Buat warga negara yang waras otaknya, nama Noordin memang sudah hancur, jadi dia mau nambahin ancur dengan petualangan seksnya yang abnormal, ya nggak aneh. Mereka yang punya kelainan, cenderung syelon udah jadi pertunjukan umum.
Banyak gay yang merasakan pengalaman hubungan sejenis justru di pesantren, dengan ustadznya! Kalau Noordin juga punya kelainan yang kayak gitu, ya, memang begitulah dia. Apa sih bedanya perampok yang suka menipu sama perampok yang tidak suka menipu? Perampok ya perampok. Sama dengan teroris. teroris yang doyan kawin sama teroris yang suka sesama jenis, biseksual, sampe duburnya ancur, ya, tetap aja teroris. Suka membunuh warga yang nggak berdosa, dengan dalih perjuangan. Kalau dia mau jadi pejuang sejati, demi keyakinannya, 'kan seharusnya mati dari dulu-dulu. Noordin sih berjuang buat cari duit. Laptopnya berisi proposal buat cari dana, dan cari orang goblog yang mau mati konyol, sementara dia bisa untung dan kawin mawin di mana-mana. Merekayang masih mengira orang yang ngebom-ngebom tempat sipil sebagai mujahid layak diragukan kewarasannya. Ajaran agama mana pun melarang membunuh warga sipil, apalagi warga beradab. Atas dasar khayalan apa, mereka yang membunuh orang yang sedang sarapan pagi di hotel berbintang, sebagai mujahid. Jelas orang yang otaknya sakit! Yang menganalisa-analisa, berdalih sebagai pengamat jalanan untuk membela, dan menyesalkan hasil pemeriksaan pakar forensik, tak suka aib teroris dibuka-buka, jangan-jangan sama sakitnya dengan teroris itu. Barangkali memang simpatisannya. Atau kebetulan punya orientasi seks yang sama ha..ha..ha.. kasihan... 2009/10/1 Satrio Arismunandar <[email protected]> > Terlepas dari apakah rusaknya dubur Noordin itu memang benar apa adanya > atau hasil rekayasa pihak tertentu, kasus dubur Noordin ini seharusnya tidak > patut dibuka ke publik.Hal-hal yang menyangkut dubur itu adalah urusan > privat Noordin atau keluarga Noordin, bukan urusan publik, dan tidak ada > hubungannya dengan terorisme > > Namun, dari sudut pendekatan ilmu propaganda, memang soal dubur ini "harus > dibocorkan" ke publik dan media, meski (telah diakui oleh Kadiv Humas Mabes > Polri Irjen Nanan Sukarna sendiri) hal itu melanggar etika kedokteran. > > Manfaat "pembocoran" info ini adalah: > > 1. Menghancurkan image atau anggapan sebagian kalangan bahwa Noordin adalah > Muslim yang taat. Dengan terbukanya "aib" ini, martabat dan pribadi Noordin > telah dihinakan dan direndahkan sedemikian rupa sehingga bahkan keluarga > Noordin pun akan sangat malu terhadapnya. > > 2. Statusnya sebagai "pejuang Islam" atau "musuh imperialis Amerika" juga > rusak. Padahal status, martabat dan gengsi sebagai "mujahid" semacam itulah > yang digunakan Noordin untuk merekrut pengikut dan pendukung. > > 3. Merusak semangat/mental kelompok atau kalangan yang dipandang saat ini > masih menjadi pendukung atau simpatisan Noordin dkk. Dengan lemahnya > semangat, maka "perjuangan" mereka untuk meneruskan aktivitas Noordin juga > akan melemah. > > 4. Menimbulkan perpecahan di kalangan pendukung/simpatisan Noordin dkk, > sehinga memudahkan untuk meredam perlawanan atau aktivitas mereka. > > Yah, ini sekadar analisis murahan dari pengamat yang kerjanya cuma > nongkrong di emperan jalan (bukan dari para pengamat intelijen top yang > sering dikutip media massa)..... > > > > > > --- On Thu, 10/1/09, sunny <[email protected]> wrote: > > > From: sunny <[email protected]> > Subject: [nasional-list] Soal dubur Noordin > To: [email protected] > Date: Thursday, October 1, 2009, 5:00 AM > > > > > > > > Refleksi : Mengapa dubur Noordin rusak, ada yang merusakkan atau sengaja > dirusakan? > > http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= > 1&category=13&subcat=14&id=10042 > > > > Nanan: Soal Dubur Noordin Seharusnya Dirahasiakan > > JAKARTA, Bangkapos.com Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna > menyayangkan sikap tim kedokteran yang membeberkan hasil pemeriksaan > terhadap jenazah Noordin M Top. > > Sebelumnya, tim kedokteran, melalui ahli forensik Mun'im Idris mengatakan, > terdapat kelainan pada bagian dubur jenazah Noordin. > > "Saya tidak tahu soal itu. Tapi rahasia kedokteran seharusnya itu > dirahasiakan. Ada kode etiknya. Itu kan visum et repertum," kata Nanan, Rabu > (30/9), di Mabes Polri. > > Ia menegaskan, yang mengetahui secara persis kondisi fisik jenazah adalah > tim kedokteran. "Ya yang tahu itu kan dari DVI, dokter, dan forensik," > ucapnya. > > Ia juga meminta agar permasalahan mengenai kondisi fisik jenazah > dikonfirmasikan langsung dengan tim kedokteran karena Polri merupakan > penyidik yang tidak berhubungan langsung mengenai pemeriksaan jenazah secara > fisik. "Harus dibedakan. Ada yang menjadi bagian penyidik, ada yang menjadi > bagian kedokteran," pungkasnya. > > > ++++ > > http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= > 1&category=13&subcat=14&id=10041 > > > > Ahli Forensik: Dubur Noordin Rusak > JAKARTA, Bangkapos.com Inilah kabar terbaru dari jenazah gembong teroris > nomor wahid, Noordin M Top, yang kini telah terbujur kaku di RS Polri > Soekamto, Jakarta. Ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris > mengatakan, ada dugaan bahwa dubur Noordin mengalami kerusakan. "Iya, di > dubur Noordin ada kerusakan," ungkapnya, Rabu (30/9) di Jakarta. > > Secara terpisah, kriminolog UI, Adrianus Meliala, mengatakan, ada dugaan > sementara bahwa kerusakan pada dubur Noordin Moh Top tersebut disengaja. > Namun, Adrianus menekankan bahwa hal ini adalah dugaan sementara. > > Pakar kriminolog tersebut mengatakan, kondisi jenazah Noordin telah membeku > sehingga menyulitkan dokter forensik memeriksa secara langsung. Baik Mun'im > maupun Adrianus, Rabu siang ini, mengunjungi RS Polri untuk melihat jenazah > Noordin. Kamis esok, jenazah Noordin dijadwalkan dipulangkan ke Malaysia. > > > ++++ > http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= > 1&category=13&subcat=14&id=10040 > > > > Forensik Temukan Kelainan di Tubuh Jenazah Noordin > > JAKARTA, BANGKAPOS.com Seusai memeriksa kondisi jenazah Noodin M Top, > Rabu (30/9), ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris menyatakan > mendapati ada kelainan di tubuh gembong teroris asal Malaysia yang paling > dicari polisi itu. Akan tetapi, Mun'im tak mau menyebutkan apa kelainan itu. > > "Saya konfirmasi soal kelainan yang ditemukan dalam tubuh Noordin. Namun, > ini wilayahnya Polri, bukan wilayahnya UI. Jadi saya tidak bisa ngomong," > kata Mun'im yang sangat akrab dengan wartawan itu. > > Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah > memastikan bahwa salah satu orang yang tewas dalam penggerebekan di Jebres, > Surakarta, tanggal 17 September silam adalah Noordin M Top. Hasil itu > dikuatkan oleh kesamaan DNA dan sidik jari. > > Mun'im memastikan, hasil pemeriksaan terkait kelainan itu bisa diketahui > dua sampai tiga hari mendatang. "Soal kelainan itu urusan teknis. Hasilnya > nanti dua-tiga hari lagi," tambahnya. > > Mun'im bersama tim forensik UI berada di Rumah Sakit Polri RS Soekanto > sejak pukul 11.30 sampai 12.20. Kedatangannya atas undangan Mabes Polri. > > Kepala RS Polri Brigjen Pol Aidy Rawas tidak bisa memberikan konfirmasi > soal kelainan yang dimaksud Mun'im. "Tanya yang bersangkutan dong. Nanti > saya salah ngomong lagi," tutupnya. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com > 4. Satu email perhari: [email protected] > 5. No-email/web only: [email protected] > 6. kembali menerima email: [email protected] > Yahoo! Groups Links > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [email protected] 5. No-email/web only: [email protected] 6. kembali menerima email: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

