Tempe telah dipatentkan di Jepang.

  ----- Original Message ----- 
  From: Alpha Bagus Sunggono 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, October 16, 2009 12:07 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Amaq Bakri Mengaku Nabi, Masyarakat Resah


    Paten merupakan budaya yang kadang gak tau malu,
  mempatenkan hasil karya orang lain.

  Coba lihat pembuatan tempe, masa dipatenkan?
  Benar2 gak tau malu, emang dienye nyang nemuin itu bikin tempe
  itu khan udah sejak jaman simbah dari simbahnya simbah simbah

  Pada 16 Oktober 2009 18:04, sunny <[email protected]> menulis:
  >
  >
  >
  > Refleksi : Nabi bukan gelar yang telah dipatentkan dan lagi tidak ada 
peraturan hukum yang melarang orang menaruh gelar nabi di depan namanya, jadi 
siapa saja boleh bilang dia adalah nabi. Masalahnya mirip dengan syek, seperti 
Pak Pujiono, namanya dan pameran kekayaanya dipanggil Syek Puji. Di puji karena 
bukan saja kaya raya tetapi kawin anak umur 12 tahun. Siapa tahu Amaq Bakri 
juga telah naksir anak yang lebih mudah lagi, untuk itu perlu gelar nabi, 
bukankah begitu? Bagaimana kalau saya bilang saya adalah Tuhan? Pasti ribut 
angin topan badai dari kiri, kanan, atas, bawah disumpah, dikutuk untuk masuk 
neraka oleh para pendekar surgawi. hehehe
  >
  > 
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/16/10334220/amaq.bakri.mengaku.nabi.masyarakat.resah
  >
  > 


  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke