Analisa [Nakal] Cover Majalah Tempo Edisi Khusus Pilpres 2009 50 
Lucu +10  Iman D. Nugroho 

16 jam yang lalu 
Begitu mendapatkan Majalah Tempo edisi Khusus Pemilihan Presiden 2009, sebuah 
analisa nakal muncul. Cover majalah edisi tanggal 29 Juli-5 Juli itu begitu 
"menarik" bila dikaitkan dengan tebak-tebakan pilihan politik majalah yang 
pernah dibredel Orde Baru pada 1994 itu.
 
1. WARNA DASAR. Tempo memilih warna dasar biru tua, dengan dot berwarna biru 
muda. Ada beberapa sorot lampu highlight yang juga berwarna biru muda. 
Wow,..dari ribuan warna yang ada, dalam edisi kali ini, Tempo memilih warna 
biru sebagai latar belakang. Pikiran saya, apa hal ini bisa bermakna 
kecenderungan partai politik tertentu. Ah,..cepat-cepat saya menghapus pikiran 
itu. Dan menghibur diri, mungkin, biru bermakna laut atau langit. Yang indah, 
luas dan menenangkan. Itu harapan Tempo pada hasil pemilu kali ini. :)
 
2. TULISAN INDONESIA MEMILIH. Tulisan ini, berwarna putih (untuk Indonesia), 
dan kuning (untuk Memilih). Nah, ini menarik juga. Bagaimana warna kuning bisa 
ditempatkan pada kata "memilih"? Lagi-lagi, pikiran nakal itu muncul. Apakah 
Tempo sedang menciptakan "second choice" dengan warna kuning ini? Tentu saja, 
dibandingkan background yang serba biru, warna kuning tergolong kecil. Namun, 
eye catching. Belum lagi warna frame yang berwarna kuning tua. Warna kuning 
juga ada ditulisan EDISI KHUSUS. Bagaimana dengan warna merah? Ada sih, sebagai 
background tulisan EDISI KHUSUS PEMILIHAN PRESIDEN 2009. Hmmm,.. >:)
 
3. POSISI TANGAN SBY. Ini yang paling menarik. Dalam foto itu berjajar tiga 
kandidat presiden RI. Yang unik, mereka disusun tidak urut. Dari kiri ke kanan, 
Prabowo, Mega, SBY, Boediono, Jusuf Kalla dan Wiranto. Kenapa Megawati tidak 
berada di paling ujung kiri? Sehingga tampak berurutan calon presiden dan 
wakilnya. Dan, tangan kanan SBY dalam cover itu berada di pundak kanan Mega. 
Hmmm,...kenapa? Keakraban? Padahal tangan kiri Mega tetap lurus ke bawah.
 
Bagaimana?
Mungkin ada analisa nakal lain?
 
salam
http://politikana.com/baca/2009/06/29/analisa-nakal-cover-majalah-tempo-edisi-khusus-pilpres-2009.html
======================================================
 
Komentar pribadi Satrio: 
 
Jika SBY menaruh tangan di bahu Ibu Megawati, dalam konteks tertentu (Mega 
adalah mantan Presiden, mantan atasan SBY, dan posisinya sekarang adalah Capres 
yang  sederajat dengan SBY), itu bisa dianggap PELECEHAN SEKSUAL.

Bagi saya, penempatan tangan itu terkesan merendahkan. Atau ada kesan dominasi 
dari pihak SBY terhadap pihak Megawati. Jelas ini juga bukan contoh KESANTUNAN 
yang sering digembar-gemborkan SBY dalam kampanyenya! Pihak tim sukses SBY 
pastinya juga tidak suka dengan cover macam ini (kontra-produktif bagi SBY!)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke