Terlepas dari apakah rusaknya dubur Noordin itu memang benar apa adanya atau 
hasil rekayasa pihak tertentu, kasus dubur Noordin ini seharusnya tidak patut 
dibuka ke publik.Hal-hal yang menyangkut dubur itu adalah urusan privat Noordin 
atau keluarga Noordin, bukan urusan publik, dan tidak ada hubungannya dengan 
terorisme
 
Namun, dari sudut pendekatan ilmu propaganda, memang soal dubur ini "harus 
dibocorkan" ke publik dan media, meski (telah diakui oleh Kadiv Humas Mabes 
Polri Irjen Nanan Sukarna sendiri) hal itu melanggar etika kedokteran. 
 
Manfaat "pembocoran" info ini adalah:
 
1. Menghancurkan image atau anggapan sebagian kalangan bahwa Noordin adalah 
Muslim yang taat. Dengan terbukanya "aib" ini, martabat dan pribadi Noordin 
telah dihinakan dan direndahkan sedemikian rupa sehingga bahkan keluarga 
Noordin pun akan sangat malu terhadapnya.
 
2. Statusnya sebagai "pejuang Islam" atau "musuh imperialis Amerika" juga 
rusak. Padahal status, martabat dan gengsi sebagai "mujahid" semacam itulah 
yang digunakan Noordin untuk merekrut pengikut dan pendukung.
 
3. Merusak semangat/mental kelompok atau kalangan yang dipandang saat ini masih 
menjadi pendukung atau simpatisan Noordin dkk. Dengan lemahnya semangat, maka 
"perjuangan" mereka untuk meneruskan aktivitas Noordin juga akan melemah.
 
4. Menimbulkan perpecahan di kalangan pendukung/simpatisan Noordin dkk, sehinga 
memudahkan untuk meredam perlawanan atau aktivitas mereka.
 
Yah, ini sekadar analisis murahan dari pengamat yang kerjanya cuma nongkrong di 
emperan jalan (bukan dari para pengamat intelijen top yang sering dikutip media 
massa)..... 
 




--- On Thu, 10/1/09, sunny <[email protected]> wrote:


From: sunny <[email protected]>
Subject: [nasional-list] Soal dubur Noordin
To: [email protected]
Date: Thursday, October 1, 2009, 5:00 AM


  




Refleksi : Mengapa dubur Noordin rusak, ada yang merusakkan atau  sengaja 
dirusakan?
 
http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10042
 


Nanan: Soal Dubur Noordin Seharusnya Dirahasiakan 
 
JAKARTA, Bangkapos.com — Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna 
menyayangkan sikap tim kedokteran yang membeberkan hasil pemeriksaan terhadap 
jenazah Noordin M Top.

Sebelumnya, tim kedokteran, melalui ahli forensik Mun'im Idris mengatakan, 
terdapat kelainan pada bagian dubur jenazah Noordin.

"Saya tidak tahu soal itu. Tapi rahasia kedokteran seharusnya itu dirahasiakan. 
Ada kode etiknya. Itu kan visum et repertum," kata Nanan, Rabu (30/9), di Mabes 
Polri.

Ia menegaskan, yang mengetahui secara persis kondisi fisik jenazah adalah tim 
kedokteran. "Ya yang tahu itu kan dari DVI, dokter, dan forensik," ucapnya.

Ia juga meminta agar permasalahan mengenai kondisi fisik jenazah 
dikonfirmasikan langsung dengan tim kedokteran karena Polri merupakan penyidik 
yang tidak berhubungan langsung mengenai pemeriksaan jenazah secara fisik. 
"Harus dibedakan. Ada yang menjadi bagian penyidik, ada yang menjadi bagian 
kedokteran," pungkasnya.

 
++++
 
http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10041
 


Ahli Forensik: Dubur Noordin Rusak 
JAKARTA, Bangkapos.com — Inilah kabar terbaru dari jenazah gembong teroris 
nomor wahid, Noordin M Top, yang kini telah terbujur kaku di RS Polri Soekamto, 
Jakarta. Ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris mengatakan, ada 
dugaan bahwa dubur Noordin mengalami kerusakan. "Iya, di dubur Noordin ada 
kerusakan," ungkapnya, Rabu (30/9) di Jakarta.

Secara terpisah, kriminolog UI, Adrianus Meliala, mengatakan, ada dugaan 
sementara bahwa kerusakan pada dubur Noordin Moh Top tersebut disengaja. Namun, 
Adrianus menekankan bahwa hal ini adalah dugaan sementara.

Pakar kriminolog tersebut mengatakan, kondisi jenazah Noordin telah membeku 
sehingga menyulitkan dokter forensik memeriksa secara langsung. Baik Mun'im 
maupun Adrianus, Rabu siang ini, mengunjungi RS Polri untuk melihat jenazah 
Noordin. Kamis esok, jenazah Noordin dijadwalkan dipulangkan ke Malaysia. 

 
++++
http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10040
 


Forensik Temukan Kelainan di Tubuh Jenazah Noordin 
 
JAKARTA, BANGKAPOS.com — Seusai memeriksa kondisi jenazah Noodin M Top, Rabu 
(30/9), ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris menyatakan 
mendapati ada kelainan di tubuh gembong teroris asal Malaysia yang paling 
dicari polisi itu. Akan tetapi, Mun'im tak mau menyebutkan apa kelainan itu.

"Saya konfirmasi soal kelainan yang ditemukan dalam tubuh Noordin. Namun, ini 
wilayahnya Polri, bukan wilayahnya UI. Jadi saya tidak bisa ngomong," kata 
Mun'im yang sangat akrab dengan wartawan itu.

Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah memastikan 
bahwa salah satu orang yang tewas dalam penggerebekan di Jebres, Surakarta, 
tanggal 17 September silam adalah Noordin M Top. Hasil itu dikuatkan oleh 
kesamaan DNA dan sidik jari.

Mun'im memastikan, hasil pemeriksaan terkait kelainan itu bisa diketahui dua 
sampai tiga hari mendatang. "Soal kelainan itu urusan teknis. Hasilnya nanti 
dua-tiga hari lagi," tambahnya.

Mun'im bersama tim forensik UI berada di Rumah Sakit Polri RS Soekanto sejak 
pukul 11.30 sampai 12.20. Kedatangannya atas undangan Mabes Polri.

Kepala RS Polri Brigjen Pol Aidy Rawas tidak bisa memberikan konfirmasi soal 
kelainan yang dimaksud Mun'im. "Tanya yang bersangkutan dong. Nanti saya salah 
ngomong lagi," tutupnya.
















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke