Segera lanjutkan pemutusan hubungan diplomatik, politik dan ekonomi dengan 
Israel. Sebab bila tidak, Anda bisa dituduh mendanai kekejaman Israel. Hentikan 
segala aktivitas diplomatik, politik dan ekonomi dengan Israel.  


http://www.republika.co.id/berita/26493.html

Negara-negara Amerika Latin Kutuk Israel

BUENOS AIRES -- Negara-negara Amerika Latin termasuk Argentina, Brazilia dan 
Meksiko Kamis mengeluarkan kutukan keras terhadap serangan Israel atas kompleks 
kemanusiaan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jalur Gaza.

"Pemerintah Argentina sangat menyesalkan serangan Israel baru-baru ini terhadap 
kantor Badan Bantuan dan Petugas PBB untuk pengungsi Palestina di Timur Tengah 
(UNRWA) serta satu rumahsakit, yang membahayakan kehidupan rakyat sipil yang 
tidak bersalah," kata kementerian luar negeri Argentina dalam pernyataannya.

PBB menghentikan beberapa operasinya di Gaza setelah gempuran Israel menghantam 
kompleks kantornya, serta membakar gudang bantuan kemanusiaan yang berisikan 
pangan dan obat-obatan.

Pemerintah Argentina, yang menampung komunitas Yahudi terbesar di Amerika 
Latin, juga mengingatkan kembali tanggungjawab Israel untuk menghormati hukum 
kemanusiaan internasional dan melakukan tindakan-tindakan yang perlu untuk 
meminimalkan korban sipil.

Para pejabat juga mengatakan, Argentina telah mengirimkan pengapalan bantuan 
kemanusiaan - termasuk selimut, obat-obatan dan susu bubuk - untuk membantu 
para korban perang di Gaza.

Menteri Luar Negeri Brazilia, Celso Amorim mendukung reaksi-reaksi 
internasional atas pemboman tersebut, dan menyatakan bahwa Brazil 'bergabung 
dengan Sekjen PBB (Ban Ki-moon) mengutuk serangan itu," katanya.

Amorim berpendapat perlunya dilakukan penyelidikan secara detil atas serangan 
tersebut, katanya dalam konferensi pers.

Kementerian luar negeri Meksiko menyampaikan 'kutukan keras' atas serangan itu, 
dan mengatakan bahwa pihaknya mengingatkan Israel agar 'menghormati hukum 
kemanusiaan internasional dan membedakan antara target sipil dan militer' dalam 
serangannya.

Presiden-presiden Amerika Tengah juga menyerukan agar Israel menjamin segera 
menarik mundur tentaranya dari Gaza dan membentuk gencatan senjata.

Para kepala negara dari Guatemala, Honduras, El Salvador, Panama dan Nikaragua 
juga menyerukan kepada Israel agar melaksanakan 'penarikan mundur secepatnya' 
pasukannya dari Gaza.

Para pemimpin tersebut sedang bertemu pada konferensi tingkat tinggi (KTT) 
ke-34 Sistem Terpadu Amerika Tengah di Nikaragua. Mereka menyerukan bagi 
dibentuknya gencatan senjata terakhir berdasarkan kerangka kerja keputusan 
Dewan Keamanan PBB.

Setelah berbicara dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Sekjen PBB Ban 
Ki-moon menyampaikan 'protes keras dan penyelesalan mendalam' atas serangan itu.

Ban, yang sedang berada di Israel sebagai bagian dari lawatannya ke kawasan 
tersebut menekankan perlu segera dilakukannya gencatan senjata.

Dia menegaskan, jumlah korban tewas yang sekarang telah mencapai lebih dari 
1.100 orang tak bisa diterima. Sekitar 600 korban tewas adalah warga sipil, 
termasuk 355 anak-anak, kata para petugas medis.

Komunitas Yahudi Argentina pekan lalu menyatakan dukungannya terhadap aksi-aksi 
militer Israel di Gaza.
Dalam pernyataannya 8 Januari, Perhimpunan Argentina-Israel menyatakan 
solidaritas mereka dengan masyarakat dan negara Israel dalam serangannya 
terhadap Hamas. - ant/afp/ah




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke