http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006120176

*SAATNYA INDONESIA KEDEPANKAN STRATEGI MARITIM
*03 Nov 2008

          KOBANGDIKAL (3/11),- Mencermati perkembangan global dewasa ini,
sudah saatnya Indonesia khususnya dalam pertahanan negara harus
mengedepankan strategi pertahanan maritim. Hal ini bukanlah tampak alasan,
mengingat dan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara
kepulauan. Konsekuensi sebagai penjaga kedaulatan negara di laut, TNI AL
harus mampu mewujudkan laut yang aman dan terkendali, yaitu kondisi yang
bebas dari berbagai ancaman kekerasan pengunaan kekuatan bersenjata, ancaman
navigasi, terhadap eksplorasi dan eksploitasi SDA laut serta ancaman
pelanggaran hukum di laut.



          Demikian dikatakan *Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan
Angkatan Laut (Dankobangdikal) Laksda TNI Sumartono* saat membuka pendidikan
Pasukan elit TNI AL (Paska, Taifib dan Penyelam) yang diikuti 72 orang dari
berbagai strata di Lapangan Kihadjar Dewantara, Kobangdikal, Senin (3/11).



          Dikaitkan dengan kondisi dan konstelasi geografis terbuka,
setengah terbuka, dan tertutup, lanjut mantan Danpuspenerbal ini, maka
kehadiran Naval Power akan memberikan tiga keuntungan, yakni keunggulan
unsur defensif yang mematikan, unsur ofensif yang efektif serta unsur
detterence factor yang baik, sehingga musuh akan takut dan mengurungkan niat
jahatnya.



          Selain itu, kata orang nomor satu Kobangdikal ini, sudah
sepantasnya Indonesia mempunyai kekuatan AL setara Green Water Navy, yaitu
kekuatan yang dapat diandalkan untuk menegakkan stabilitas keamanan dan
kemampuan mengadakan perlawanan terhadapa setiap ancaman, gangguan,hambatan
dan tantangan.



          "Pembangunan TNI AL yang Besar, Kuat dan Profesional bukan hanya
jargon belaka namun suatu fakta yang menuntut realisasi nyata," tegasnya



          Selain alut dan fasilitas infrastruktur yang baik dan memadai,
dalam membangun TNI AL yang Besar, Kuat dan Profesional perlu upaya
penyedian SDM yang baik dan terencana dengan baik pula. Penyedian SDM yang
berkualitas tidaklah mudah. Salah satu penyedian prajurit yang handal ialah
dengan mendidik para prajurit TNI AL yang memiliki berbagai spesialisasi
kemampuan.



"Selain memiliki kualitas kemampuan yang diharapkan, para siswa hasil didik
harus pula dibentuk menjadi prajurit yang memiliki integritas pribadi
sebagai prajurit matra laut yang memiliki karakter bahari dan bermoral
tinggi." tegasnya.



          Upacara pembukaan pendidikan pasukan elit ini dihadiri pula Wadan
Kobangdikal Brigjen TNI Marinir Arief Suherman, Komandan Kodikopsla Laksma
TNI Ade Supandi serta para pejabat teras Kobangdikal lainnya. Usai upacara
tampa basa-basi ini dilanjutkan orientasi sebelum masuk pendidikan yang
sebenarnya di Pusdiksus (Paska dan Penyelam) dan Taifib di Kodikmar.



Untuk masa pendidikan Paska dan Taifib, lanjut Dankobangdikal, akan menempuh
lama Pendidikan 10 bulan, kecuali penyelam dengan masa pendidikan 6 bulan.
Pendidikan Paska bertujuan mencetak prajurit yang mampu melaksanakan
tugas-tugas operasi ampfibi maupun tugas-tugas peperangan khusus laut.
Sedangkan Dik Taifib ditujukan untuk  mencetak prajurit Taifib yang dapat
melaksanakan tugas pengintaian dan penyelidikan dalam operasi amfibi dan
operasi-operasi lain melalui darat, laut dan udara.



          Sementara itu Dikjuru Selam bertujuan mendidik para prajurit
menjadi juru selam TNI AL yang profesional  untuk mendukung kesiapan dan
keselamatan bawah air khususnya KRI dalam suatu operasi laut.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke