Bila Korut diserang AS-Korsel, kemungkinan besar China tidak akan tinggal
diam, China pasti bantu Korut. Nah, ditengah perang antara China-Korut vs
AS-Korsel, bisa jadi Taiwan ambil kesempatan, deklarasikan kemerdekaan.
Kalau sudah begini, China akan hadapi 2 front, Korut dan Taiwan. Bila China
merasa kewalahan, China akan minta bantuan Rusia di Utara dan beberapa
negara di Selatan. Menghadapi gabungan China plus pasukan Utara dan Selatan,
Aliansi AS berbalik kewalahan. AS pun pasti akan minta dukungan Eropa.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2009/3/15/kim-rezim-komunis-tak-dapat-dikalahkan/

*Kim: Rezim Komunis Tak Dapat Dikalahkan*


*Seoul *(ANTARA News/AFP) - *Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim
Jong-Il*memuji rezim komunisnya sebagai `tak dapat dikalahkan,`
demikian media ini
Minggu, di tengah ketegangan yang terus memuncak menyusul rencana peluncuran
roket.

Kim menyampaikan pernyataan itu saat menyaksikan salah satu penampilan
latihan kesatuan-kesatuan artilerinya, kata kantor berita Korea Utara KCNA
tanpa menjelaskan tanggal dan lokasi latihan itu.

"Benteng sosialis kami tak bisa dikalahkan, dan revolusi kami menjamin suatu
kemenangan karena kami mempunyai barisan-barisan elit seperti baja," kata
Kim seperti dikutip KCNA.

Pekan lalu, negara komunis ini memberitahu penerbangan dan agen-agen
pelayaran internasional, bahwa pihaknya akan meluncurkan satelit komunikasi
antara 4-8 April.

Seoul dan Washington mengatakan, pemberitahuan peluncuran satelit itu hanya
kedok bagi uji coba rudal jarak jauh Taeopodong-2, yang secara teknik
diperkirakan mampu mencapai daratan Amerika Serikat.

Ini akan menjadi uji coba peluncuran rudal jarak jauh ketiga, sejak uji coba
pertama tahun 1998.

Korea Utara Senin memutus saluran telepon dan faksimili militer kedua negara
yang digunakan untuk mengawasi penyeberangan perbatasan dan menempatkan 1,2
juta anggota angkatan bersenjatanya dalam siaga tempur guna memprotes
latihan militer tahunan AS-Korea Selatan.

Perbatasan dengan Korea Selatan masih ditutup selama tiga hari
berturut-turut dan menyebabkan ratusan warga Korea Selatan terlantar di
Korea Utara. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke