan Syekh
  Puji dengan gadis belia,bgmn Pak ?

  Salam
  Ruswandi

  > KOMENTAR:
  >
  > Para "ulama" Muslimin sendiri seharusnya YANG PERTAMA harus menghormati
  > dirinya sendiri, sebelum menuntut kepada yang lain. Jika sudah bersedia
  > menerima sebutan 'ulama, semestinya (sebagaimana di definisikan Allah swt
  > sebagai al-albaab) sudah mencpai tingkatan KHOLFATAN FII AL-ARDZH yang
  > BERAHLAQ KARIMAH.
  >
  > Apabila belum mencapai KWALITAS yang didefinisikan oleh Allah swt
  > tersebut, seyogyanya jangan memasang LABEL "ulama" pada diri pribadi,
  > sekalipun telah menamatkan kajian literatuur di berbagai Universitas
  > dengan menggendong titel PhD, DR, Lc .....dll
  >
  > Bagi seorang hamba Allah swt memahami ayat-ayat Allah swt yang Qurani dan
  > Kauni adalah masih baru langkah pertama ke arah kehendak Penciptaaan
  > KHOLATAN FII AL-ARDZH yang difirmankan dalam QS.2:30.
  >
  > Wassalam,
  > A.M
  >
  >
  >
  > ----- Original Message -----
  > From: Ibu Bambang
  > To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected]
  > Sent: Tuesday, October 28, 2008 7:18 AM
  > Subject: [ppiindia] Presiden PKS: Jangan Menghujat Syekh Puji
  >
  >
  > Presiden PKS: Jangan Menghujat Syekh Puji Minggu, 26 Oktober 2008 -
  > 13:58
  > wib
  > 
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/26/1/157635/presiden-pks-jangan-menghujat-syekh-puji
  > Nurlaili - Okezone
  >
  > 
<http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=102__zoneid=101__cb=90874e729b__maxdest=http://news.okezone.com/SP/>
  >
  > *JAKARTA** *- Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku kurang simpati
  > dengan
  > pihak-pihak yang menghujat pernikahan Syekh Puji dengan gadis belia
  > berusia
  > 12 tahun yang dianggap kontoversial.
  >
  > "Mungkin kita tidak sependapat, tapi jangan sampai menghujat para ulama.
  > Karena kalau umat Islam tidak menghormati ulama, siapa lagi yang akan
  > menghormati mereka," ujarnya di sela Rapimnas PKS di Hotel Sahid
  > Jakarta,
  > Minggu (26/10/2008).
  >
  > Selain itu, lanjutnya, persoalan yang menjadi kontroversi ini masih
  > menyangkut masalah fiqhiyah yang dibenarkan berbeda pendapat, selama
  > mempunyai dalil yang kuat.
  >
  > "Jadi tolong kepada semua masyarakat terutama umat Islam agar tidak
  > sampai
  > saling menghujat. Lebih baik dikonsultasikan dengan ulama (MUI) karena
  > ini
  > masalah fiqih, yang ada batas minimal dan maksimalnya," terangnya.
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  >
  >
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke