http://hariankomentar.h2pro.us/hl001.html

13 Juni 2009


      Digelar di National University of Singapore
      Pakar Israel dan Indonesia Bahas Synagog Tondano


     




Singapur, KOMENTAR
Eksistensi Komunitas Yahudi Indonesia (Jewish Community of Indonesian) ternyata 
mendapat perhatian dunia internasional. Buktinya, Rabu (11/06) lalu, bertempat 
di National University of Singapore, sejarah Komunitas Yahudi di Indonesia 
dikupas tuntas. Menariknya, selain sejarah komunitas Yahudi Indonesia, 
keberadaan Synagog Beth Hashem yang letaknya di Desa Rerewokan, Tondano 
Kabupaten Minahasa, menjadi bahan utama presentasi dan pembahasan para 
pembicara pada International Workshop Indonesian Jewish tersebut. 


Menurut Ketua Jewish Community of Indonesian (JCI) Yaakov Baruch melalui Kepala 
Biro Infokom JCI, IN Grosman kepada Komentar, Jumat (12/06) malam, keberadaan 
Synagog Beth Hashem Tondano Minahasa, dipresentasi-kan dan dibahas oleh 
sejumlah pakar yang datang dari Israel, Belanda, Indonesia dan Singapura.


"Synagog Beth Hashem selain Synagog Surabaya setidaknya memberi bukti 
eksistensi Komunitas Yahudi di Indonesia dan menguatkan akar-akar komunitas ini 
tidak tergusur meski Indonesia dan Israel tidak memiliki hubu-ngan diplomatik 
sekali pun. Keturunan Yahudi-Indonesia setidaknya memiliki peranan yang cukup 
kuat dalam mem-perindah khazanah pluralisme di Indonesia dan keberadaan-nya 
diterima masyarakat seki-tar. Dari pembedahan sejarah, keturunan 
Yahudi-Indonesia didominasi Yahudi Ashkenazim (Jerman), Yahudi Mizra-him (Asia 
Timur) dan Yahudi Sefardim (Portugis dan Spanyol," tukas Yaakov dan Gros-man. 


Selain pakar dari Israel dan Belanda, ternyata hadir juga pemateri dari 
Indonesia yang diwakili kalangan pakar Muslim moderat seperti Djohan Effendi, 
Ibnu Burdah dari Universitas Islam Sunan Kali Jaga Yogyakarta, Teuku Cut Mahmud 
Aziz dari Universitas Pancasila, juga Ketua Komunitas Yahudi Indonesia Yaakov 
Baruch. Sedangkan pakar dari Israel hadir Ronnit Ricci, Rotem Kowner dan Rabbi 
Reuveb Firestone, dari Vrije Universiteit Holland Theo Kamsma. Kesemua 
pembicara ini mengupas tuntas sejarah Komunitas Yahudi di Indonesia.(irv)  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke