http://www.antara.co.id/arc/2009/3/6/antara-gandeng-heitech-masuki-bisnis-data-center/

*ANTARA Gandeng HeiTech Masuki Bisnis Data Center
*


(Dirut LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf dan CEO HeiTech Padu Bhd Abdul Hakim
Md Lassim menandatangani kontrak kerjasama pembangunan data center ANTARA
dan kerjasama pengembangan bisnis data center di Indonesia. Penandatanganan
kerjasama disaksikan oleh Direktur Pemasaran ANTARA Rully Charmeianto
Iswachyudi dan Direktur HeiTech Abdullah di gedung data center HeiTech,
Selangor, Malaysia, Jum'at sore (6/3). (Foto ANTARA/Adi Lazuardi))

*Kuala Lumpur* (ANTARA News) - *LKBN ANTARA *bersama perusahaan data center
terkemuka Malaysia, *HeiTech Padu Bhd*, akan membangun bisnis data center di
Indonesia.

Kerjasama antara kantor berita Indonesia dan HeiTech itu ditandangani Jumat
di gedung data center HeiTech, Selangor, Malaysia, oleh* Dirut LKBN ANTARA
Ahmad Mukhlis Yusuf *dan *CEO HeiTech Abdul Hakim Md Lassim*.

"HeiTech akan investasi tahap pertama sebesar 565.000 dolar AS untuk
pembangunan data center di Wisma ANTARA Jakarta. Selain itu, mereka akan
juga membangun data center untuk kantor berita ANTARA. Pembangunan dimulai
April dan Juli 2009 sudah bisa operasi," kata Mukhlis yang didampingi oleh
Direktur Pemasaran dan Teknik, Rully Charmeianto Iswachyudi.

Pada tahap kedua, HeiTech juga akan membangun data center di kawasan
industri Jababeka Bekasi dengan nilai investasi 5 juta dolar AS.

"Kebutuhan data center LKBN ANTARA semakin penting untuk menopang
pengembangan bisnis informasi berbasis IT sejalan dengan perencanaan bisnis
ANTARA sebagai kantor berita berkelas dunia pada 2012 nanti. Oleh karena
itu, kami menggandeng HeiTech sebuah perusahaan data center terkemuka di
Malaysia," kata  Dirut ANTARA.

Kerjasama dengan HeiTech itu juga akan menopang bisnis IT ANTARA yang sudah
digeluti selama 10 tahun terakhir ini, kata Rully.

"Berdasarkan rencana strategis ke depan, selain kuat di bisnis inti  yakni
melayani 300 media massa, LKBN ANTARA telah menetapkan strategi ritel baik
dalam penyediaan media content, juga masuk ke layanan ritel berbagai jasa
komunikasi pemasaran dan aplikasi IT," tambah dia.

Menurut Mukhlis Yusuf, ke depan pendapatan bisnis LKBN ANTARA akan ditopang
oleh pendapatan layanan media content dan komersial IT dengan tujuan menjadi
kantor berita yang mandiri secara finansial seperti kantor berita
transnasional lainnya.

Sementara CEO HeiTech Abdul Halim Md Lassim mengatakan, kerjasama dengan
LKBN ANTARA adalah sebagai langkah maju bagi perusahaannya.

"Ini sejalan dengan pengembangan bisnis kami di dunia internasional. Kami
percaya kerjasama dengan ANTARA ini akan mampu melakukan penetrasi kami ke
bisnis data center di Indonesia," katanya.

"Kami berharap kemitraan dengan LKBN ANTARA bisa menjadi kemitraan jangka
panjang," kata Abdul Halim.HeiTech mengelola data center instansi besar
Malaysia di antaranya PNB, Imigrasi Malaysia dan JPJ (Jabatan Pengangkutan
Jalan), Pos Malaysia, perbankan dan perusahaan asuransi di Malaysia.

Ada tiga bisnis yang akan dikembangkan dari kerjasama Antara dengan HeiTech
di Indonesia yakni pertama business recovery management services (BRMS).
Kedua, Data Center Management (DCM) dan ketiga Internet Data Center Services
(IDCS).(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke