http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8752
PANGARMATIM: TNI MAMPU JALANKAN MISI PBB
Beirut - Panglima Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Lili
Supramono menyatakan, TNI, khususnya TNI Angkatan Laut (AL) mampu menjalankan
misi perdamaian PBB dengan baik dan profesional.
"Kita akan tunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan dan profesional dalam
menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon, khususnya sebagai satuan tugas
maritim (Maritime Task Force/MTF UNIFIL)," katanya, menjawab ANTARA di Beirut,
Kamis.
Ditemui, usai menyambut kedatangan KRI Diponegoro-365 sebagai Kontingen Satgas
Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-A di Lebanon, ia mengatakan, keikutsertaan
TNI yang kali pertama dalam Satgas Maritim PBB di Lebanon, sangat membanggakan.
"Tidak saja sebagai pribadi, tetapi sebagai bagian dari bangsa Indonesia, tentu
kita sangat bangga mendapat kepercayaan internasional dalam misi perdamaian di
Lebanon," tuturnya.
Tetapi, lanjut Lili, kebanggaan itu harus disertai kemampuan dan
profesionalitas yang tinggi dalam menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon,
mulai dari kesiapan alat utama sistem senjata (alutsista) dan personel yang
mengawaki KRI Diponegoro-365.
Terkait itu, seluruh alutsista dan personel KRI Diponegoro telah menjalani
berbagai ujian dan tes kelayakan dari tim PBB sebelum diikutsertakan dalam
Satgas Maritim di Lebanon (MTF UNIFIL).
"Jadi, semua sudah sesuai standar yang ditetapkan PBB, begitu kemampuan
personel kita yang mengawaki kapal ini dan menjadi bagian dari Satgas Maritim
PBB di Lebanon," kata Lili.
Di Lebanon, KRI Diponegoro akan bergabung dalam Satuan Tugas Maritim (Maritime
Task Force/MTF) UNIFIL dibawah "Comander Task Force" (CTF 448) dimana beberapa
negara telah mengirimkan kapal perangnya seperti Prancis, Turki, Yunani,
Italia, Belgia, Spanyol, dan Jerman.
Sumber : Antara
[Non-text portions of this message have been removed]