http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122306

KASDAM JAYA PIMPIN UPACARA BENDERA 17-AN
17 Apr 2009

KODAM JAYA (17/4),- Kepala Staf  Kodam Jaya/Jayakarta Brigadir Jenderal TNI 
Moeldoko mewakili Pangdam Jaya bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera 
tujuhbelasan bertempat di lapangan upacara Markas Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo 
No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Jum'at (17/4).

Hadir dalam upacara tersebut Pejabat Teras Kodam Jaya, para Kabalak Satuan 
jajaran Kodam Jaya serta seluruh pasukan Militer dan PNS Satuan jajaran Kodam 
Jaya yang berada di lingkungan Kodam Jaya serta perwakilan pasukan Satpur dan 
Satbanpur Kodam Jaya. Bertindak sebagai Komandan upacara adalah Komandan 
Batalyon Arhanudse-6 Men I/F Kodam Jaya Letnan Kolonel Arh M Suharyadi dan 
Pembaca UUD 1945 Lettu Arh Imam S. Pengucap Sapta Marga Lettu Arh Zain V A 
serta pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Siswo. Upacara ditandai dengan 
pengibaran bendera Sang Merah putih diiringi lagu Indonesia Raya oleh Musik 
Lapangan Ajendam Jaya.

Pada upacara bendera tujuhbelasan ini kali, Inspektur upacara membacakan amanat 
Panglima TNI yang menyampaikan, bulan April adalah bulan pertama Triwulan ke II 
program kerja TNI TA 2009. Dari hasil evaluasi triwulan pertama telah diketahui 
sejauh mana pencapaian yang telah dilaksanakan. Dengan demikian akan dapat 
menemukan langkah antisipasi yang diperlukan sekaligus mampu memfasilitasi diri 
dengan sebaik-baiknya agar dinamisasi dan kontinuitas program dapat terus 
dijaga sesuai dengan rencana strategis TNI agar ke depan TNI akan semakin kuat, 
modern dan profesional.

Panglima TNI mengingatkan, pada 6 April yang lalu keluarga besar TNI mendapat 
musibah dengan gugurnya 24 personel TNI AU dalam peristiwa jatuhnya pesawat 
Foker F-27/A-2703. Marilah kita petik hikmah dan pelajaran yang berharga dari 
peristiwa tersebut. Sebagai prajurit profesional tidak boleh lengah dan over 
confidence, namun harus tetap mengacu kepada prosedur keselamatan dan keamanan 
penerbangan, kecermatan dan kehati-hatian dalam setiap pelaksanaan tugas.

Panglima juga menekankan, peran serta seluruh prajurit TNI dengan segala 
disiplin, dedikasi dan loyalitas dalam mengamankan dan menyukseskan Pemilu 
Legislatif 2009, srta konsistensi dan pelaksanaan komitmen netralitas TNI dapat 
kita jadikan modal utama dalam rangka mengamankan dan menyukseskan Pemilu 
Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang. Tantangan tugas ke depan akan 
semakin kompleks dan tidak ringan, karena situasi pasca Pemilu menjadi lebih 
hangat dan dinamis. Tidak tertutup kemungkinan masih ada kelompok-kelompok 
tertentu yang tidak puas terhadap hasil Pemilu dan dikhawatirkan dapat 
mengganggu stabilitas keamanan. Untuk itu kepada seluruh prajurit TNI dimanapun 
bertugas dan berada agar senantiasa mencermati perkembangan yang terjadi di 
Tanah Air, dengan tetap fokus kepada tugas pokok satuan masing-masing serta 
meningkatkan kesiapseiagaan operasional satuan guna mengantisipasi setiap 
perkembangan yang ada.  



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke