Di bawah ini adalah cerita yang tampaknya paling jadi perbincangan di 
masyarakat awam, soal pengepungan dan serbuan Densus 88 di Temanggung, yang 
menewaskan "Noordin M Top". Kelakuan teroris kelas kakap ini dianggap mirip 
maling yang bikin ribut di atap, dan ketika ditanya oleh pemilik rumah: "kamu 
maling atau kucing?", dijawab: "kuciinggg....!"
==============================================
 
Ya, Saya Noordin Top

<http://www.kompas. com/data/ photo/2009/ 08/09/1133139p. jpg> 

Senin, 10 Agustus 2009 | 14:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ramai di pemberitaan media massa, saat baku tembak di
sebuah rumah di tengah area persawahan Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung,
Jawa Tengah, polisi sempat menanyakan siapa orang yang berada dalam bangunan
itu. Saat itu, seorang pria menjawab, "Saya Noordin M Top" dan kebenaran hal
tersebut menjadi perbincangan.

Senin (10/8) siang, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Nanan
Sukarna mengklarifikasi kebenarannya. Dia membenarkan ada orang yang mengaku
sebagai Noordin saat ditanya oleh tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri. 

"Ada yang menyatakan 'Ya, saya Noordin Top'," ujar Nanan kepada wartawan
seusai rapat di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Menurut dia, hal ini diperkuat dengan pernyataan Aris Susanto (31) dan Indra
Arif Hermawan (24). Kakak beradik itu menyatakan, orang yang berada di dalam
rumah milik Muhdjahri (69) adalah buronan nomor wahid di Indonesia, Noordin
M Top. Mereka berdua pula yang "menitipkan" Noordin ke Muhdjahri pada Jumat
(7/8) dini hari.

Namun, lanjut Nanan, polisi tetap memeriksa kembali identitas jenazah yang
tewas tertembak di kamar mandi tersebut. Meski dia mengaku sebagai Noordin M
Top, "Tapi kan dengan itu tidak menyatakan dia benar-benar Noordin M Top,"
tukasnya.






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke